Aku Gadis Penebus Utang

Aku Gadis Penebus Utang
Episode 21#Memilih Gaun Pengantin


__ADS_3

Indro langsung menuju parkiran ,sementara Indra dan Putri menunggu di depan cafe itu.Disaat mobil sudah berhenti di depan mereka Indra langsung membuka kan pintu untuk Putri dan ikut masuk ke dalam mobil.


Selama perjalanan tidak ada yang berani memulai pembicaraan.Mereka bertiga sibuk dengan pikiran masing-masing.Indra pun demikian, dia lebih memilih menyandarkan kepala nya sambil memejamkan mata nya.Sesekali dia membuka mata memastikan kalau mereka sudah sampai atau belum.Jika tujuan mereka belum sampai dia kembali memejamkan matanya.


"Mami...ini lah permintaan ini ,papi akan berusaha mencintai wanita pilihan mami.Walau hati ku sungguh sulit menerima.Entah mengapa hati ku berkata bahwa wanita yang di samping ku ini bukan lah wanita yang terbaik untuk papi."


"Tapi papi akan berusaha melawan pikiran negatif papi.Papi yakin dan percaya kalau mami pasti akan memberikan yang terbaik untuk kehidupan papi dan anak kita Sylvi."


Ucap Indra dalam hati.


Jika boleh jujur Indra sampai detik ini Indra belum bisa membuka hatinya untuk wanita lain.Cinta nya masih utuh kepada almarhum istrinya.Andai saja istrinya tidak membuat permintaan agar dia menikahi wanita yang berada di samping nya ini.Pasti untuk saat ini dia akan memilih untuk tetap sendiri dalam menjalani hidup nya dan juga sendiri membesarkan putri semata wayang nya.


Namun kini dia harus memenuhi permintaan istrinya.Dia tidak mau istrinya di alam sana kecewa .


Tiba-tiba Indra membuka mata nya ,saat dia merasa mobil nya dia naik i berhenti.


"Loh kenapa berhenti"


Ucap Indra sambil memandangi sekeliling nya.


"Kita sudah sampai kak".


"Kaka sih pake acara tidur,perjalanan dekat juga".


Jawab Indro sambil tersenyum tipis.


"He...he...he"


"Maaf...maaf"


"Aku kelelahan,jadi ketiduran tadi".


Jawab Indra pura-pura berbohong.


Dia tidak mungkin mengatakan hal sebenarnya,kalau dia tadi bukan tidur melainkan memikirkan istrinya dan juga hati nya yang belum bisa mencintai Putri.


Mereka pun akhirnya turun dari mobil.Seperti biasanya Indro terlebih dahulu memarkirkan mobil,sementara Putri langsung berjalan di samping Indra yang hanya terdiam sedari tadi.Di saat Putri melihat sekeliling nya sedang mengamati ke arah mereka ,Putri langsung memegang tangan Indra .Indra awalnya terkejut dan ingin marah kepada Putri.Namun ia sadar bahwa sebentar lagi Putri akan menjadi istrinya.


"Selamat pagi Tuan"


"Pagi Nyonya"


Ucap salah seorang recepsionist yang memiliki nama Dinda.


"Pagi "

__ADS_1


Ucap Indra sambil berusaha tersenyum.Sementara Putri yang sedang di samping nya tidak menjawab sama sekali.Dia hanya tersenyum bahagia saat pertama kali dia diperlakukan seperti nyonya .


Mereka langsung menaiki eskalator untuk menuju lantai 2 tempat baju-baju pengantin.Lagi-lagi Putri terlihat sungguh bahagia karena setelah sekian lama dia tidak pernah lagi menginjakkan kaki di butik mewah seperti ini.Dulu saja saat suami nya belum kehilangan perusahaan nya ,dia bahkan belum pernah berbelanja ke butik yang begitu mewah ini.


Kenapa tidak walau pun dulu ia seorang istri pimpinan perusahaan,tapi mereka harta kekayaan mereka belum sanggup untuk membeli pakaian di butik ini.Yah mungkin butik ini didirikan khusus untuk orang-orang yang punya kekayaan berlimpah ruah,seperti Indra .


Sesampainya di lantai 2 Putri menganga saat melihat keindahan baju-baju pengantin yang di pajang di etalase-etalase kaca.


"Mas...baju nya cantik-cantik sekali mas"


Ucap Putri sambil menunjukkan beberapa gaun yang berada di dekat nya.


"Iya disini memang pakaian nya sudah tidak di ragukan lagi dari segi kualitas nya."


"Silahkan kamu pilih mana baju yang kamu suka".


Jawab Indra lagi.


Mendengarkan perkataan calon suaminya Putri langsung bergerak untuk mulai melihat-lihat baju yang begitu cantik-cantik itu.Karena semua nya cantik menurut nya dia sampai bingung mau milih mana.


Dia kembali beralih ke gaun yang satu dengan gaun yang lain.Dia begitu bimbang harus memilih yang mana.Karena menurut nya semua nya sangat cantik.


Tiba-tiba pandangan beralih ke sebuah gaun yang di pajang di etalase .Dia langsung bergegas untuk melihat nya.


"Wow....is amazing"


Ucap nya sambil melirik-lirik setiap sisi dari gaun itu.


Indra sedari tadi hanya mengikuti Putri dari belakang saja.


"Mas ...ini gaun nya cantik sekali mas"


Ucap Putri kepada Indra yang berdiri di belakang nya.


"Iya nyonya ini adalah gaun terbaik yang ada di butik kita ini"


Ucap salah seorang pelayan yang bernama Bintang.


"Mas ini boleh saya pilih"


Ucap Putri sedikit ragu .


"Silahkan...yang mana yang kamu suka silahkan ambil"


Jawab Indra.

__ADS_1


Mendengar jawaban Indra ,Putri langsung kegirangan .Dia langsung mengambil beberapa gaun dan membawa nya ke ruang ganti.Di ruang ganti ia terlebih dahulu mencoba gaun yang terindah yang pernah ia temui .Yaitu gaun Ball Gown Putih berlengan sabrina dan memiliki motif warna warni.


Setelah selesai ,dia berdiri di depan cermin yang ada di ruang ganti itu.Wow...aku sungguh cantik sekali dengan gaun ini.


Guman Putri dalam hati.Tiba-tiba mata nya melotot dan mulut nya menganga saat dia melihat price tag yang ada di baju itu.


"Hah....500 juta"


"1 gaun seharga 500 juta"


"Pantas saja pelayan itu mengatakan ini adalah gaun terbaik.Iya memang ini adalah gaun terbaik yang pernah aku temui.Harga nya juga terbaik.He...he...he."


"Aku harus memiliki gaun ini"


Timpal nya lagi.


Dia akhirnya keluar dengan mengenakan gaun ini guna untuk menunjukkan bahwa dirinya sangat cantik dengan gaun ini.


"Mas ..ini gaun nya "


"Cantik sekali kan"


Ucap Putri.Dia berharap Indra juga akan memuji nya dengan sebutan cantik sekali.


"Iya gaun nya cocok buat kamu"


Jawab Indra lagi.


Putri agak kecewa saat Indra tak memberikan pujian cantik kepada dirinya.


"Tapi bodoh amat lah..yang penting ini gaun harus jadi milik ku"


Guman Putri dalam hati sambil tersenyum tipis.


Putri kembali masuk ke ruang ganti untuk mencoba baju yang lain.Sama halnya dengan gaun yang pertama ,saat ia mengenakan nya ia selalu tampil di depan calon suaminya berharap suaminya akan memujinya.Tapi lagi-lagi suaminya hanya berkata kalau gaun itu cocok untuk dirinya.


Setelah beberapa kali bolak-balik keluar masuk ruang ganti ,Akhirnya Putri keluar dengan membawa 3 gaun.


"Mas ...ini semua Putri suka".


Ucap Putri sambil menunjukkan ketiga gaun yang ada di tangan nya.


"Ya sudah ..kamu ambil semua".


Jawab Indra.

__ADS_1


Bahagianya Putri saat semua gaun yang dia pilih akan menjadi milik nya.Mereka langsung bergegas menuju meja kasir untuk melakukan pembayaran.


__ADS_2