"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
menemani memelia berbelanja keperluan kemping


__ADS_3

Hallo temen temen jangan lupa like, shere, vote, comen and tambah ke favorit dukung author terus biar semangat up datenya makasih😊😊😊🤗🤗


...__SELAMAT MEMBACA__...


diapun keluar sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk


rambutnya sudah agak mengering karena memakai hair dayer


"kalau sudah ayo pergi" ucap Leo dingin


"pergi kemana"


"pertama tama kita pergi ke rumahmu


kau akan berpamitan untuk selama lamanya


habis itu baru kita akan membeli peralatan untuk besok"


"emang secepat ini


aku seperti anak yg ingin diasuh saja"


"ya sudah jangan banyak omong ayo" ucap Leo dingin diapun pergi


memeliapun buru buru memakai sepatunya dan ikut pergi tak lupa membawa tasnya


diapun pergi mengikuti Leo


Leo menuruni tangga yg ada di rumahnya ya mereka berada di rumah yg megah milik Leo


memelia mengikutinya


sampai dia menghentikan langkahnya melihat keluarganya sudah ada di sana


"lah kok bisa hhuuff" guman memelia


diapun berjalan dan menemukan ibu kandungnya


"ibu" ucap memelia dia langsung memeluk selir prak


"sayangg"


selir prak pun membalas pelukan anaknya itu


memeliapun melepaskan pelukannya


"semoga kau bahagia berada di sini ya sayang" ucap sandra


"ibundahh"


memelia pun langsung memeluk sandra


lalu melepaskannya


diapun melihat ke raja


lalu memeluknya


"ayahhh"


"hemm kau baik baik di sini ayah sangat menyayangimu engkau satu satunya putri ayah" ucap Alex memeliapun melepaskan pelukannya


"heyy kau tidak memeluk kami heh" ucap aska dan veroo


"Hhhuaa kakakk" ucap memelia diapun memeluk mereka berdua yg datang hanya Alex, sandra, prak, veroo dan juga aska


Leopun duduk mereka semuapun ikut duduk


memeliapun akhirnya ikut duduk di sebelah veroo


"hemm begini jadi saya di sini ingin melepas putri saya satu satunya memelia kepada anda


saya mohon saya sebagai ayah tolong


jaga anak saya dan jangan sakiti dia" ucap Alex


"aku akan berusaha" ucap Leo dingin


"hem nak Leo kami ini sangat berterima kasih kepadamu berkat kamu veroo dan juga aska masih pada kedudukannya" ucap sandra


"iya nak terima kasih atas bantuan kalian


tolong ya nak jaga anak saya memelia


saya akan berusaha berkunjung ke sini setiap hari" ucap selir prak


Leo yg mendengar kata kata itu agak bingung diapun mengerutkan keningnya menaikan alisnya dan menatap dua sahabatnya itu


veroo pun tersenyum dan mengedipkan satu matanya Leo masih tak mengerti diapun menatap Alex


"ah iya sama sama


lagi pula mereka sahabat saya tentunya saya bersedia membantunya" ucap Leo dingin sebenernya dia agak bingung tapi mau bagaimana lagi diapun harus menjawabnya

__ADS_1


oke skip setelah berbincang bincang lama keluarga itupun pergi sandra prak dan juga Alex pergi dengan mobilnya


veroo pun menepuk pundak Leo


"inget jangan berbuat keterlaluan sama adek gua" ucapnya


"hemm kalo dia gk buat macem macem" mendengar perkataan itu veroo tersenyum kecut dan menggeleng geleng kepala


"titip ade gua" ucap aska


"heh kakak emang adekmu barang yg kau titipkan" ucap memelia yg kesal


"heh tidak yasudah baik baik jangan nakal" ucap aska


"iya sabar menghadapi pria kulkas" ucap veroo


"heh sabar kalian saja sampe pening kuhadapi apalagi yg ini"


mendengar perkataan memelia merekapun tertawa kecut lalu pergi dengan mobilnya masing masing


setelah kepergian mereka Leopun menatap memelia


"ayo katanya mau belanja keperluan


kau yg teraktirkan" ucap memelia


"hemm"


Leopun mengambil mobilnya


setelah itu memeliapun masuk dan merekapun pergi


...________...


di perjalanan hanya ada keheningan biasa orang dingin mah ngirit bicara


dah oke skip merekapun akhirnya sampe untuk membeli peralatan untuk kemping


merekapun keluar dari mobil dan masuk


"kata gurumu ini yg perlu kau bawa" ucap Leo dingin diapun memberikan hp nya


memeliapun mengambilnya


"yaudah yuk tapi kamu kan yg bayarin"


"iya"


kalo menemukan baranya diapun memasukkan barang itu ke trolly


sementara Leo hanya diam saja duduk di pinggir sambil menatap jendela


memeliapun mengambil dan mengerjakannya sendirian ketika merasa barang yg diperlukan sudah ada memeliapun pergi ke arah Leo diapun memberikan tangannya


Leo menatapnya


"uang" ucap memelia


Leopun memberikannya ATM


memeliapun berjalan ke kasir diapun membayarnya sendiri dan membawa barang itu


diapun menghampiri Leo dan menaruh barang barangnya di meja depan Leo


Leopun bangun dan ingin pergi dia yg menyadari memelia sama sekali tak mengikutinya pun berbalik dan melihat memelia


"aku lapar emmm


boleh kita makan dulu" ucap memelia


...__________...


"emm enak sekali"


ssrruuuuppp


memelia menyeruput ramyon itu dengan lahap


sementara leo hanya memandangi jendela


"kau tidak mau" ucap memelia


"tidak kau saja aku tidak lapar" ucap Leo dingin


memelia yg tidak memperdulikannya lagi pun lanjut memakan ramyon itu


setelah puas makan dan kenyang merekapun balik kembali ke rumah Leo


sesampainya di rumah Leo memeliapun menyiapkan barang untuk besok di dalam tasnya setelah itu dia taruh di dekat sofa


hari sudah semakin malem


memelia melihat Leo yg tidur di kasur sambil menutupi kedua matanya dengan lengannya

__ADS_1


memelia pun mulai bingung


"aku mau tidur di mana? kalo aku tidur bersamanya nanti bisa hamil hah ah mendingan tidur di sofa aja deh" guman memelia


memeliapun perlahan pergi ke lemari diapun membuka lemari Leo


mencari selimut


diapun mengambil selimutnya dan ingin mengambil bantal


ketika ingin mengambil bantal Leopun menarik lengannya memelia agak terkejut


karna ternyata Leo belum tidur


"kau ingin tidur di mana" ucap Leo


"ahh lebih baik aku tidur di sofa saja"


"tidurlah di sini" ucap Leo dengan dingin dan datar menunjuk sebelahnya


"ah gk usah lagi pula kitakan bukan suami istri gk boleh tidur bareng"


"memangnya knp tidur saja di sini bersamaku apa masalah" ucap Leo diapu bangun dari tidurnya dan duduk


"bukan begitu"


"hemm kenapa"


"nanti kalo aku hamil gimana?"


"hamil?"


"iya nanti kan kalo kita tidur bareng bisa hamil"


"kata siapa?"


"kata kak veroo terus


kak natan kak aska juga bilang gitu" ucap memelia


"heh kau ini polos sekali


sudahlah tidur saja"


"tapi kalo aku hamill"


"aku bakal tanggung jawab!!


lagi pula dia anakku"


"bukan begitu kamu mah enak tanggung jawab aku yg mengandung melahirkan mengurus heh"


"heh sudah tidurlah aku tidak mau berdebat lagi"


"tapiii.." belum selesai ngomong Leo langsung menarik memelia hingga dia terjatuh dan berbaring bersamanya memelia agak terkejut


Leo yg sudah mengantuk pun mematikan semua lampunya diapun membiarkan memelia sendiri


memelia masih bingung apa yg ingin dia lakukan diapun perlahan bangun dan menaruh guling untuk batasan Leo hanya diam lalu memeliapun akhirnya berusaha tidur walau keadaannya gerogi saat ini sangat canggung


diapun memejamkan matanya dengan terpaksa


*aahh sangat menyebalkan* batin memelia


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2