"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
wiliam yg berlumuran darah langsung di bawa ke rumah sakit


__ADS_3

badan dan wajah wiliam di penuhi dengan darah laila terkejut karna memang mobil itu kencang


"hah kenapa itu"


"eh ada yg ketabrak ada yg ketabrak"


"ihh ketapa itu saya kaget"


"itu ada yg ketabrak"


"ada yg ketabrak wahh telepon ampulan cepetan ayo telepon"


"jangan diam aja ayo telpon"


ucap para pengunjung yg ada di sana melihat tabrakan itu


lailapun langsung menghampiri wiliam dia menarub kepala wiliam di pangkuannya


"wiliam wiliam bangun wiliam apa yg terjadi?


wiliam aku mohon bangun


hhiiskk wiliam maafkan aku yg ceroboh" ucap laila dia tak kuasa menahan air matanya


melihat keadaan wiliam yg penuh dengan darah dia sangat khawatir


"wiliam bangun wiliam


tolong hiiskk hhiisskk tolong" ucap laila dia hanya bisa menangis


tak beberapa lama ambulans pun datang


diapun langsung membawa wiliam ke rumah sakit diikuti oleh laila


diapun memegang tangan wiliam sementara petugas keamanan yg ada di sana pun memasang sesuatu di kepala wiliam agar dia bisa bernafas


laila tak kuasa menahan tangis melihat itu diapun menghapus air matanya lalu meraba saku wiliam diapun mengambil ponsel


"aduhh di mana nomer Aska kok gk ketemu ketemu sih" ucap laila yg cemas dia berusaha mencari cari nomer Aska tapi tidak ketemu


"Fatimah" diapun akhirnya menemukan nomer Fatimah lalau langsung meneleponnya


"hallo" ucap Fatimah di dalam telpon


"Fatimah hhiisskk wiliam kecelakaan dia sekarang mau di bawa kerumah sakit cepetan ke sini hubungin Aska Fatimah" ucap laila dengan isak air mata


"apa yg terjadi?"


"wiliam kecelakaan kamu hubungin Aska agar ke rumah sakit aku gk nemuin nomer Aska di sini tolong ya Fat" ucap laila


"yasudah kau sherelok lokasinya nanti aku akan kesana" ucap Fatimah laila pun amsih terus menangis


sementara di posisi Fatimah diapun menelepon Aska


tapi tidak diangkat


"ah sial!!


kenapa sih jalau nelpon dia gk diangkat angkat" ucap Fatimah yg kesal karna telponnya tidak diangkat


diapun tak menyerah dan menelepon Aska terus menerus tapi tidak diangkat sampai akhirnya Askapun menangkap telponnya


"kenapa?" ucap Aska dingin di telpon


"wiliam kecelakaan lu cepetan ke rumah sakit nanti gua sherelok tempatnya" ucap Fatimah juga ikut cemas


"apa!?"


sebelum dia berbicara lagi Fatimah mematikan telponnya diapun langsung bergegas ke rumah skait dengan motornya

__ADS_1


"ah sial sekali


berani sekali dia mematikan telponnya sebelum aku menjawab" ucap Aska yg kesal karna sebelum dia bertanya Fatimah sudah lebih dulu mematikan telponnya


"heh aku harus bergegas" ucap Aska diapun juga ikut kerumah sakit ketempat yg dikirimkan oleh Fatimah


________


sementara di rumah sakit wiliam langsung di bawa ke ruang icu


pas laila ingin masuk dia di jegat oleh salah satu suster


"silakan tunggu di luar" ucap suster itu laila hanya bisa menunggu di luar


"nona kau harus mengisi formulirnya" ucap salah satu suster itu


"ayo" ucap laila merekapun pergi


lailapun mengisi formulir itu


"keadaan pasien sangat kritis dia akan di oprasi dan ada beberapa luka yg harus di jahit jadi nona harus segera membayar agar oprasi bisa segera kita lakukan" ucap suster itu


laila bingung biayanya karna dia tidak punya uang uangnya ada di wiliam semua


"sus uangnya ada di kantong pasien suster silakan periksa dan ambil uangnya" ucap laila


