"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )

"Damon Kingdom" ( Kerajaan Iblis )
meminta keterangan dari hiroo


__ADS_3

keesokan siangnya


Alex, natan, veroo sudah sampai di kerajaan dengan cepat mereka langsung bersih bersih


dan Alex mengadakan pengadilan dan


menyuruh putra putranya untuk kumpul


setelah beberapa lama mereka bersiap siap mereka pun akhirnya pergi begitu juga dengan hiroo yg keadaanya sudah membaik


mereka semua berkumpul


"hiroo" ucap veroo yg melihatnya langsung memeluk hiroo


"hiroo" setelah veroo memeluknya sekarang giliran natan


"ahh kakak aku baik baik saja" ucap hiroo


"bagaimana kau baik baik saja lihat semua ini" ucap natan memalingkan wajah hiroo ke kanan dan kekiri melihat luka yg banyak


"siapa yg melakukan semua ini!!? akan ku beri pelajaran dia" ucap veroo kesal


sementara Aska dan wiliam hanya diam melihat drama mereka


Alex pun datang bersama sandra dan juga selir prak dan selir aisy


merekapun terdiam dan menunduk


Alex berjalan ke depan dia melihat hiroo


diapun langsung memeluknya dengan erat


"kau sudah besar" ucap Alex melepas pelukanya


"tentu saja ayah" ucap hiroo


Alex pun tersenyum kecut dan menepuk pundak hiroo


diapun naik ke singgasananya begitu juga dengan sandra dan para selir


"di sini saya akan bertanya untuk membuat keadilan" ucap Alex


mereka pun dengan serius mendengarkan


"wiliam apa benar kau yg menyelamatkan hiroo?" ucap Alex


"hhuuff


kau bisa bertanya sendiri ke hiroo di saat itu hiroo sedang di sekap oleh tiga penjahat aku menyelamatkannya" ucap wiliam dingin


"hiroo apa kah benar?"


ucap Alex memastikan mereka semua pada tegang dengan jawaban hiroo


"benar ayah


di saat itu aku sedang diikat oleh dua orang


beberapa hari lalu datanglah lelaki bertopeng aku tidak terlalu bisa mendengarnya karna aku di sana sangat lemah ayah dan datanglah kak wiliam dengan temannya berusaha menyelamatkan aku dan mengalahkan penjahat itu ayah tapi karna aku terlalu lelah aku pingsan dan setelah siuman aku sudah berada di kamar" ucap hiroo


"teman?" ucap Alex heran bagaimana mungkin bukankah wiliam semenjak ini tidak punya teman


wiliam yg mendengar itu memang panik tapi dia berusaha menutupi mukannya dengan muka santai dan dingin


"teman sekelas berusaha membantuku karna aku tau aku tidak akan bisa melawannya sendiri" ucap wiliam


Alex pun berhenti curiga jawaban itu masuk akal


"ayah


penjahat itu ku rasa sudah ahli


ketika aku ingin melepaskan ikatanku aku merabanya dan belum pernah aku mengalami ikatan itu semenjak pelatihan


tapi ada lelaki bertopeng bisa membuka ikatannya" ucap hiroo


"apa!!? lelaki bertopeng?"


"iya ayah disaat sebelum wiliam datang


dia datang duluan tapi aku tak mengenali wajahnya matanya sepertinya pake soplen ayah sehingga aku tidak bisa mengenali dengan jelas dia bisa membuka tali itu dengan sangat mudah"


"siapa laki laki bertopeng itu?" guman Alex


"okeh baiklah aku akan mencari tau siapa orang di balik topeng itu

__ADS_1


dan kau wiliam!"


