
di hari yg sangat malam ini hampir tengah malam
ada Fatimah yg sedang mondar mandir tak tahu apa yg harus dia lakukan tapi tiba tiba pintu terbuka
dan datanglah
brain, veroo dan juga Aska
brain selama dia mendengar kabar hiroo hilang tidak balik balik sampai sekarang
Fatimah pun berhenti mondar mandir dan melihat mereka
brain dan yg lainnya pun masuk
sementara Fatimah hanya diam mengabaikannya
"apa kau betah tinggal di sini?" ucap Aska
"ya lumayan" jawab Fatimah
merekapun akhirnya duduk di sofa dan berbincang bincang
Fatimah pun pergi ke dapur untuk mencari cemilan
diapun membuka satu persatu lemarinya tapi tidak menemukan apa apa dia akhirnya membuka lemari atas dia pun menemukannya dan mengambilnya dan berbaliak
"asstagfirullah!!" ucap Fatimah yg kaget karna tiba tiba saja ada veroo di belakangnya
veroo pun masih dengan muka datar
"hhuuff mengagetkan saja!" ucap Fatimah diapun ingin pergi
"tunggu"
veroo tiba tiba berbicara Fatimah yg mendengar itu
"kenapa?" ucapnya dingin tanpa berbalik
veroo pun berbalik diapun menghampiri Fatimah
"bonus untumu"
lalu memberikan sebuah kartu nama
Fatimah mengerutkan keningnya tidak paham
"kau tidak akan bisa kemana mana tanpa ini
ini nama samaran salah satu dari kami yg buat" ucap veroo dingin setelah mengatakannya diapun pergi
Fatimah melihat kartu itu
"Fatimah elizabet"
gumannya diapun terdiam
diapun hanya mengemil di ruang belakang setelah gabut dan berfikir pikir
Fatimah pun pergi ke ruang tengah
di sana terlihat veroo, brain dan juga Aska sedang membahas sesuatu
Fatimah duduk di sebelah brain sementara mereka hanya cuek begitupun juga Fatimah
"sebenernya siapa dia
di sana benar benar tidak ada cctv" ucap brain dingin
"yg aku permasalahkan bagaimana bisa wiliam mengetahui tempatnya sementara kita tidak! itu sangat memalukan" ucap veroo dingin
"dia tidak meninggalkan jejak sama sekali
kita harus selidiki ini lebih dalam" ucap Aska dingin dan serius
Fatimah memperhatikan foto yg ada di leptop yg sedang diamati oleh mereka
"Fatimah kau bisa bersekolah besok baju sekolahnya ada di brain" ucap Aska dingin Fatimahpun hanya mengangguk
__ADS_1
"bajunya sudah di taru di kamarmu oleh pelayan" ucap brain dingin
mereka pun masih mengamatinya dengan serius
"kita hanya menemukan bukti di sini doang" ucap veroo
"aku akan menyuruh anak buahku
untuk mencari lebih dalam siapa dalang di balik semua ini" ucap Aska
tiba tiba brain meraba sakunya
"bisakah kau ambilkan hp di kamarku" ucap brain kepada Fatimah
dengan muka dingin tanpa menjawab Fatimah pun langsung pergi
diapun mmebuka pintu kamar brain yg tidak terkunci dia melihat meja yg ada hp brain lalu diapun pergi ke arah meja itu dan ingin mengambilnya tapi di meja itu dia melihat sesuatu
bingkai foto yg ada di mejanya
foto brain yg berumur 11 thn
sudah tampan, tinggi dan gantenglah pokoknya
Fatimah pun memperhatikan foto itu sejenak
"sudah enam tahun ku lewati tanpamu" guman Fatimah
tak banyak kata kata lagi dia langsung mengambil hp brain dan pergi
setelah itu Fatimah pun memberikan hp nya ke brain diapun melihat mereka semua yg cuek kepadanya dan Fatimah pun pergi
dia pun pergi ke atas ke kamarnya
masuk ke kamarnya melihat beberapa baju sekolah yg ada di tempat tidurnya
