
"hhaiisyy" pria itupun pasrah dan akhirnya jalan duluan
Fatimah berjalan ke arah lain
pria itu berbalik dia tersenyum licik
dan Yap benar lagi lagi dia mengikuti Fatimah
Fatimah yg tau dia diikuti semakin kesal
"hhuuff..." diapun hanya menghala nafas
lalu pergi tanpa memperdulikan pria itu
flack back off..
"itu saja?"
"masih banyak lagi tapi aku tidak bisa mmeberitahumu sekarang"
"lalu" ucap Fatimah
"izinkan aku masuk islam dan menikahimu"
"apa kau mau menikah denganku" ucap pria itu yg nampak serius
"hhuuff.."
"aku akan menunggumu
sampai kau siap" mendengar itu Fatimah melihat kear ah seseorang itu
"masalahnya ada seseorang ustadz yg pernah berkata tidak boleh masuk islam dengan alasan ingin menikah"
"lalu aku harus bagaimana?"
"kau harus masuk islam karna kau takut dengan Allah dan kau mencintai Allah bukan karna mencintaiku"
"dan kau harus meninggalkan duniamu yg kerjaannya membunuh dan lain lain kauh arus terima semuanya dan jika dirimu merasa pas masuk islam hidupmu semakin buruk itu sudah biasa karna dia saat itu kau akan selalu mengingat Allah dan Allah suka itu"
"jadi kau pergilah ke suatu tempat yg bisa membuatmu menjadi lebih baik"
"baiklah aku akan berusaha
lalu kalau kau mendapatkan yg lain"
"jodoh tidak akan kemana
kamu tau ada dogeng tentang matahari dan bulan mereka saling mencintai ketika matahari datang bulan sudah pergi ketika bulan kembali matahari pergi tapi Allah kirimkan gerhana untuk menunjukkan kepada semua orang bahwa tidak ada yg mustahil tentang cinta cuman
hanya perlu menjaga jarak dan menunggu sampai tiba waktunya kita bisa bersama"
"hhuuff" mendengar ucapan Fatimah pria itu menghala nafas
"aku akan berusaha kalau kau bukan jodohku kan ku ikhlaskan dirimu"
"veroo" panggil Fatimah yap
benar sekali ternyata seseorang itu adalah veroo
"hemm"
"kau bolehkah aku membuat permintaan"
"apa itu"
"jika suatu hari nanti wiliam akan membalaskan dendam kepada ayahmu jangan biarkan salah satu diantara kalian mati apalagi laila dan memelia"
"heh wiliam?
tidak mungkin dia tidak akan bisa membalaskan semuanya"
"gk ada yg tidak mungkin veroo kamu tidak tahu suatu hari nanti pasti itu semua akan terjadi"
"lalu aku harus apa?" tanya veroo
Fatimah menatap ke arah jendela yg berisi pemandangan indah
__ADS_1
"melindungi tanpa membunuh"
"kalau aku mati?"