Alex pun menatap wiliam


wiliam kembali menatapnya dengan serius mendengarkan Alex


"karna kau sudah menyelamatkan hiroo


aku akan mmeberimu hadiah seperti yg kau inginkan"


mereka yg mendengar itu pada menatap Alex mereka khawatir ada hal yg akan terjadi


"sekarang kau tinggal sebutkan apa keinginanmu wiliam" ucap Alex


wiliam tersenyum licik


"heh aku hanya ingin


menikah dengan seseorang tak peduli siapa dia dan aku akan tinggal di sini bersamanya dan kami akan berjanji untuk tidak memberi tahu tentang kerajaan ini" ucap wiliam


mereka semua pada melihat ke arah wiliam tak mengerti apa maksudnya kenapa hanya seperti itu


"menikah?


baiklah kalau gadis itu bisa menjaga privasi kerajaan" ucap Alex wiliam tersenyum singkat


"sesuai yg kita mau


kita akhiri sampai di sini" ucap Alex


merekapun mmeberi hormat dan langsung pergi


wiliam pergi dengan tersenyum puas


keesokan harinya


merekapun melakukan aktifitasnya seperti biasa dan pergi ke sekolah


setelah itu sampailah mereka di sekolah


wiliam seperti biasa hanya bersikap dingin


diapun melihat ke arah laila yg sedang duduk sambil memandangi pemandangan


"heh bersiap siaplah" guman hiroo sangat kecil


laila yg berjalan dengan wiliam di belakangnya di hampiri oleh pak guru olahraga


"hei hei hei


sini sini sini" ucap pak guru menyuruh laila dan wiliam mendekat wiliam dan laila dengan santainya pun mendekat


"ada apa pak?" ucap laila


"kalian bisa tolong bantu bapak tidak?


bapak minta ke anak murid tapi mereka tidak mau bapak mohon kalian tolongin bapak ya ya ya" ucap pak guru


"tolongin apa pak?" ucap laila


"tolongin beresinin buku di perpustakaan ya


nanti kalian gk usah ikut pelajaran olahraga gk papa deh nilai tetep sembilan"


"emmm"


lailapun mulai berfikir


"hehe boleh juga kalo begitu"


"hehe bagaimana dengan kamu wiliam?"


"ya aku ikut" ucap wiliam dingin


"heee kalian memang murid bapak yg terbaik


yasudah yasudah bapak pergi dulu ya" ucap pak guru olga itu lalu pergi


merekapun mengabaikannya dan langsung pergi ke ruang perpustakaan


merekapun masuk ek dalam perpustakaan


"lu kaya tapi mau aja di hasut sama guru" ucap wiliam


"heh terserah gua lah

__ADS_1


lagian lagi gabut aja kan lumayan jadi gk ikut pelajaran olahraga cape tau!" ucap laila


lailapun pergi dan merapihkan beberapa buku yg berantakkan


memang tidak terlalu banyak juga ruangan perpustakaan itu sangat sepi


"kenapa ruangan ini sangat sepi" ucap wiliam melihat lihat


sementara laila sibuk membenarkan buku


"mereka biasanya membaca sehabis pulang sekolah kalau istirahat waktunya bersenang senang"


"cepatlah lebih baik kau bantuin beresin enak banget cuman keliling liling" ucap laial ngomel ngomel wiliam pun hanya muka datar dan memberekan buku yg berantakan dan menaruhnya ke tempatnya


"eh eh eh" ucap laila yg olenf karna kursi yg dia naiki tidak seimbang sehingga ingin jatuh


"aaa!!" dia teriak ketika ingin jatuh


tapi sett


dengan cepat wiliam datang menangkapnya


mereka saling bertatapan


wiliam yg menyadarinyapun langsung menjatuhkan laila


bruukk


"aa!! aduhh hehe aduhh pungung gua ngapa lu lepas sih tunggu gua bagun kek!" ucap laila marah marah wiliam hanya bermuka datar dan ingin pergi


tapi ada buku yg mebuatnya terpeleset dan akhirnya...


bbruuk


wiliam pun jatuh di atas laila


laila terkejut wajah mereka dekat sekali tapi wiliam masih bisa menahan lengannya agar mereka tidak ciuman


wiliampun berfikir dan tersenyum licik


dia memang masih memakai topengnya


wiliam pun tanpa aba aba


langsung mencium dan mel*met bibir merah laila


laila terkejut dia sangat terkejut dengan hal ini


diapun berusaha melepaskan ciuman itu tapi tentu saja tenaga wiliam lebih besar dari dirinya


tiba tiba


bruukk


tak sengaja ada yg menjatuhkan buku


sehingga wiliam menghentikan ciumannya dan melihat siapa itu


dan ternyata itu adalah


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2