diapun melighat dirinya di cermin sambil mencoba beberapa baju lalu Fatimah pun tersenyum licik
"heh hehe sekarang aku sudah menemukanmu
"tapi setelah mengetahui agamamu
kau berbeda aku tak tahu kau baik atau tidak mulai sekarang aku akan mengenalmu lebih dalam walaupun aku harus menyesal"
_________
keesokan harinya waktunya Fatimah sekolah lagi setelah hidup tiga bulan lamanya di hutan
diapun sudah bersiap siap memakai baju sekolah, rok panjang dan juga jaket hitam tak lupa hijam wajahnya putih, mulus cantik sekali dengan tas yg di gendongnya Fatimah turun dari tangga sudah terlihat ada brain yg menunggunya di bawah
Fatimah dengan muka dinginya pun turun dan pergi ke arah brain
"sudah selesai" ucap brain diapun melihat Fatimah yg sudah rapi
"bisakah kau membelikanku motor?" ucap Fatimah datar
"kau pakai saja motorku ayo"
brain pun jalan diikuti oleh Fatimah
di depan rumah sudah ada dua motor
motornya hitam dan merah brain pun menaiki motor merah dan Fatimah menaiki motor hitam
merekapun akhirnya berangkat ke sekolah
okeh skip sesampainya ke sekolah merekapun memarkirkan sekolahnya dan turun dari motor
"aku akan mengantarmu ke kelas" ucap brain
"bisakah aku sekelas dengan kalian?" ucap Fatimah mendengar itu brain langsung menengok ke arahnya
"maksudmu?"
"aku ingin sekelas dengan kalian lebih tepatnya kelas dua belas"
"tidak bisa lagi pula aku sudah mendaftarkanmu"
__ADS_1
"kan kalian ini hebat dan kaya pasti bisalah"
"hhuuff kita hebat dari mana?"
"dari kalian bermain leptop, dari kalian berjalan, rumah yg di bangun dengan sisi yg pasti ada gunanya apalagi coba"
"hhuuff kau itu harus belajar sudahlah tidak ada penawaran"
"haissy baiklah" ucap Fatimah pasrah merekapun akhirnya pergi
brain mengantarkan Fatimah ke kelasnya semuanya sudah masuk bel pun sudah berbunyi
"ini kelasmu masuklah" ucap brain
Fatimah pun masuk
"oh iya kamu Fatimah ya murid baru
okeh sini sini" ucap bu guru
mereka yg ada di kls itupun sudah tak asing dengan keberadaannya
"oke anak anak ini anak baru di kelas kalian kalian sudah tau ya"
"iya bu guru kita udah tau " ucap salah satu murid
"okeh karna semuanya sudah kenal kamu boleh duduk" ucap bu guru Fatimah dengan muka dinginya pun berjalan dan duduk di belakang samping wiliam
"okeh anak anak sekarang bu guru akan kulai pembelajarannya" ucap guru
merekapun akhirnya belajar
Fatimah mengeluarkan mengeluarkan bukunya dia tak sengaja melihat wiliam kemarin dia melihatnya dari jauh sekarang dia melihatnya dari dekat
mengerutkan keningnya mengamati siapa dia *sepertinya aku pernah bertemu dengannya* ucap Fatimah dalam hati
ketika wiliam tak sengaja melihat ke arah Fatimah Fatimahpun langsung memalingkan wajahnya
okeh skip waktunya istirahat
di saat istirahat wiliam duduk di bangkunya sambil mendengarkan musik
Fatimah yg sudah mempunyai hp
pun mendengarkan musik dengan headphonenya
diapun perlahan melirik ke arah wiliam
*aku pernah melihatnya
ya benar aku pernah melihat dan sekarang aku ingat aku melihat dia di mana* batin Fatimah diapun akhirnya pergi dari kelas itu
laila menyadari Fatimah yg sedari tadi melirik ke arah wiliam diapun melihat wiliam
wiliam sedang memejamkan matanya sambil mendengarkan musik
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung...
__ADS_1