
"hhhuuff oke deh ibundah" ucap Aska terlihat pasrah dengan keadaannya padahal dia sangat panik soal hiroo
walaupun bukan adik kandung tapi Aska menyayanginya
"kamu mendingan istirahat jaga kesehatan kamu biar pulih kembali"
"tenang saja hiroo pasti akan di temukan" ucap sandra sebagai ibu yg baik walaupun ada sikap jahat dia tetap sayang kpd anak anaknya
"makasih ibundah
ibundah jangan sedih ya hiroo pasti akan selamat" ucap Aska
sandra berusaha untuk tersenyum
hiroo adalah anak kandungnya seeorang ibu yg kehilangan anaknya itu sangat tersakiti walaupun anaknya nakal tapi dia tetap sayang
"udah mendingan ibundah istirahat saja Aska bisa mengurus diri Aska sendiri ibundah tenang saja" ucap Aska
"ya sudah kalau begitu ibundah pergi dulu" ucap sandra Aska mengangguk sambil tersenyum
sandra pun bangun dan pergi sementara Aska memegang kepalanya yg terasa sangat sakit
"aahh aa!! hhufff"
diapun berusaha menguatkan kesadarannya lagi
"hhuuff maafkan aku tidak memberi tau kalian" guman Aska
diapun memegang kepalanya dan entah knp tiba tina dia terkejut
"wiliam" gumannya
Aska baru mengingat wiliam
_______
"apa masih belum ketemu?" ucap wiliam
"belum ini membutuhkan waktu yg cukup lama" ucap Mj
"tapi di bandara aku menemukan nama hiroo"
"apa!?" ucap wiliam
diapun langsung mendekati Mj
"sepertinya sodaramu sudah bergegas ke sana"
"tunggu!" ucap Mj wiliam yg tadinya ingin pergi berbalik
"apa lagi?"
"kita belum tau buktinya
banyak di sini yg namanya hiroo" ucap Mj
"kau lihatlah namanya hiroo Alexandraon
ini namanya" tegas wiliam
"cih benar juga tapi kita harus memastikan dulu"
"ya sudah cepatlah bekerja aku akan memikirkan cara lain untuk balas dendam" ucap wiliam diapun pergi
sementara Mj masih sibuk dengan kerjanya mengotak atik leptopnya berusaha menemukan bukti
_______
sekarang natan, veroo, Alex dan juga anak buah mereka sudah datang ke bandara disana sudah ada brain, erlan, dan juga kevin juga anak buah mereka
veroo dan lainnya pun menghampiri sahabatnya iti
"gimana?" ucap veroo
"pesawatnya sudah aku persiapkan ayo kita bergegas" ucap brain dingin
"waktu untuk ke turky bisa sampai tiga hari melewati beberapa negara apa bisa?" ucap erlan dingin
"tentu saja ayo!!" ucap veroo merekapun langsung bergegas naik pesawat begitu juga dengan yg lainnya
di pesawat mereka memakai sabuk pengamannya masing masing
pesawatpun berjalan...
"kau yakin ini tempat tujuan kita?" ucap brain kepada veroo
"tentu saja di sini tertulis hiroo
Alexandarion pasti dia! berani sekali penculik itu akan ku siksa dia!! dengan siksaan yg kejam" ucap veroo yg sudah geram
__ADS_1
"baiklah oh ya kemana Aska?
aku hampir melupakannya"
"dia sakit! dan tidak bisa ikut karna ini keadaan gawat aku dan yg lain yg ikut"
"baiklah
heh sakit?" guman brain
"tadi dia sempat pingsan" ucap veroo yg emndengar gumanan brain brain pun menengok ke arahnya
"lalu tabib mengatakan bahwa dia kelelahan dan kurang tidur kurasa karena di hutan dia selalu begadang"
"tidak seperti biasanya dia kuat"
"aku tidak tau
tapi seseorang bisa sakit bukan?" ucap veroo dingin menatap brain
brain mengangguk pelan veroo pun memalingkan wajahnya lagi
"bagaimana dengan Fatimah?" ucap veroo
"hah!!"
