"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
kemarahan wiliam yg membuat laila takut


__ADS_3

"hhuuff"


sementara Fatimah lagi merenung di taman belakang dia menyetel musik di radio yg ada di sana


sambil menikmati angin sepoy sepoy


dengan lagu yg merdu dan indah


sambil memejamkan matanya


brain melihat Fatimah dari atas balkon mengingat kejadian malam itu


___


kamu jahat!!


___


kata kata itu selalu ada di pikirannya


"kenapa kau bilang aku jahat


apa aku pernah menemuimu" ucap brain kepada dirinya sendiri diapun masih mengingat momen malam itu


diapun memperhatikan Fatimah


sementara Fatimah di bawah


hanya menatap kosong


"apa yg harus ku lakukan


apa aku harus mengikut campur kepada mereka ha Rob"


"bagaimana ini?


aku sebenarnya tidak ingin mencari masalah terus menerus tapi aku juga tidak bisa menghentikan mereka"


"hhuuff


tapi bentar bentar


sumpah aku tuh bingung sama pemikirannya Aska gimana bisa sih dia pikir panjang panjang"


"padahal kan nanti jadinya itu itu juga


pake di perpanjang padahl dia tinggal bilang begini begini begini pake di percapanjang ngeselin banget"


"hadehh kalo aku boleh kasih tau


udah dah kelar semua masalahnya ini algi hadehh bikin emosi jadi hilangkan sedihnya hhuuff!" ucap Fatimah tidak jelas ngomel ngomel sendiri kepada dirinya


dia mengingat tentang semua yg di ceritakan oleh Aska mengingat itu dia sangat kesal atas pemikiran Aska


tapi Fatimah tidak bisa berbuat apa apa


dia sudah berjanji terhadap Aska dan dia cukup kasihan terhadapnya


"heh kenapa dengannya


ngomel ngomel tidak jelas" ucap brain dari atas yg melihat Fatimah ngomel ngomel tidak jelas


_________


laila sedang berkeliling di kerajaan tiba tiba raja datang melihat itu laila pun langsung memberi salam ala kerajaan yg dia tau


"salam ayahanda" ucapnya sopan


"kau sopan sekali


baguslah kau cepat mengerti


emm sedang apa kau ada di sini?" ucap Alex


"aku sedang berkeliling


untuk mengenal kerajaan ini


kerajaan ini sangat besar takutnya aku tersesat dan aku di temani oleh dayang choi agar aku bisa lebih mengenal dan mematuhi semua peraturan di sini" ucap laila


"oh ya sudah lanjutkan lanjutkan" ucap Alex diapun pergi laila dan juga dayang choi menunduk ketika raja lewat


merekapun melanjutkan perjalanan


di tengah tengah perjalanan

__ADS_1


wiliam datang dengan jubah biru tuanya itu memakai topeng setengah setengahnya itu


dan memakai tali yg diikat di kepalanya dia terlihat tampan dan gagah


wiliam pun berjalan ke arah laila


laila menghentikan jalannya ketika melihat wiliam menghampirinya


wiliam berhenti


"tinggalkan kami" ucap wiliam dingin kepada dayang choi


dayang choi yg mendengar itu langsung


tunduk dan pergi


wiliam dan laila pun saling pandang


"ada apa?" ucap laila


"kau sudah berjalan jalannya?"


"sudah"


"jangan mencoba untuk kabur dariku


karna kau tidak akan bisa kabur dariku"


"lagi pula kerajaan ini di tengah tengah hutan


aku akan tersesat tenang saja aku tidak akan kabur"


"ikut denganku" ucap wiliam dingin diapun memutar balik dirinya dan berjalan laila mengikuti wiliam dari belakang


wiliam mengarahkan laila ke kamarnya


merekapun masuk wiliam menutup pintu kamarnya


diapun menyuruh para dayang dan penjaga yg ada di luar untuk pergi ke tempat yg agak jauh


"ingat jangan terlalu dekat dengan pangeran pangeran di sini" ucap wiliam


"apa kau cemburu?"