"baiklah kami akan mengecek" ucap suster itu diapun pergi sementara laila masih menunggu


setelah beberapa menit suster itupun kembali


"gimana sus" ucap laila


suster itupun memberikan sebuah kartu


kepada laila lailapun emngambil kartu itu


"ini kartunya semua sudah di lunasi tenang saja pasien sedang dalam oprasi kira kira oprasi berjalan dua sampai tiga jam anda bisa menunggunya di sini"


laila menangis di sana


"hhiiskk hhiiskk ini salahku coba aja aku liat liat jalan dulu pasti semuanya tidak akan terjadi"


"kenapa aku harus kesana hhiiskk


bagaimana ini lagi pula kenapa dia harus menyelamtkanku coba" ucap laila kepada dirinya sendiri


tak beberapa lama Askapun datang dengan tergesa gesa diapun melihat laila yg sedang bersedih


Aska langsung menghampiri laila


"kenapa dengan wiliam?" ucap Aska


laila yg melihat Aska dia langsung bangun dan memeluknya Aska terkejut tapi dia tau diapun mengelus elus pundak laila agar dia tenang


"hhiiskk hhiisk


dia menyelamatkanku


tadi kita pergi ke wahana bermain tapi aku ceroboh aku tidak melihat ada mobil ketika aku ingin di tabrak wiliam menyelamtkanku hhiisk"


"seharusnya aku tak melakukannya pasti ini semua tidak akan terjadi" ucap laila sedih dia berbicara dengan suara isak tangisnya


"hhuuff sudahlah dia orang yg kuat dia bukan orang yg lemah dia pasti akan selamat"


"tapi ini semua salahku hhiiskk"


"tidak apa apa"


tiba tiba Fatimah datang dia melihat Aska dan laila yg berpelukan

__ADS_1


"apa yg terjadi?"


ucap Fatimah dia datang terlambat karna dia jauh dari rumah sakit yg di tempati wiliam


merekapun melepaskan pelukannya dan menatap Fatimah


"wiliam kecelakaan" ucap laila


"apa!? kenapa bisa?" ucap Fatimah


"dia kecelakaan karna menyelamatkan laila" ucap Aska Fatimah menatap laila yg terlihat shok


"hhuuff yasudah Aska lebih baik kau bawa laila pulang aku yakin wiliam akan selamat" ucap Fatimah


"tapi..." ucap laila tapi langsung di potong oleh Aska


"sudah kita pulang agar kau membaik" ucap Aska


"lalu kalau raja menanya di mana wiliam bagaimana?"


"kau bilang saja wiliam sedang ada urusan sudah itu biar aku yg urus lebih baik kita pulang tenangkan dirimu" ucap Aska


"baiklah" laila pun pasrah dan akhirnya ikut bersama Aska


Fatimah memandangi kepergian mereka diapun duduk di tempat duduk yg ada di depan ruang icu


"hhuuff aku tidak tahu


apa yg terjadi semoga kau selamat" guman Fatimah


ketika mendengar kabar wiliam kecelakaan diapun sebenarnya sanagt cemas cuman menyembunyikan rasa khawatirnya itu


sekarang Fatimah tak kuasa menahan tangisannya


diapun menjatuhkan air matanya menangis terseduh seduh


"hhiisskk hhuufff hentikan hentikan Fatimah kau tidak boelh menangis" ucap Fatimah diapun mengibas ngibaskan tangannya dan menatap ke atas agar air matanya tidak jatuh


tapi apalah daya dia tetap menangis


diapun masih menunggu beberapa jam di sana


sampai akhirnya dokterpun keluar


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung.....


hallo temen temen bantu likenya ya dukung terus cerita author jangan lupa like, shere, comen, vote and tambah ke favorit mohon di maklumi jika ada tulisan yg salah ya memang author kurang perhatikan karna sibuk mohon maaf ya jika ceritanya kurang menarik author minta dukungannya


...__TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA__...

__ADS_1


babay semua nantikan keterusan ceritanya ya🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2