
"ah jangan pura pura polos lu bree" ucap wiliam
"ya apaan lagian lu bilang ya terjadilah begitu kan gua kagak ngerti" ucap Thomas
"ya lu ngertikan sekarang"
"ya terus lu sadar terus lu nyesel?"
"tentu saja tidak rencanaku sudah berhasil dengan sendirinya"
"lalu gadis itu"
"entah setelah itu dia pergi dan sampai sekarang belum pulang pulang mungkin dia marah karna kesuciannya sudah ku rengut" ucap wiliam tersenyum licik tanpa rasa belas kasih
"heh yaa lumayan jahat sih
terus gimana lu gk nyariin dia gimana kalo dia tersesat dia kan kagak tahu jalan keluar dari hutan itu" ucap jonathan
"ya gua gk peduli kalau dia memang harus mati yasudah yg menyesal bukan diriku tapi dia"
"apakah dia lari ke luar kerajaan?" tanya Thomas wiliam mengangguk
"woww cukup lah kejamnya" ucap Thomas
_________
di sisi lain hari sudah malam laila masih berada di tengah tengah hutan tak tahu jalan
dengan wajah yg pucat belum makan dia hari juga dengan baju yg sudah kering dia kedinginan
berdiam di bawah naungan pohon sambil memeluk lututnya
"kemana lagi
aku pasti tersesat sekarang gk ada yg mau cari aku"
"kenapa sih dunia ini tidak adil
lebih baik aku mati"
"aku mati saja dari pada harus menjalani hidup yg begitu berat ini dia memang kejam kejam sekali dia bertindak tanpa memikirkan perasaan orang"
"kau pikir kau bisa menghancurkan segala nya nanti aku akan membalaskan dendam kepadamu agar kau merasakan apa yg aku rasakan" ucap laila kepada dirinya sendiri
dia sudah geram atas perlakuan wiliam kepadanya yg sudah kelewatan batas
"hhuuff aku tidak perduli lagi sekarang
mati lebih baik aku yakin ada kehidupan lain di sana"
"jika kau ingin merebutku kembali aku tak akan mau lagi aku berjanji tak akan mau lagi walaupun kau mengancam aku akan pergi pergi dari sini dan tidak akan melihatmu lagi wiliam"
"kau jahat! hhiisk..."
di saat itu hari sudah semakin malam laila wajahnya sudah sangat pucat
setelah mengingat semua kejadian yg menyedihkan dia tau ajalnya sudah semakin dekat dia tidak kuat lagi dan akhirnya laila hanya menangis dia bawah naungan pohon
pasrah bahwa tidak ada yg bisa membantunya saat ini begitupun dengan Aska
"laila" tiba tiba suara lembut terdengar dan diapun langsung memeluk laila
laila melihat ke arah orang itu dia tersenyum
"Aska hhiiskk hhiiskk hhiiskk" ucap laila ya itu adalah Aska dia menangis di pelukan Aska
"laila"
"Aska kenapa dia tega hhiiskk
kenapa wiliam tega se sekarang diriku sudah kotor Aska bawa aku pulang hhiiskk hhiiskk aku udah gk kuat lagi hhiiskk" ucap laila
__ADS_1
Aska yg melihat orang yg masih ia cinta menderita seperti ini tak tinggal diam
"baiklah aku akan membawamu pulang" ucap Aska di saat itu laila yg kondisinya sudah sangat lemah pingsan
"laila laila" ucap Aska yg panik dia menepuk nepuk pipi laila tapi tidak ada respon
dengan cepat Aska langsung menggendong laila dan membawanya pergi
dia buru buru membawanya pergi
________
1 jam kemudian Aska sampai ke rumah sakit dia langsung membaringkan laila
laila pun langsung di tangani
sementara itu Lian yg tau Aska dia juga melihat laila yg terbaring karna dia bekerja di rumah sakit ini
jadi dia berada di sini Lian yg melihat itupun langsung menghampiri Aska
"apa yg terjadi?" ucap Lian dia terlihat sangat panik
"hhuuff..." Aska menghela nafas
"apa dia berulah lagi
benar benar! ini tidak bisa diabiarkan" ucap Lian yg sudah geram
"Aska beri tahu diriku apa yg terjadi"
"hhuuff... " Aska kembali menghela nafas dia yg melihat Lian dengan muka yg panik pun menceritakan semuanya
skip setelah menceritakan semua kejadiannya
"apa!?"