"heh cemburu


tidak ada guna aku melarangmu agar tidak terjadi gosip yg aneh tentang dirimu"


"kamu kenapa sih ngelakuin ini?"


"sudahku bilang aku ingin balas dendam"


"balas dendam kepada Aska maksudmu untuk membuatnya cemburu?


dengan cara menculikku begitu kau ingin balas dendam atas semuanya yg Aska lakukan kepadamu"


"walaupun kau sudah membalaskan dendam


tapi ingat! semua yg sudah pergi tidak akan pernah bisa kembali"


"DIAM!!" teriak Aska yg emosi mendengar kata kata laila laila yg di bentak takut dengan tatapan wiliam diapun diam


"memang!


memang semuanya tidak akan kembali


tapi setidaknya itu bisa membuat hatiku lega


karna aku telah membalaskan semuanya walaupun itu tidak akan kembali" ucap wiliam sambil menahan air matanya


"aku tau


aku tau!


semua pasti tidak bisa kembali seperti sebelumnya aku hanya ingin membalaskan dendam yg ada di hatiku"


"lalu ketika kau membalaskan dendam


kau ingin menjadi apa?" ucap laila dia ketakutan karna wiliam membentaknya dengan sangat keras nan tegas sehingga air matanya jatuh


"aku akan mencari kehidupan yg lebih baik


dengan sahabatku aku akan tinggalkan semua keburukan ini kehidupan yg kelam ini dan aku akan memperjuangkannya" ucap wiliam


"kau pikir setepah kau mencari musuh

__ADS_1


dan membuat semua orang menjadi musuhmu kau akan hidup bahagia tidak


tidak wiliam karna musuhmu akan menghabisimu perlahan lahan"


"aku tidak peduli akan ku lawan dia akan ku lawan apa pun yg terjadi aku tau aku tidak bisa melawannya sendiri tapi ada dia yg selalu menyemangatiku ada dia"


"kenapa kau mempergunakanku


apa untuk menjadi kelemahan bagi Aska" ucap laila


"Aska juga merasa kehilangan wiliam


dia juga ngerasa kehilangan bukan kamu doang dan berkat kamu aku dan Aska merasakan kehilang untuk kesekian kalinya


kalau kau benci kehilangan jangan membuat orang kehilangan"


"DIAM!!" teriak Aska sekali lagi membuat laila takut dia sangat takut karna wajah dan tatapan wiliam yg menyeramkan


"mauku mauku


caraku caraku


ini rencanaku tarserah aku terserah diriku


kau tidak perlu ikut campur! ini sudah menjadi rencanaku"


"tapi gk gini rencananya!" ucap laila wiliam yg sudah terlnajur kesal dan marah langsung menarik laila mendekat dan menciumnya


diapun mencium laila dengan ganas


"emhh emmhh" laila berusaha melepaskan ciumannya itu tapi wiliam tetap memberontak dan men*iumnya lebih dalam lagi diapun menjatuhkan mereka berdua ke ranjang


"eemmhh hentikan


aku gk bisa nafas" ucap laila yg sudah ngos ngosan wiliam yg melihat itupun berhenti


"hhuuff hhuff" mereka berduapun sama sama ngos ngosan


wiliam sadar


"Aakkkhhhhh" diapun menjambak rambutnya sendiri


"apa yg aku lakukan" guman wiliam diapun langsung pergi dari sana


laila menghela nafas


"apa yg dia lakukan?" ucap laila bingung


sementara wiliam pergi diapun pergi ke lapangan memanah yg sepi


"AAAkkkkhhhh" teriak wiliam dengan emosi


untungnya tempat itu sepi


"hhuuff hhuff hhuuff


apa yg aku lakukan hhuuff hhuuff" ucap wiliam


bbuk!


tapi tiba tiba saja ada yg menonjoknya


wiliam jatuh karna pukulan yg tidak terduga itu


wiliam pun menatap orang itu


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


bersambung......


__ADS_2