"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
Aska yg melihat semuanya marah atas perlakuan wiliam


__ADS_3

wiliam pun menatap orang itu


dia tidak siap dengan pukulan itu


tapi dia melihat yg memukulnya adalah


yap itu adalah Aska dia dengan penuh emosi memukul wiliam


Aska pun menaruk baju wiliam


agar dia berdiri wiliam pun berdiri pukulan keras itu sangat keras membuatnya agak pusing beberapa saat tapi dia berusaha mengembalikan dirinya sendiri


bbuk!


Aska kembali memukulnya dan lagi lagi wiliam terjatuh


Askapun kembali menarik kerah baju wiliam


"hhuuff hhuuff


kau boleh mengambilnya dariku


tapi jangan sakiti dia"


"kau noleh mangambilnya dari keluarganya tapi jangan hianati dia aku merelakannya untukmu tapi kau! jangan berbuat kasar terhadapnya" ucap Aska dengan tatapan tajam


wiliam emnghampaskan tangan Aska yg memegang bajunya


"dia sudah menjadi istriku


aku bisa berbuat seenaknya karna dia! sudah menjadi milikku"


"hhuuff aku tau


aku tau! dia sudah menjadi milikmu aku terma semua ini tapi aku tidak terima jika dia di kasri olehmu" ucap Aska dan


buk!


Aska pun kembali menonjok wiliam


wiliampun tak tinggal diam diapun kembali menonjok Aska


buk!


buk!


buk!


merekapun saling berkelahi


tak di sangka veroo melihat perkelahian mereka diapun langsung pergi ke arah sana dan memisahkan mereka berdua


"apa yg kalian lakukan!!?" ucap veroo


dia melihat ke arah wiliam lalu kearah Aska


muka mereka terlihat kesal dan penuh emosi


"kau tidak perlu tau ini bukan urusanmu" ucap Aska


"Aska" ucap veroo tak di sangka Aska bilang seperti itu kepadanya diapun menatap wiliam


wiliam langsung menghempaskan tangan veroo yg menghentikan mereka agar tidak kembali diaoun merapihkan jubahnya dan pergi


"hehuuff Aska apa yg kau lakukan?" ucap veroo


Aska terdiam diapun menjatuhkan dirinya


veroo menatap Aska


"hhuuff


hhiiskk hhiskk" Aska tak dapat lagi menahan air matanya dia melihat semua kejadian yg di lakukan wiliam terhadap laila


veroo pun langsung duduk dan memegang bahu Aska


"Aska!"


"kau seharusnya tidak berbuat seperti ini


kalau ada yg melihatmu dan melaporkan kepada raja kau bisa dalam masalah"


"hhuuff Aska apa dia melakukan sesuatu lagi?" ucap veroo


Aska memalingkan wajahnya


"hhuuff aku tidak bisa menyelamatkannya ketika dia ketakutan aku tidak bisa menyelamatkannya dia terlihat sangat ketakutan" ucap Aska menahan air matanya walaupun tetap jatuh


veroo mengerti apa yg Aska maksud


"apa dia berbuat sesuatu terhadap laila?"


Aska bangun meskipun dadanya sesak dan hatinya lemah

__ADS_1


"dia adalah orang yg aku cinta sampai sekarang dia yg menjadi kelemahanku


sekarang aku tak bisa berbuat apa apa" ucap Aska yg rapuh


"Aska


sepertinya kau harus melupakannnya"


mendengar itu Aska menatap veroo


"kau tidak bisa terus terusan menjadi seperti ini lihat dirimu ini kau tidak berdaya


kau lemah seperti ini ingat kau yg nanti akan menduduki singgasana dan kau yg akan menjadi raja" ucap veroo


"tidak tidak!


sebelum aku menjadi raja keadaannya sudah sangat kacau aku tidak akan menjadi raja di kerajaan ini" ucap Aska diapun pergi


"apa maksudmu?"


veroo bertanya kepadanya tapi Aska mengabaikannya dan tetap pergi


_______


"waww dia cantik sekali" guman hiroo


dia melukis cecen yg sedang mengambil obat obat alami di tumbuh tumbuhan


dia terlihat sangat cantik


"kau sedang apa pangeran?" ucap cecen yg melihat hiroo daris tadi memperhatikannya