"benar benar
"Aska kau harus berbuat sesuatu"
"aku tau aku tau aku tidak bisa membiarkannya tapi kita akan kalah"
"kalah? kalah? kau hebat Aska aku memang tidak mengetahui kekuatanmu tapi aku tau lebih hebat dari pada wiliam"
"ini rumit ini sangat rumit
aku juga ingin membalaskan dendam"
"balas dendam? heh balas dendam kepada lelaki tua itu itu bisa kita balaskan bersama apa kau tidak mencintainya kau bilang kau mencintai adikku laila"
"kau tau kau harus melatih dirimu sendiri wiliam mempunyai bukti dia punya bukti bahwa ayahmu dan ibumu yg menculik adikku hiroo dan kalian bisa saja mati di tangan ayahku"
"heh heh hhuuff
Aska berapa lama lagi kita harus menunggu?" tanya Lian
"sebentar lagi sebentar lagi kita akan membalaskan dendam"
"kau persiapkan dirimu sebentar lagi lindungilah laila dari wiliam" ucap Aska
"baiklah akan ku persiapkan"
"laila pasti sangat sedih dengan ini semua
hhuuff bagaimana bagaimana ini"
"aku akan berusaha memikirkan caranya sekarang awasi CCTV jangan sampai wiliam melacak keberadaan laila setelah laila sembuh bawa dia kesuatu tempat yg aman dan aku akan berusaha meminta bantuan terhadap seseorang" ucap Aska
"baiklah" Lian memangangguk mengerti omongan Aska
setelah itu merekapun menghampiri laila yg masih berbaring dengan wajah yg pucat
__ADS_1
"untungnya keadaan pasien baik baik saja
dia hanya kurang makan dan kurang tidur hanya perlu menjaga kondisinya agar cepat stabil" ucap dokter yg menangani laila
"ya" Aska hanya bersikap dingin
"saya permisi dulu pak Aska" ucap dokter itu sangat sopan Aska itu orang terpandang
dia mempunyai beberapa cabang yg diurus oleh anak buahnya umurnya memang masih di bawah rata rata tapi dia sudah bisa mmebangin perusahaan
dan menjadi orang terkaya nomer satu di dunia tapi di balik semua itu dia menyembunyikan banyak rahasia
diapun tidak mau berurusan dengan publik karna dia tau itu pasti akan sangat rumit
Lian melihat wajah sang adik yg terlihat pucat dia membelai rambutnya
"akan ku balaskan dendam ku kepada wiliam nanti akan kakak balaskan" guman Lian
Aska melihat laila yg berbaring di tempat tidur
*ku rasa perbuatanku semuanya salah benar katamu Fatimah tapi sekarang
semuanya sudah terlambat tidak ada lagi kata menyesal aku hanya pergi mengikuti kemauan dunia ini* ucap Aska dalam hati
menyadari perbuatannya salah seharusnya dia tidak seperti ini
padahal ini baru beberapa rahasianya
belum semua terbongkar masih banyak rahasia yg ada di dalam hati Aska
yg perlahan lahan akan dia bongkar sebelum kematian
dan sekarang dia hanya menunggu waktu untuk memberi tahu semuanya
ketika itu juga laila tersadar dia memejamkan matanya beberapa kali
"laila" ucap Aska dan juga Lian
laila melihat keduanya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung...
__ADS_1