"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
penculik? siapa?


__ADS_3

**Hallo temen temen jangan lupa like, shere, vote, comen and tambah ke favorit dukung author terus biar semangat up datenya makasih😊😊😊🤗🤗


...__SELAMAT MEMBACA__...


"wawww menyinggung" guman kevin


"oke terakhir" ucap Aska diapun mengambil selembar kertas


diapun membuka gulungan kertas itu kertas itu tampak kosong Aska membolak balikkan kertas itu tidak ada tulisan sama sekali


"kosong?" ucap Aska


tapi tiba tiba ada kertas lagi


"karna yg ada di pikiranku hanya kamu" ucap Aska


"CCCIIEEE" semua pada bersorak


mendengar perkataan itu keluar dari mulut Aska membuat para sahabatnya tertawa


"haduhh baru kali ini gua denger Aska gombal bisa aja yg buat" ucap brain


"hahah bre bre"


"benar benar"


Aska menghela nafasnya


"kelompok dua!! siapa yg menulis ini!" ucap Aska dia hanya sedikit kesal dengan yg menulis


natan menunjuk Fatimah dengan bibirnya sementara Fatima dengan santai dan muka dinginnya tapi dia sangat cantik putih pipi kemerah merahan


"Kau!!" ucap Aska menatap tajam


"kenapa? apa salah membuat orang senang" ucap Fatimah


Aska hanya menghela nafas kesal lalu


"aku akan membagikan hadiahnya nanti" ucap Aska lalu diapun pergi


okeh skip merekapun akhirnya


menyelasikan permainanya dan ya!! yg menang kelompok dua kelompok tiga hanya berjalan lancar di awal sementara di akhir kacau


oke merekapun menerima hukumannya masing masing


"jadi sebenernya lu itu siapa sih" ucap kevin


di sana ada kevin, erlan, Aska, veroo, brain and Fatimah


merekapun mau menintrogasi Fatimah alias mau bertanya tanya aja


"Nama aku Fatimah


aku tersesat di hutan ini selama tiga bulan berusaha mencari jalan keluar tapi tidak ada yg bisa menolongku" ucap Fatimah


"tapi kita sudah sejak lama berada di sini


kenapa kita tidak pernah menemukan dirimu?" ucap veroo


"aku pernah melihat kalian waktu itu aku melihat dirinya" ucap Fatimah menunjuk kevin kevin mengerutkan keningnya


"aku mendekatinya dan berusaha minta tolong tapi dia malah kabur mengiraku setan!" ucap Fatimah dingin mereka semua melihat ke arah kevin


"hehehe ya iya sih ohh jadi yg pake baju item item itu elo ya sorry gua kan kagak nyadar lagian luh munculnya pas malem malem kan gua jadi ngira luh hantu" ucap kevin

__ADS_1


"seenggaknya lu pastiin dulu kek" ucap Fatimah datar


"oh jadi? sebenernya emang lu dari mana sih? kok bisa tersesat?"


"dulu aku di culik oleh seorang pria yg tidak aku kenal lalu aku berusaha melarikan diri tapi hanya bisa ke hutan ini


sama sekali tidak ada penghuni dan selama tiga bulan ini aku bertahan di sini dengan makan seadanya aku berusaha mencari jalan keluar tapi tidak bisa"


"penculik? siapa?" ucap veroo yg mulai bertanya tanya siapa yg menculiknya itu


"aku tidak kenal penculik itu aku pun tidak tau maksud dari penculik itu"


"lalu apa kau tidak di cari oleh keluargamu atau kerabat dekatmu gitu?" ucap erlan


"tidak tahu entah kenapa begitu


hhuuff ku rasa setelah beberapa bulan menghabiskan waktu di sini penculik itu sudah tidak lagi mencariku"


"baiklah jadi mau bagaimana? apa kau mau ikut bersama kami?"


"ya untuk sementara apa boleh aku ikut bersama kalian?"


