
Sylvia yang sedari tadi menangis tiba-tiba terdiam saat mendengar suara seseorang memanggil nama nya.
"Itu seperti nya suara Papi."
Guman Sylvia pada diri nya sendiri.
"Sylvi ,,kamu dimana sayang."
"Ini papi datang mau jemput kamu."
Indra lagi-lagi meneriakkan nama anak nya.
Setelah Sylvia menyakinkan suara itu ,Dia pun menjawab teriakan papi nya itu.
"Papi...Sylvi disini pi.."
"Tolong i Sylvi pi.."
"Sylvi ngk mau di sini ."
"Sylvi takut pi."
Sylvi berteriak sambil menangis.
"Ndro itu Sylvi anak aku."
"Kamu dengar kan suara nya"
Ucap Indra kepada Indro.Dan Indro pun menganggukkan kepala pertanda bahwa ia juga mendengar suara Sylvi.
"Kak..seperti nya suara Sylvi berasal dari kamar itu."
Ucap Indro sambil menunjukkan sebuah kamar kosong yang berada di pojok bangunan.
Mereka pun langsung bergegas menuju kamar itu.Dan betul dugaan mereka ,setelah pintu kamar itu mereka buka,disana terlihat Sylvi yang sedang menangis dengan keadaan kaki dan tangan di ikat ke kursi.
Melihat kondisi Sylvia,Indra langsung berlari dan memeluk anak nya itu.
"Kamu ngak apa-apa kan sayang."
__ADS_1
"Apa kamu ada terluka?"
Tanya Indra kepada Sylvia sambil melihat kondisi anak nya.Tak lupa ia dan Indro melepas tali yang di ikat kan kepada kaki dan tangan Sylvi.
Indra mencium anak nya itu sambil menitikkan air mata.
"Maaf in papi yah sayang,papi ngak bisa jagain kamu."
Indra masih tetap memeluk anak nya.
"Papi ngak salah kok pi..."
"Yang penting sekarang kan Sylvi sudah jumpa sama papi."
Sylvi menangis di pelukan papi ny.
"Ya sudah kita pulang yah sayang."
Ajak Indra kepada anak dan juga Indro.
Mereka pun akhirnya meninggalkan kamar tempat Sylvi di sekap itu.Tak lupa mereka meletakkan uang dengan jumlah 500 miliar itu di meja yang berada di kamar itu juga.
Indra yang duduk di belakang bersama anak nya masih tak henti-henti nya mencium dan memeluk anak nya.
"Kamu pasti lapar kan sayang."
"Kita makan dulu ya baru pulang."
Ucap Indra sambil menatap lekat wajah anak nya itu.Sylvi yang memang sedari tadi siang belum makan hanya bisa mengganggukkan kepala.
Setelah sampai di jalan di besar Indro mencarikan restoran yang masih buka.Karena hari sudah sangat malam ,hingga restoran sudah banyak yang tutup.Setelah beberapa lama berkeliling,akhirnya Indro pun menemukan restoran nya.Indro langsung memarkirkan mobil nya dengan baik.
Mereka bertiga pun turun dari mobil dan mencari meja yang kosong.Setelah mendapat tempat duduk di pojok ruangan ,Indra langsung memesan berbagai macam makanan buat Sylvia.Karena ia yakin Sylvi saat ini pasti sangat kelaparan.
Betul dugaan Indra,setelah makanan terhidang di meja.Syvi langsung makan dengan begitu lahap nya.Layak nya bagai tidak makan 7 hari 7 malam.Indra hanya bisa memandangi anak nya.Lagi-lagi ia tak bisa menahan air matanya
Makanan yang Indra pesan hampir ludes semuanya.Di saat itu pula lah Sylvi merasa kenyang dan mulai berhenti makan.
"Pi ,Sylvia sudah kenyang."
__ADS_1
Sylvia tersenyum sambil memegang perut nya .Indra pura-pura tersenyum walau hati nya kini begitu sakit saat melihat anak nya makan layak nya orang tidak pernah makan.
"Sylvia ,papi minta maaf yah sayang."
"Papi sangat merasa bersalah ."
Indra menggenggam tangan Sylvia.
"Papi..papi itu sama sekali ngak salah."
"Mungkin tadi Sylvia kurang hati-hati."
Sylvia terlihat sedang memaksakan senyum nya.
"Papi janji ini adalah kali pertama dan terakhir anak papi terluka."
"Lain kali papi ngak akan biar i seorang pun melukai bahkan menyentuh ujung rambut putri kesayangan papi."
"Bahkan nyawa papi akan papi pertaruhkan untuk anak papi."
"I love you sayang"
Indra lagi-lagi mencium pipi Sylvia.
"I love you too papi."
Sylvi pun kini ikut mencium pipi papi nya.
Indra hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan mereka berdua.
Setelah beberapa lama mereka selesai makan,mereka pun bergegas meninggalkan restoran itu .Indro langsung menuju parkiran sementara Indra dan Sylvia menunggu di depan restoran.Setelah mobil berhenti di depan mereka,mereka pun langsung masuk ke dalam mobil.Dan Indro pun mulai meluncurkan mobil nya menuju tempat kediaman Indra.
***Bersambung
***SELALU DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA LIKE,COMENT DAN VOTE YAH READERS😊
TERIMA KASIH😊
I LOVE YOU READERS😚😚
__ADS_1
FB_Vhera Putri Bungsu***