"lihat aku menggambarmu baguskan"


ucap hiroo menunjukkan gambarnya


cecen tersenyum kecut karna yaaa bisa di bilang gambar bocil jelek lah


"kenapa?


kenapa kau menertawakannya"


"hehemm maaf pangeran bagus kok" ucap cecen berbohong dari pada di hukum kan


"ah hehe memang sih aku belum ahli"


hiroo menggaruk kepalanya yg tidak gatal merasa malu dengan gambarannya sendiri


belajar terus nanti juag bisa dan gambarnya perlahan akan bagus"


"jadi memang benar tidak bagus ya" ucap hiroo mukanya menjadi cemberut cecen yg melihat mukanya hiroo yg lucu kembali tertawa


"hehehe enggak kok pangeran


bagus yasudah pangeran aku ingin mengambil beberapa obat obatan" ucap cecen hiroo pun mengangguk


cecen pun mengambil


daun daunan yg bisa menjadi obat


"senyumnya indah sekali" guman hiroo


cecen yg tersenyum membuatnya semangat diapun kembli menggambar walaupun gambarannya standar standar saja tapi tetap berusaha agar gambarannya bagus


yaaa numpung di semangatin sama cewek cantikkan susah di tolak


_______


"aahh Leo apakah tidak ada yg lain gitu yg menusiawi" ucap memelia yg mengeluh


ketika dia di suruh mengecat tembok di dinding dengan lipstik


"kalau kau ingin pulang kau harus melakukannya sampai selesai kalau tidak kau tidak akan bisa pulang" ucap Leo dingin


"yg benar saja


ini masalahnya ngecatnya bukan pake kuas cat bukan pake pengecat tembok ini pake lipstik kapan kelarnya tahun jebot ah" ucap memelia dia emosi dan sudah lelah


diapun akhirnya menyerah dan duduk di sofa samping Leo


mereka sekarang ada di kamar


"apa gk ada yg lain gitu selain ngecat tembok pake lipstik"


"gk"


"ihh tapi kan aku pengen banget pulang


aku itu pengen main gk mood di sini gk ada temen sendirian"


"kau ini sudah besar jangan main terus"


"ya maksudnya

__ADS_1


hadehh ih kenapa coba aku harus di jodohin sama orang sedingin kamu kalo aja aku gk di jodohin sama kamu pasti aku bisa kemana mana seperti biasa"


"balapan boleh, berantem boleh


pulang telat boleh, jadi kelompok gengster boleh tapi sekarang"


"jangan menghayal


kalau kkau ingin pualng cepat selesaikan pekerjaanmu"


"ih tapi gk gini juga


leherku udah pegel lagian gk manusiawi banget masa ngecat tembok pake lipstik udah gede lagi temboknya kapan kelarnya"


"yasudah kalau tidak kelar kau tidak boleh ke rumahmu" ucap Leo dia tidak peduli dengan memelia yg mengeluh dia hanya


memainkan hanya sibuk hp nya


dan bersikap dingin


"ihhh


kenapa hidup ini begitu susah


ahhhkk"


memelia pun mengeluh diapun menghela nafas panjang dan tak menyerah diapun terus mengecat tembok itu


walau lama


lehernya sudah sangat pegal dari tadi mengecat


"udah dapet cowok dingin suruh ngecat pake lipstik emang gk punya otak


kasihanilah sedikit kek aku ini heh" guman memelia mengumpat Leo


"aku mendengarnya" ucap Leo yg tau memelia sedang membicarakannya dari belakang


"ya lebih baik dia mendengarnya" ucap memelia dia sudah kesal


dengan perlakuan Leo yg


sangat yaaa kejam lah menurutnya


sampai sampai memelia tertidur di lantai


karna kecapean dia tertidur di lantai dengan lipstik yg masih ia pegang


Leo yg melihat itu pun menghampiri memelia yg terlelap diapun merasa kasihan


"cewek ini mau aja ngejalanin semuanya


sepertinya dia ingin sekali pulang" guman Leo dia yg merasa kasihan lalu mengambil lipstik di tangan memelia dan menggendong memelia diapun meletakkannya di ranjang


cup


cup


cup


diapun memberi kecupan hangat di jidat hidung dan juga bibir diapun mengelus rambut memelia


"heh kau lama lama bisa membuatku jatuh cinta" guman Leo diapun berdiri dan meninggalkan memelia yg tidur


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersaambung....

__ADS_1


__ADS_2