"ya boleh boleh aja sih tapi masalahnya


kau mau tinggal di mana?" ucap brain


"yaa aku mah tinggal di mana aja lagi pula aku sudah tidak memiliki harta lagi" ucap Fatimah pasrah brain hati nuraninya tergerak sikit karna melihat pakaian Fatimah yg bolong bolong tapi tetap tertutup


"apa kau juga tersesat di hutan angker?"


"hem sepertinya soalnya memang banyak hewan buas di sana"


"dan kau mampu selamat!!?" ucap erlan


dia berfikir bagaiman amungkin seorang gadis sepertinya yg bahkan terlihat lemah dari pada mereka mampu selamat selama 90 hari


"apa makananmu?" ucap Aska


"subbhanallah walhamdulillah walailahailallah wawlahhuakbar" jawab Fatiamh dengan enteng


"hanya itu?" ucap erlan, brain, dan kevin


Fatimah mengangguk


"pantas saja dirimu kurus sekali tapi bagaimana bisa? ah sudahlah tapi bagaimana bisa kau selamat dari hewan buas?" ucap erlan


"aku selamat dari hewan buas karena ada seekor macan putih yg besar menyelamatkanku ketika aku di serang berkat itu aku selamat"


"ohh yasudah kau bisa tinggal di kos kosan gua yg akan bayar oh ya tapi gua mau nanya lu masih inget gk ciri ciri orang yg nyulik luh?" ucap brain


mereka pun pada melihat ke arah brain yg menanyai urusan itu


"lu ngapain nanya nanya begitu lagian itukan bukan urusanlu" ucap kevin


"tidak hanya saja aku hanya ingin menanyakan siapa seorang penculik itu bisa saja dia menculik yg lain" ucap brain barian pun kembali menatap Fatimah meminta jawaban atas pertanyaannya


"ciri cirinya sih waktu itu rambutnya berwarna putih abu abu dan ada biru birunya sedikit wajahnya memakai topeng kulitnya sangat putih pucat matanya tak jelas karena dia memakai topeng" ucap Fatiamh yg menjelaskan dan berusaha mengingat ingat sosok penculik itu


"apa ada temanmu yg mirip dengan itu?" ucap Aska


"ada! tapiii tidak mungkin dia" guman Fatimah dia berfikir apa mungkin orang itu


"siapa?" ucap kevin mereka semua sudah terlihat penasaran dna tegang


"ah tidak mungkin itu hanya salah paham lagian bisa aja kan penculik itu menyamar" ucap Fatimah

__ADS_1


"ah benar juga yasudahlah aku mau mengurus yg lain" ucap erlan diapun bangun dan pergi


"aku juga"


"aku juga"


brain dan kevin pun ikut pergi tinggal Aska dan veroo Fatimah masih dengan tatapan dingin + datarnya


"hhuufff....


kau menang kau mendapatkan hadiahnya" ucap Aska


"heh tidak usah lagian saya hanya mengikuti saja saya juga bukan bagian dari kalian kan" ucap Fatimah setelah mengatakan itu dia langsung bangkit dari duduknya dan pergi


sekarang tinggal mereka berdua


keesokan harinya....


mereka sudah bersiap siap untuk pulang semua sudah siap di bus para murid murid sudah di absen dan duduk di tempatnya masing masing


"okeh anak anakkk kita akan pulang yaaaa!!" ucap pak guru bus itupun akhirnya jalan


sementara itu


Fatimah bersama Aska dan teman temannya


"karna bisnya tidak cukup jadi kau ikut bersama kami" ucap brain dingin


"numpung kita hanya membawa motor kau memilih ingin di gonceng siapa?" ucap brain lagi


"lebih baik salah satu dari kalian yg di gonceng aku yg akan menyetir sendiri lagian kita semua bukan mahrom" ucap Fatimah dingin


"cih nyuruh nyuruh udah di tolongin" ucap kevin


"toleransi bree" ucap erlan


"ya sudah kau pake motor kevin tuh yg itu


bisa naik motorkan?" ucap brain menunjuk salah satu motor Fatimah pun mengangguk dengan muka datarnya


lalu diapun menaiki motor itu dan memakai hlemnya lalu pergi begitu saja


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung....

__ADS_1


...***TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA*...


__ADS_2