"in shaa Allah kita akan bertemu di syurga" ucap Fatimah tersenyum melihat itu veroo ikutan tersenyum
"baiklah kalau saatnya itu tiba aku akan berusaha melindungi sodara sodaraku"
"jadi tolong kembalikan aku ke daindong ya" ucap Fatimah tersenyum
"tapi ada satu syarat"
"yaelah apalagii" Fatimah kesal dengan omongan veroo yg masih syarat syaratan melihat Fatimah yg kesal veroo tersenyum kecut
"syaratnya mudah aja kok"
__________
di sisi lain sudah seharian mereka mencari Fatimah tapi Aska, brain dan para anak buahnya belum bisa menemukan keberadaan Fatimah
setelah sudah seharian sampai malam hari Fatimah masih saja belum bisa di temukan
Aska dan brain berkumpul
"apa dia belum ketemu?" ucap Aska dia terlihat agak panik
"belum ku rasa dia tidak berada di sini
kita sudah memutari hutan tapi dia tidak ada sama sekali"
"hhuufff bagaimana kalau penculik itu meminta pemberitahuan tentang rahasiaku"
"heh boy kenapa lu harus kasih tau rahasia lu yg paling besar ke dia sementara dia aja hanya orang baru"
"gua tau tapi dia mempunyai kelemahanku kita harus minta bantuan ke wiliam"
"apa!?" ucap brain terkejut dengan omongan Aska
"dia bisa menemukannya"
kalau dia tidak mau bantu"
"yasudah tidak ada cara lain
kita serahkan semua ini kepada takdir entah bagaimana rencanaku" ucap Aska dia terlihat pasrah dengan keadaannya kali ini
brain yg melihat sahabatnya itu seperti itupun menghala nafas anak buah brain dan juga Aska terus mencari begitupun juga Aska
setelah berfikir lama akhirnya brain memutuskan untuk pergi
dia pergi ke suatu tempat mengendarai mobilnya sambil berfikir apa yg akan terjadi nantinya
brain pergi ke suatu tempat dan benar saja dia pergi menemui wiliam
entah dari mana ngeramal apa gimana saya tidak tahu tapi dia tau keberadaan wiliam
di sana ada wiliam, Mj, jonathan dan juga anak anak lain
mereka sedang berlatih dengan api
berlatih motor, silat dan lain lain
brain turun dari motornya dia pergi ke arah wiliam wiliam dan teman temannya ketika melihat brain diam menghentikan aktivitas mereka
brain menghampiri wiliam
"gua minta bantuanlu" ucap brain terang terangan di hadapan mereka dia tidak memperdulikan tatapan orang orang di sekitarnya lagi
dia hanya menatap ke arah wiliam dengan tatapan yg serius tanpa memperdulikan seseorang yg melihat mereka
"heh" mendengar itu wiliam tersenyum kecut
"bukankah dirimu hebat kenapa harus meminta bantuan kepadaku?" ucap wiliam
"aku tidak mencari penghinaan terhadap diriku sendiri aku kesini untuk meminta bantuanmu"
"apa?" ucap wiliam
__ADS_1
"kau lacak dan cari Fatimah ada di mana" ucap brain mendengar kata itu wiliam mengerutkan keningnya dan berfikir akhirnya dia tau apa yg di maksud oleh
brain tau kalau Fatimah di culik lagi
wiliam seketika itu mengingat masa lalu
ketika Fatimah lebih memilih orang lain ketimbang wiliam dia mengingat di saat
wiliam sekamar dengan laila dia juga ingin sekamar dengan Aska
ketika wiliam ingin membalaskan dendam kepada Aska tapi Fatimah malah membantu Aska
membuatnya merasa tidak punya hati kembali dia agak sedih dengan perlakuan Fatimah yg lebih memilih orang lain dari pada dirinya
"heh kau cari saja sendiri" ucap wiliam
"kenapa? kenapa kau tidak mau membantuku?"
"dia bukan siapa siapaku lagi sekarang dan aku tidak mempunyai urusan dengannya lagi"
"heh apa kau sakit hati" brain tersenyum kecut
"kau pikirkan sendiri"
ucap wiliam dia berbalik dan ingin pergi
"wiliam!!" tapi brain langsung mamanggilnya wiliam berhenti dia berbalik sambil tersenyum licik
brain langsung maju dan mengangkat kerah baju wiliam
"kau! kau hanya memperdulikan dirimu sendiri hhuuff hhuuff" ucap brain yg menahan marah
melihat brain Mj dan juga jonathan ingin melerai nya
"sudah kau kalau ingin mencari masalah jangan di sini" ucap jonathan langsung mendorong brain sehingga ia terjatuh
wiliam diam brain tidak tinggal diam diapun kembali berdiri dan berkata
"kau itu hhuuff kau baru di hianati beberapa kali kau sudah menjadi seperti ini lihat Aska LIHAT!"
"dia sudah di hianati berkali kali oleh dirimu TAPI DIA MASIH BISA BERTAHAN" teriak brain
"hhuufff hhuuff kau wiliam kau memang lelaki yg tidak tahu diri mementingkan dirimu sendiri"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung...
__ADS_1