"ehhm dia baik baik saja
juga dia sudah membeli semua keperluan hidupnya, hidupnya akan kuurus" ucap brain
dengan dinginnya veroo mengeluarkan kartu dari saku jas nya dan memberikannya kepada brain
brain bingung dan mengerutkan keningnya
"kasilah ini ke dia kalau dia perlu apa apa" ucap veroo dingin
"Fatimah?" ucap brain dingin
"hemm"
"tidak seperti biasanya
kenapa kau memberikannya"
"dia menang jadi aku ikut bergabung
dengan kalian mengurus gadis itu" ucap veroo
"ohhh baiklah kalau begitu" ucap brain
sementara itu
"sebenarnya apa yg terjadi?
ini sangat mendadak!!" ucap kevin
"kau tau kan dia pergi untuk membeli buku
dan lalu sampai sekarang dia tidak balik balik kita itu banyak musuh hhuuff ini semua salahku kalau saja aku menemaninya pasti semuanya tidak akan terjadi" ucap natan
"ini bukan waktunya salah salahan
lagian dia yg mau sendiri jangan menyalahkan dirimu dan membuatmu lengah seperti ini
musuh itu bahaya" ucap erlan
"tapi kak!
bagaimana kalau kita tidak menemukan hiroo?"
"kau yakinlah pasti kita akan menemukannya" ucap kevin
"kalau hiroo tidak di temukan
aku sangat merasa bersalah dengan diriku
walaupun dia bukan adik kandungku tapi dia dia adalah hhuuff sahabat sejaditiku" ucap natan
kevin menepuk pundak natan
"tenanglah jangan perbutus asa jangan salahkan dirimu sendiri
ingat tidak ada kata seandainya sesuatu yg kita mau harus kita dapatkan" ucap erlan
"hem" natan hanya mengangguk
dan menghela nafas
_______
__ADS_1
"hah! heh ada apa ini tumben sekali sepi" ucap seseorang
"heiyy lu main leptop serius amat" ucap Thomas yg menepuk pundak Mj
"berisik!! sudahlah ini urusan penting
kau tau hiroo Alexandraon putra kerjaan terakhir di damon kingdom hilang" ucap Mj
"heh!!? kenapa harus mencemaskannya?
bagus dong perlahan lahan mati
jadi kita tidak usah repot repot"
"heh kau tau kan hiroo itu adalah kesayangan sandra mak lampir itu wiliam mempunyai rencana untuk memanfaatkan hiroo aku sudah tau rencananya"
"heh memang kau belum menemukan bukti?
dari kapan dia hilang?"
"belum aku tidak sama sekali menemukan jejaknya dia hilang kemarin sehabis pulang dari kemping sepertinya ada yg menculiknya tak masuk akal dia keluar sampai sekarang belum balik" ucap Mj
"kau biasanya hebat kenapa sekarang kerjamu lama sekali!!" ucap Thomas
"diamlah!! kau tau cctvnya di rusak!!
penculik itu membuatku kesal saja" ucap Mj yg kesal
dia tidak menemukan bukti sama sekali
sudah dari malam sampai pagi masih saja buktinya tidak ketemu
"yasudahlah kerja yg baik
aku mau menemui tiger tigerku" ucap Thomas diapun pergi ke ruang atas
sementara Mj tak memperdulikannya dan masih sibuk dengan leptopnya
"sial! sial! siall!! cih
dasar penculik ini dia membobol semua cctvnya benar benar licik!! hhuuff" ucap Mj
tak menyerah diapun berusaha lagi untuk mencari bukti bukti yg lain
Thomas pun pergi ke tempat wiliam
wiliam sedang duduk menyilangkan kakinya dengan tatapan tajam dan dinginnya
"kau
sedang apa?" ucap Thomas menghampiri wiliam dan duduk di sebelahnya
"hhuuff kalau hiroo mati tidak ada yg bisa ku manfaatkan" ucap wiliam
"kenapa? yg lain bukannya bisa"
"yg lain sudah besar
cuman bocah tolol itu saja yg aku ingin manfaatkan"
"terus
jadi kau mau gimana"
"yg penting gua harus bales dendam gk peduli resikonya apa gua akan bikin kerajaan itu hancur sehancur hancurnya" ucap wiliam tersenyum licik
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung......