
tak beberapa setelah kejadian itu wiliam pun bangun
dia memegang kepalanya yg pusing pandangannya yg tadi buram perlahan mulai jelas
di sana dia melihat dirinya yg tidak memakai baju wiliam terkejut diapun memeriksa selimutnya dan benar saja dia telanjang
wiliam sangat terkejut dan lagi lagi dia makin terkejut karena ada darah di selimut dan juga kasur nya
wiliam sangat terkejut
"apa tidak mungkin" guman wiliam diapun akhirnya kembali mengenakan celananya di saat itu juga dia mendengar ada
suara shower di dalam kamar mandi
sekarang wiliam mengerti apa yg telah ia lakukan diapun pergi ke kamar mandi dan mendengar suara tangisan
"laila" guman wiliam diapun akhirnya mmeberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar mandi
tok tok tok...
tidak ada reponan sama sekali
"laila" panggil wiliam tapi tidak ada respon sama sekali sementara di dalam kamar mandi laila menangis dia sudah memakai pakaian tapi dia tak kuasa menahan tangisannya
dan akhirnya laila menyiramu dirinya sendiri sambil menangis memeluk lututnya
"hhiiskk hhiiskk jahat
harusnya dia gk ngelakuin ini hhiiskk" ucap laila
wiliam mendengar suara tangis laila diapun terdiam sejenak
"hhuuuff" lalu menghela nafas
"apa yg telah kulakukan" guman wiliam
"laila!" panggil wiliam dia berusaha membuka pintunya tapi soalnya pintunya terkunci
"laila!" panggil wiliam sekali lagi tapi tetap tidak ada respon
"laila aku tau kau merasa sedih tapi itu tidak sengaja" ucap wiliam
"tidak sengaja kau bilang hhiiskk hhiiskk
kenapa kau harus mabuk heh kenapa!?"
"hhiiskk hhiiskk"
"aku tau aku salah sekarang kau keluar"
"enggak!" balas laila di dalam kamar mandi
"laila!"
"enggak"
"baiklah kalau begitu kalau kau tidak mau keluar aku akan membunuh semua keluargamu" ancam wiliam
"hhiiskk hhiiskk" laila semakin menangis dia diam dengan ancaman wiliam
"laila!"
wiliam menggedor gedor pintu
diapun memutuskan untuk mendobraknya wiliam bersiap siaga dan
BBRUKK
sebelum wiliam mendobrak pintunya laila sudah terlanjur mendobraknya duluan tentu saja kekuatannya tidak kalah dengan wiliam
wiliam diam dia melihat laila yg basah kuyup
"hhuuff hhuuff" laila sudah dengan menahan amarahnya sambil mengingat bibirnya mencoba menahan amarah yg begitu tinggi
laila langsung maju dan mengangkat kerah baju wiliam
"kenapa hah KENAPA!?"
"kenapa kau hanya bisa mengancam ini ini dan ini KAU SELALU MENANG!"
"AAAAAHHKKK"
laila langsung membanting wiliam wiliam terhempas
tapi tidak terlalu kuat
"apa kau puas heh PUAS" teriak laila dia sudah tidak peduli lagi dengan semuanya
__ADS_1
harta yg paling dia jaga jaga selama ini diambil oleh lelaki bren*sek seperti wiliam
"hhiiskk kau hanya bisa mengancam agar aku mau melakukan apa yg kau suruh tanpa memperdulikan hati ini"
"kau itu jahat wiliam hatimu di mana heh hatimu di mana"
laila menunjuk nunjuk hati wiliam dengan jari telunjuknya
"hhuufff" wiliam menghela nafas dan menelan ludahnya
diapun berdiri melihat laila yg sudah kacau baju basah muka terlihat sedih dengan air mata
"memang hati nurani ini sudah hilang" ucap wiliam
"memang kau pikir hati nurani mu saja yg hilang bagaimana denganku heh"
"aku tidak peduli aku tidak peduli dengan perasaanmu" tega teganya wiliam berkata itu
laila masih menahan amarahnya tapi tentu saja air matanya tidak bisa terbendung lagi dan akhirnya jatuh terus menerus
ppllak!
laila langsung menampar wiliam
wiliam terdiam
"heh"
lalu diapun menatap laila
"aku tidak peduli
aku tidak peduli denganmu mau kau bahagia atau tidak aku tidak peduli terserah aku ingin melakukan apa heh" ucap wiliam dia malah tertawa
laila yg melihat itu bertambah kesal dia sangat kesal dengan perlakuan dan omongan wiliam
"kenapa? apa kau lelah heh kasihan" ucap wiliam
mendengar perkataan wiliam laila langsung pergi begitu saja dia tidak terima dirinya sudah diginiin tapi wiliam malah bersikap seperti itu
laila pergi dan wiliam hanya diam
diapun terpojok wiliam menjatuhkan dirinya dia frustasi
"hhhaaa"
"kenapa tidak sesuai
dasar! birrr!" ucap wiliam karna bir itu dia jadi seperti ini
tidak sesuai rencana
"hhuuuff" setelah itu wiliam pun hanya menghala nafas pasrah dengan keadaan
sementara laila dengan basah kuyup dia berjalan keliar kerajaan bersembunyi sembunyi
kemampuannya sudah terlatih jadi mudha untuknya lolos dari kerajaan ini dan lagi pula dia sudah sangat emosi dan marah dan tidak ada kata tidak bisa lagi ddi hatinya
dia sangat tersiksa di tengah tengah malam begini dia lari ke hutan dengan memakai pakaian yg basah kuyup
laila berlari tanpa arah tujuan dia hanya mengikuti langkah kakinya tanpa memperdulikan semuanya
________
sementara di sisi lain Aska akhirnya sampai dia sudah sangat kelelahan berjalan tapi dia tak peduli matahari sudah muncul dia sampai cukup cepat
Aska langsung mengambil hp nya dan menelepon brain
brain sama sekali tidak mengangkat teleponnya Aska pun meneleponnya beberapa kali lagi
brain langsung mengangkatnya
di telepon
"ya" ucap brain di telpon
"brain Fatimah kembali di culik aku ketinggalan jejaknya" ucap Aska
"apa!?"
"ya kau kesini dan kirim anak buah kita akan mencari Fatimah"
"hhuuff" brain menghela nafas
"Aska mendingan lu gk usah cari dia"
"kenapa?"
__ADS_1
"dia itu bukan siapa siapa dia hanya anak baru ngapain lu khawatirin"
"brain
dia memang anak baru tapi dia menyimpan rahasiaku kita tidak tahu siapa penculik nya"
"rahasia apa?"
"rahasia yg paling penting gua gk kasih tahu ke lu dan yg lain tapi Fatimah dia adalah orang pertama yg gua bocorin rahasia gua sendiri"
"Aska sebenarnya apa yg terjadi"
"maaf
aku tidak bisa beritahu sekarang segeralah kesini kalau kau tidak mau bantu ya sudah"
nitt
belum selesai brain ngomong apa Aska sudah terlanjur mematikan teleponnya
Aska melihat sekeliling ada beberapa yg menjual walaupun jaraknya jauh
dia tidak membawa apa apa sama sekali maupun senapan
Aska pun pergi ke salah satu penjual
"berapa ini" ucap Aska menunjuk salah satu pisau
"maaf itu tidak di jual" ucap penjual
"mohonlah aku membutuhkannya"
"tapi itu tidak dijual
memang kau membutuhkan untuk apa"
"untuk memotong daging"
daging manusia padahal
"tapi itu tidak di jual"
"aku akan membayar 10 kali lipat dari sebelumnya" ucap Aska tanpa pikir panjang orang kaye nih boss
"aahh baiklah baiklah"
penjual itupun memberi pisaunya yg agak cukup besar dan tajam
"berapa?"
"2 juta"
Aska pun langsung memberikannya 5 juta tanpa pikir panjang dia langsung pergi
"eh" penjual itu ingin mengembalikan pengembaliannya tapi Aska sudah terlanjur pergi
Aska pergi ke pemandian lelaki yee
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung...
__ADS_1