
#Flash back
Setelah Putri menerima surat cerai itu. Dia langsung bergegas menuju rumah RT. Dia mengutarakan maksud kedatangan nya. Pada awal nya Pak Rt menolak karena sudah melanggar aturan. Namun akhirnya pak RT menyetujui karena Putri memberi sogokan beberapa lembar si merah. "
"Pak Rt pun berjanji akan ikut dalam sandiwara Putri dan keluarga nya. Karena si merah yang dia dapatkan dari Putri cukup untuk menutup mulut nya. "
#Flash back end
Mobil yang Putri naiki sudah keluar dari gang sempit itu.Dan perlahan mobil itu mulai memecah jalanan.Anak-anak Putri saling bersenda gurau di belakang.Sementara Putri hanya terdiam dan sesekali tersenyum.
Setelah menempuh waktu yang cukup lama akhirnya mobil yang mereka naik i tiba di sebuah gerbang yang tak lain adalah rumah Indra.Satpam yang melihat mobil itu pun langsung sigap membukakan pintu gerbang.
Mobil mewah itu pun langsung masuk ke pekarangan yang begitu mewah dan berhenti di halaman utama.Indro sebagai asisten Indra langsung turun dari mobil dan langsung berlari memutari mobil untuk membukakan pintu buat Putri yang sebentar lagi akan menjadi istri Indra.
Putri begitu bahagia karena ia di perlakukan begitu istimewa.Dia langsung turun dari mobil dan di ikuti oleh anak-anak nya.Di depan pintu utama sudah berdiri para pembantu .Mereka sengaja berdiri di situ karena mereka sudah di tugaskan oleh Indro untuk menyambut nyonya baru mereka.
"Wah seperti ini rupanya kalau jadi seorang nyonya ."
Guman Putri dalam hati nya.
Indro langsung berjalan di ikuti oleh Putri dan anak-anak nya.
"Selamat siang tuan ."
"Selamat siang nyonya."
Ucap para pembantu itu bersamaan.
"Siang."
Jawab Putri sambil tersenyum
"Bi..tolong antar kan mereka yah ke kamar nya masing-masing."
"Soalnya saya akan segera balik ke kantor."
Perintah Indro kepada para pembantu itu.
"Baik tuan."
Jawab Bi Inah mewakili para pembantu lainnya.
__ADS_1
"Mbak Putri nanti kalau ada perlu apa jangan sungkan-sungkan minta tolong sama mereka yah."
Ucap Indro kepada Putri.
"Baik mas..terima kasih."
Jawab Putri .Tak lupa ia memberikan senyuman termanis nya.
Indro langsung memutar balik badan nya dan langsung masuk ke mobil.Ia langsung menyetir mobil nya keluar dari pekaranga mewah itu.
"Mari nyonya saya antar kan nyonya ke kamar ."
Ujar Bi Inah .
"Baik bi."
Jawab Putri sambil berjalan mengikuti langkah kaki Bi Inah.Bi Inah membawa Putri dan anak-anak nya ke lantai 2 .Bi Inah terlebih dahulu mengantarkan Putri ke kamar nya.Kamar Putri terletak di sebelah kanan kamar Indra.
"Ini nyonya kamar nyonya."
Ucap Bi Inah setelah mereka sampai di kamar Putri.Putri bingung melihat kondisi kamar itu.Dia melihat kesana kemari untuk mencari barang-barang kepunyaan Indra.
"Loh barang-barang mas Indra dimana?"
"Maaf nyonya .Tuan bilang untuk sementara kamar nyonya disini."
"Setelah siap pesta baru nanti nyonya pindah ke kamar tuan besar."
"Kan kalau sekarang belum muhrim."
Ujar Bi Inah sambil tersenyum.
Mendengar jawaban Bi Inah Putri langsung malu.Wajah nya seketika merah merona.
"He..he..he..maaf bi."
Ucap Putri .
"Baiklah Nyonya..nyonya bisa istirahat disini."
"Semua fasilitas yang ada di kamar ini adalah hak nyonya sepenuh nya."
__ADS_1
"Kalau ada yang kurang nanti nyonya tinggal hubungi kami pake telepon rumah itu."
Ujar Bi Inah sambil menunjukkan telepon rumah yang terletak di sebuah meja yang ada di samping tempat tidur .
"Aman itu bi."
Jawab Putri sambil mengacungkan jempol nya.
"Baiklah nyonya saya pamit dulu ingin mengantarkan nona muda dan tuan muda ini."
"Selamat istirahat nyonya."
Ucap Bi Inah sambil keluar dari kamar Putri bersama anak-anak Putri.
Bi Inah kembali mengantarkan Nikita .Nikita di antarkan ke kamar Sylvia.Sylvia menyambut nya dengan bahagia.Begitu juga dengan Nikita.Dia terlihat bahagia saat bertemu dengan Sylvia.
Setelah Nikita di antar ke kamar nya ,Bi Inah kembali membawa Nisya dan Niko ke lantai 3.Di lantai 3 lah letak kamar nya Nisya dan Niko.Kamar Nisya lebih dekat dengan tangga.Di samping kamar nya terdapat ruang karaoke.Sementara kamar Niko lebih dekat ke jendela.Dan di samping kamar Niko terdapat alat-alat olahraga.
Setelah semuanya beres,Bi Inah turun ke lantai dasar untuk melanjutkan aktivitas nya.
Sementara Putri di kamar nya terlihat bahagia.Putri sedang sibuk melihat fasilitas yang ada di kamar nya.Dari tempat tidur yang ukuran besar,meja rias yang lengkap dengan peralatan rias,lemari besar yang di lengkapi oleh baju-baju mewah dan baru,sofa mewah serta kamar mandi yang luas yang di lengkapi dengan bath room dan shower.
Putri langsung bergegas menuju kamar mandi nya.Dia berendam sejenak untuk merilexkan badan nya.
"Nikmat nya ."
"Sungguh kehidupan yang sangat aku impikan."
"Ternyata begini rasa nya jadi orang kaya.Semua nya lengkap."
Ucap Putri dalam hati nya.Cukup lama Putri berendam .Setelah dia merasa badan nya sedikit rilex dia langsung memakai handuk dan keluar dari kamar mandi.Dia membuka lemari baru nya dan mulai melihat-lihat pakaian yang tersusun rapi di sana.
"Cantik-cantik sekali pakaian nya."
Guman nya sambil melihat-lihat isi lemari nya.
Akhirnya dia memilih sebuah kaos berwarna merah bawang dan celana jeans di atas lutut.
Setelah selesai berganti pakaian dia pun mengambil hair dry dari meja rias nya dan duduk sofa yang ada di kamar nya.Dia pun mulai sibuk mengeringkan rambut nya.Setelah rambut nya kering dia membaringkan badan nya di tempat tidur yang begitu empuk itu.Dia mulai memainkan ponsel nya.Mungkin karena hari ini begitu lelah tak butuh lama ia sudah terlelap dalam mimpi indah nya.
jangan lupa like,coment dan vote yah readers
__ADS_1
terima kasih๐๐
i love u readers๐๐