
**hallo temen temen sebelum baca jangan lupa dukung author dengan like, comen, shere, vote and tambah ke favorit biar author semangat up datenya makasih semua
...__SELAMAT MEMBACA**__...
Aska sudah sampai di kerajaan diapun langsung bergegas mencari hiroo
"di mana hiroo?!!" ucap dingin Aska bertanya kepada salah satu dayang
"pangeran ada di kamarnya tuan" ucap dayang itu sopan
Aska pun langsung bergegas
"ibundah bagaimana hiroo" ucap Aska datang tiba tiba dengan ngos ngossan
"Aska hiroo,
hhuuff bagaimana keadaannya?" ucap sandra kepada tabib
tabib pun berhenti memeriksanya
"dia tidak apa apa hanya pingsan karna luka dan mungkin dia tidak di kasih makan sehingga pingsan lukanya hanya perlu di obati mungkin sebentar lagi pangeran akan sadar" ucap tabib
"saya pergi dulu"
diapun memberi hormat dan pergi
"ahh baiklah" ucap sandra
"panggilkan pelayan untuk mengobatinya"
"baik ibu permaisuri" ucap dayang itu lalu pergi
Aska yg melihat hiroo seperti itu pura pura panik dia menyembunyikan semuanya di hatinya
"ibu apa yg terjadi? kenapa hiroo bisa seperti ini?" ucap Aska
"hhuuff ibundah tidak tahu wiliam membawa hiroo sudah seperti ini"
"apakah wiliam yg berbuat ini?"
"hah!!? emm ibundah tidak tahu
kalau benar wiliam yg melakukan ini ibundah tidak akan tinggal diam!" ucap sandra
"yasudah ibundah ini sudah malam lebih baik
ibundah istirahat kalau tidak kesehatan ibundah akan memburuk" ucap Aska
"kamu juga sayang
kesehatanmu bisa memburuk lagi kalau begadang mendingan kamu istirahat"
"aku akan istirahat setelah melihatnya"
"yasudah kalau begitu"
sandra pun akhirnya pergi
Aska langsung menghampiri hiroo
"maafkan aku tidak bisa menyelamatkanmu sekarang kau harus hati hati,
dengannya" guman Aska
diapun melihat muka hiroo yg babak belur
"seumur hidupmu kau belum pernah merasakan ini hhuuff
sekarang kau sudah dewasa dan kau harus mengalami pahitnya hidup kami tidak tahu bisa melindungimu atau tidak" ucap Aska
ada seseorang yg masuk
"maaf putra mahkota pelayannya sudah datang" ucap dayang itu
Aska pun berdiri dengan perlahan
"obati dia dengan baik" ucapnya dingin
"baik putra mahkota" ucap pelayn itu sambil menundukkan pandangannya karna tak berani menatap Aska dengan muka dingin seperti itu
Askapun pergi
__ADS_1
"yasudah aku tinggal" ucap dayang itu
"hem" pelayan itupun mengangguk dayang itu meninggalkannya dan menutup pintunya
"eeh aa! eh" dayang itu berbalik dan melihat hiroo sudah mulai membuka matanya
hiroo pun perlahan bangun dia melihat sekeliling
"ada di mana aku?" ucap hiroo memejamkan matanya beberapa kali agar jelas
"pangeran ada di kamar" ucap pelayan itu
hiroo yg melihat menatapnya
dia akhirnya bisa melihatnya dengan jelas lalu dia pun tersenyum
pelayan itupun menaruh kotak yg dia bawa lalu mengambil peralatan untuk mengobatan
"kau mau ngapain?" ucap hiroo ketika amu di obati
"pangeran terluka aku ingin mengobatinya" ucap pelayan itu
*haha baik sekali dia* batin hiroo
"aku di suruh ibu permaisuri untuk mengobati pangeran maaf ya bila aku sentuh"
"hah!? oh ternyata di suruh
yasudah tidak apa"
pelayan itupun mulai mengobati luka hiroo dengan serius hiroo memandangi pelayan itu wajah yg cantik dan menawan indah
"namamu siapa?" ucap hiroo
"cecen pangeran"
"cecen imut juga"
"terimakasih pangeran"
pelayan itupun mengambil perban dan memekaikannya ke kepalanya setelah di perban diapun mengobati luka bagian pipi
"kau cantikya" ucap hiroo pelayan itu yg lagi mengambil peralatan mendengar ucapan hiroo langsung menengok dan tersenyum
"ah masa" ucap hiroo dia malu malu dengan perkataan pelayan itu pelayan itu pun mengoabti lukannya sambil berkata
"semua pangeran memang tampan pangeran" ucap cecen
"oh" mendengar perkataan cecen hiroo langsing tidak mood hiroo pun diam
"dah emm apakah ada luka di badan atau yg lainnya pangeran"
hiroo pun bingung diapun melihat tangannya lalu tangan yg satunya lagi
"leherku dan lenganku sakit sekali" ucap hiroo lehernya kena sayatan dan tangannya bekas ikatan
cecen yg melihat itupun mengobati tangannya
"kau tau aku di culik tanganku diikat sehingga seperti ini rasanya sakit sekali
aku tidak di beri makan dan minum sehingga membuatku lemas ini sangat menyiksa"
"di ruangan itu snagat gelap kumuh dan kotor
setiap hari aku bersin di pukuli tanpa habis heh menyakitkan"
"hehehe" cecen tertawa melihat dramanya hiroo
"kenapa kau malah ketawa?" ucap hiroo yg kesel lagi serius serius malah di ketawain
"maaf pangeran lagian kamu lucu" ucap cecen tertawa melihat itu dia gemas sekali
kkrriukk kkriuukk
"sekarang aku juga lapar" ucap hiroo dengan manja memegang perutnya yg bunyi
"yasudah aku akan bilang kepada pelayan pribadi anda untuk menyiapkan makanan"
ucap cecen yg sudah menyelesaikan lukanya
"tunggu"
__ADS_1
mendengar itu diapun berbalik
"hem?"
tiba tiba ada yg membuka pintu
"hiroo!!" ucapnya langsung memeluk hiroo ya itu adalah sandra
diapun memeluk hiroo dengan erat sementara cecen terdiam sambil menunduk
"hiroo kamu baik baik saja" ucap sandra melihat sekeliling sudah di obati
"baik ibundah
tapi aku lapar" ucap hiroo manja
"lapar? yasudah cecen cepat ambilkan makanan" ucap sandra
"baik ibu suri"
cecen pun langsung pergi
"kamu lapar sayang sebentar ya"
"ibundah" ucapnya manja langsung menyender di bahu sandra
"sakit sekali aku di pukuli tidak di kasih makan
tidak di kasih minum aku aus"
"siapa yg melakukan ini kepadamu?
ibundah akan hukum dia dengan hukuman yg berat kamu minum dulu sayang" ucap sandra memberi segelas air hiroo pun bangun dan langsung memeinumnya sampai habis
"aku tidak tahu dia bertopeng aku tidak mengenali wajahnya tapi ada satu orang bertopeng lagi ingin menyelamatkanku tapi dia malah ikut bersama orang orang yg menculikku dan datanglah kak wiliam dan aku juga melihat temennya mereka menyelamatkanku sendirian" ucap hiroo
"bertopeng?"
"iya kayaknya sih biar gk ketahuan mukanya"
"kamu diapain sama dia?"
"aku di kasih pertanyaan
dia bertanya kepadaku di hutan mana letak kerajaan damon kingdom"
"apa!? kenapa dia bertanya itu?"
"aku tidak tahu tapi aku tidak menjawabnya aku bilang aku tidak tahu damon kingdom itu apa lalu ketika aku tidak mau jawab mereka selalu memukuliku sampai seperti ini"
"sabar ya sayang" ucap sandra memeluk putranya lalu datanglah pelayan tadi mmebawakan makanan dan meletakkannya di meja
diapun menunduk lalu pergi
sementara hiroo hanya menghela nafas karna tidak bisa membiarkannya tetap di sini
"ayo makan dulu kamu sudah lama tidak makan kan" ucap sandra
"hemm aku sudah sangat lapar"
hiroo pun memakan makanannya dengan lahap
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung....