
Indra dan Indro yang sedari tadi hanya diam membisu menikmati jalanan yang begitu sempit,Kini sudah dapat bernafas lega.Indra akhirnya mulai membuka pembicaraan.
"Ndro sudah sejauh mana persiapan pernikahan nanti??"
Ucap Indra sambil menatap jalanan tanpa menatap lawan bicaranya.
"Sudah sekitar 30% bos".
"Saya sudah menghubungi pihak wisma dan bagian pendekor ".
"Mereka akan mulai mendekor 2 hari sebelum hari H".
"Dan Untuk catering juga saya sudah menghubungi".
Ucap Indro sambil menjelaskan kepada bos nya.
"Bagus ,kamu juga harus memastikan untuk catering nanti jangan sampai tamu kekurangan ".
Jawab Indra mengingatkan lagi.
Setelah selesai membahas tentang acara minggu depan ,mereka kembali bersenda gurau dan sesekali berbicara tentang masa lalu.
Hingga tidak terasa oleh waktu ,mobil yang mereka naik i sudah memasuki gerbang rumah utama Pak Indra.Indra yang menyadari hal itu langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.Sementara Indro seperti biasa langsung memutar balik arah dan mulai meninggalkan istana tempat nya mengais rezeki itu.
Indra langsung menaiki tangga menuju kamar nya.Sesampainya di sana ia langsung merebahkan badan nya.Karena hari ini dia sangat kelelahan.Hingga tidak menunggu waktu lama dia sudah terlelap masih dengan pakaian kerja nya.
Tiba tiba ia merasa dirinya sedang berjalan mengikuti sebuah cahaya yang begitu indah.Cahaya itu mengantarkan nya ke sebuah taman yang sangat indah .Taman dengan bermacam-macam bunga.Kupu-kupu juga beterbangan kian kemari.
Lalu pandangan nya beralih ke sebuah tempat duduk yang duduk yang tidak jauh dari tempat ia berada saat ini.Ia melihat seorang wanita yang begitu cantik duduk di bangku itu.Indra seperti mengenali paras wanita itu lalu ia berjalan perlahan menuju kursi tempat wanita itu berada .
Ia begitu terkejut saat melihat wanita itu yang tak lain adalah istrinya.
"Mami...."
Ucap Indra sambil memeluk Istrinya itu begitu erat.
"Mami...papi kangen banget sama mami".
"Rasa nya hidup papi begitu hampa tanpa kehadiran mami".
Isak tangis Indra sambil memeluk istrinya.
Istrinya hanya diam sambil tersenyum.Istrinya menggenggam tangan suaminya sambil berkata "Terima kasih papi karena papi sudah berusaha menuruti permintaan mami".
"Ucap Indah sambil menitikkan air mata".
Melihat airmata istrinya,Indra tak kuasa menahan sedih dia langsung memeluk istrinya.
"Mami...inikan permintaan mami..mengapa mami menangis??"
"Mami walaupun papi akan menikahi wanita lain selain mami..tapi percayalah cinta papi ke mami tidak ada duanya ".
Ucap Indra sambil memeluk istrinya.
__ADS_1
Dia juga tak kuasa menahan air matanya.Mereka berpelukan layak nya sepasang kekasih yang sudah lama tidak bertemu.
Tiba-tiba Cahaya itu mulai meredup membawa sosok yang sangat dia cinta i.
Indra menyadari sosok yang sangat dia cinta i kini sudah tidak ada di pelukan nya lagi.Dia pun berteriak sekeras-keras nya.
"Mami....mami...mami"
Teriak Indra
Sementara di kamar sebelah yaitu kamar Putri ,Dia mendengar suara teriakan papinya menyebut nama maminya.Dia begitu khawatir dengan keadaan papinya .Dia langsung buru-buru masuk ke kamar papi nya.
Sesampainya di sana Sylvi melihat papinya yang tertidur sambil memeluk guling dan menyebut-nyebut nama mami nya.Sylvi yang menyaksikan itu tak kuasa menahan air mata apalagi disaat ia melihat wajah papi nya yang sudah basah oleh air mata nya.Dia langsung membangunkan papinya karena dia takut nanti terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan kepada papinya.
"Papi...papi...bangun".
Ucap Sylvi sambil menggoyang-goyang kan badan papi ny.
Indra tiba-tiba langsung terjaga dari mimpi nya dan terduduk sambil meneriakkan nama istrinya.
"Mami..i...i...i".
Teriak Indra sambil melirik kesana kemari berharap dia menemukan sosok yang sangat dia rindukan.
Tapi hasilnya nihil ,Dia tidak menemukannya.Dia hanya melihat Putri semata wayang nya terpaku berdiri di samping tempat tidur nya sambil menangis.
Saat dia melihat air mata putrinya,dia langsung memeluk putrinya.
"Dan kenapa tiba-tiba anak kesayangan papi ada di kamar papi".
Ucap Indra sambil menyeka air matanya.
"Papi kangen yah sama mami".
Jawab Sylvi sambil memandang wajah papi nya yang sembab karena menangis itu".
"Oh bukan sayang".
"Papi kan udah iklas in mami".
Jawab Indra sambil berbohong.
"Papi ngak usah bohong deh sama Sylvi.Tadi Sylvi dengar sendiri kalau papi memeluk guling sambil memyebut-nyebut nama mami".
"Papi juga habis nangis kan makanya mata papi sembab".
Jawab Sylvi.
Indra kini tidak lagi dapat membohongi Putri semata wayang nya.
"Ia sayang tadi papi mimpi ketemu sama mami".
Ucap indra sambil memulai bercerita tentang mimpinya.
__ADS_1
"Lalu mami bilang apa sama papi".
Jawab Sylvi dengan antusias nya saat mendengar bahwa papi nya bermimpi bertemu sama mami nya.
"Tadi dalam mimpi papi,mami cuma bilang terima kasih sama papi,karena papi udah berusaha menuruti permintaan mami".
Timpal Indra lagi sambil berusaha mengingat- ingat mimpi nya lagi.
"Berarti papi tadi bisa donk lihat wajah mami".
"Tapi kenapa papi malah nangis,bukan nya papi harus bahagia karena papi sudah bertemu sama mami walau hanya dalam mimpi?"
Ucap Sylvi lagi dengan raut wajah bingung.
"Ia sayang..papi memang bahagia karena bisa bertemu sama mami kamu".
"Tapi papi sedih karena di dalam mimpi papi...mami terlihat sedih dan bahkan sampai meneteskan air mata".
Jawab Indra sambil membayangkan kembali wajah istrinya yang sedang menangis dalam mimpi nya tadi.
Sylvi yang mendengar penjelasan papinya kini hanya bisa terdiam .Dia pun bingung mengapa mami nya menangis .
"Tapi pi...kenapa mami menangis yah,"
Tanya Sylvi lagi.
"Papi juga bingung sayang ,tapi yang penting saat ini kita harus mendoakan mami kamu biar tenang di alam sana".
Jawab Indra menyemangati anak nya.
"Ia papi..tapi papi juga ngak boleh sedih-sedih yah biar mami bahagia di alam sana".
Ucap Sylvi sambil memeluk papi nya.
Mereka pun berpelukan sejenak.Setelah Sylvi merasa hati papinya sudah sedikit tenang ia pun pamit untuk kembali ke kamar nya.
"Pi..Sylvi balik ke kamar Sylvi dulu yah pi..soalnya PR Sylvi belum selesai".
Ucap Sylvi kepada papi nya yang masih memeluk tubuh nya dengan erat.
"Baik lah sayang..papi juga mau mandi dulu .Kamu kerjakan PR kamu dengan baik yah sayang supaya menjadi anak pintar".
Jawab Indra sambil melepaskan pelukan kepada Sylvi dan tak lupa ia mengecup kening anak nya sebagai bukti kasih sayang nya.
"Ia papi ..Sylvi pamit dulu .I love you papi".
Ucap Sylvi sambil mencium pipi papi nya.
"Love you too sayang".
Jawab Indra kepada Sylvi yang sudah berlalu dari kamar nya.
Setelah Sylvi meninggalkan kamar nya,dia pun langsung bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan badan nya.Dia berendam sejenak di bath up untuk merilexkan badan nya yang lelah akibat aktivitas hari ini.
__ADS_1