"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
masa lalu brain dan wiliam


__ADS_3

mereka saling menutup mata dan


DOR!!!


"aa" ucap angel dia tak kuat berdiri lagi dan akhirnya terjatuh


brain terkejut dia sama sekali tidak merasakan apa apa dan ternyata dia tidak di tembak


"ANGEL!!" teriak brain yg melihat angel malahan dia menebak angel tepat di kepalanya


"hhiiskk hahahahah" ucapnya menangis tiba tiba


BBRRAKK


datanglah Aska, veroo, erlan, kevin dan anak buahnya yg sudah kelelahan


flcak back off


brain kembali mengingatnya


"kenapa dia harus membiarkanku hidup di kehidupan yg sangat menyidihkan ini" ucap brain mengingat masa lalunya dia kembali bersedih


"aku tau dia punya alasan tersendiri


mungkin dia tau kau akan kuat sementara dia tidak kuat lagi di sini dan memilih untuk mati" ucap Fatimah


"hhuuff...


kenapa? kenapa dia terlalu bodoh!?


lebih baik kita mati bersama bukan kenapa hanya dia saja kenapa dia memilih untuk mati sendiri?" ucap brain dia tak bisa tahan dengan masa lalunya dia menyesal atas perbuatannya


"tidak ada gunanya penyesalan sekarang


yg lalu biarlah berlalu kau menyesal di masa lalu tapi jangan biarkan kau menyesal di kemudian hari"


"aku tau tidak ada gunanya penyesalan untuk sekarang ini sudah terlambat tapi kenapa? kenapa?"


"dari kecil aku sudah diajarkan membunuh dan bertahan hidup aku berlatih dengan teman temanku aku mempunyai banyak musuh sehingga membuatku tidak tenang dengan hidup ini aku tau mereka juga mempunyai masa lalu yg kelam hhuuff tapi aku ingin bersamanya aku belum pernah menikmati waktu yg lama bersamanya"


"aku tak pernah berlama lama bahkan sehari saja bersamanya aku selalu sibuk dengan orang tuaku yg selalu mengaturku


disaat itu umur lima tahun aku diajari cara memegang pistol membidik apel dan lainnya itu aku masih kecil kenapa aku harus mempunyai orang tua mafia"


"takdirmu memang sangat kelam tapi aku yakin nanti akan ada saatnya kalian bahagia walau tidak sekarang tapi nanti hidupmu memang kelam aku juga sama dari kecil aku diajari membunuh tapi membunuh musuh bukan orang sembarangan" ucao Fatimah


"memang sekarang dunia sudah gila


aku sebenarnya sudah muak dengan semua ini teman temanku juga sama tapi mau bagaimana lagi kita tak bisa lari dan hanya bisa menunggu kapan waktunya tiba"


"cobalah belajar untuk menjadi lebih dewasa


dewasa itu bukan kita bisa semuanya tapi dewasa adalah ketika kita bisa membedakan yg mana yg benar dan mana yg salah tidak melakukan yg salah dan berusaha melakukan yg benar" ucap Fatimah


"penyesalan memang selalu datang di akhir

__ADS_1


tapi di saat itu itu semua tidak ada gunanya


sekarang yg hanya bisa kita lakukan adalah menunggu kita semua pasti sangat benci yg namanya menunggu tapi inilah takdir kita menunggu takdir yg akan datang ini semua kita serahkan kepada tuhan" ucap Fatimah lagi


________


di sisi lain ada wiliam dan laila yg sedang berada di air mancur di sana wiliam duduk di bebatuan dan ada beberapa dayang yg menemani mereka


wiliam melihat ke arah bangunan yg sudah hancur yg dulu adalah penghancur hidupnya di mana ibunya di bunuh


laila tak tahu apa arti tatapan wiliam dia yg berada di sampingnya pun mulai bertanya


"ada kenangan apa di sana?"


wiliam yg mendengar itu pun menjawab tanpa melihat


"di sana adalah kenangan yg paling mengerikan di mana ketika rasa benciku sudah semakin menumpuk dan di sanalah jiwa iblisku bangkit"


"perlahan aku yg dulu terlihat asik perlahan berubah menjadi sosok yg dingin lagi cuek


itu semua karna masa laluku dulu ibuku di bunuh di sana di depan mataku aku tak bisa menghentikannya"


"ibumu?


ohhh jadi siapa yg membunuh ibumu dan kenapa dia di bunuh?"


"hhuuff kau akan mengetahuinya nanti dari ibumu" ucap wiliam


laila mengerti


"ceritakan apa yg ibumu ceritakan" ucap wiliam


"hhuuff" laila menghela nafas


"dia bilang bahwa dia mempunyai sahabat yg mencintai kekasihnya kekasihnyapun mencintai sahabatnya itu tapi sahabatnya itu di jodohkan dengan orang tuanya sehingga membuat kekasih sahabatnya itu merelakannya dia tidak tahu bahwa di balik semua itu di waktu yg lama ibumu menderita mereka tidak tahu sampai akhirnya mamaku tau semuanya ketika ibumu tidak kuat lagi dan curhat ke mamahku


mamahku pun mengadukannya ke kekasihnya tapi di saat itu mereka belum berhasil menemukan keberadaan ibumu dia bilang dia saja mencari ponsel sudah sangat susah makanya dia tidak biaa memberi tahu mamahku selama bertahun tahun dan akhirnya inilah yg terjadi" ucap laila panjang lebar


wiliam mendengarkan diapun paham


mengingat kejadian masa lalunya saat dia sedang di siksa


flack back onn


di saat itu Alex dengan berjalan jalan di kerajaan bersama sandra amila yg melihat itu terkejut


"emm siapa dia tuan?" ucap amila memberanikan diri untuk berbicara


"heh sudah ku bilang kau jangan terlalu percaya diri karna dia adalah permaisuri yg sebenarnya sementara kamu di sini hanya sebagai pembantu!" ucap Alex kata kata itu sangat menusuk hati amila


dia sedih melihat suaminya berjalan bersama wanita lain


"oh jadi ini wanita yg dijodohkan dengan kamu sayang" ucap sandra melihat menampilan amila yg kusam


semenjak amila tinggal bersama Alex dia selalu di siksa sehingga membuatnya seperti ini

__ADS_1


"heh ternyata jauh beda sama aku ya


emmang cantik tapi sayangnya tidak di hargai maaf ya kamu ini sekarang istri cadangannya doang" ucap sandra


"hahahhaha" merekapun tertawa meledek amila


"ayo sayang" ucap sandra


"ayo hahaha" sementara Alex masih tertawa dengan seenaknya tanpa memikirkan hati amila


merekapun pergi wiliam kecil yg meliaht itu merasa kasihan dia juga tau bagaimana rasanya itu diapun menghampiri ibunya dan langsung memeluknya


"ibu jangan menangis


aku tetap ada di sini dan mencintaimu dengan tulus apa adanya" ucap wiliam


apa yg melihat itu menghapus air matanya


diapun menyeimbangi tingginya dengan wiliam sambil memegang wajah anaknya


dia berkata


"makasih ya nak sudah mencintai ibu dengan tulus maaf ibu gk bisa bahagiain kamu saat ini maaf gara gara ibu kamu tersiksa"


flack back off


"hhuuff seseorang bisa saja kehilangan hatinya karan rasa benci tapi penyesalan tidak ada gunanya sekarang" ucap laila


"membalaskan dendampun memang tidak bisa membuat sosok yg hilang kembali tapi setidaknya meringankan beban hati" ucap wiliam laila menatap wiliam


"aku tau kau sedih tapi berusahalah untuk mengerti seseorang walaupun kau tidak menyukai orang itu" ucap laila


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2