Aku Gadis Penebus Utang

Aku Gadis Penebus Utang
Episode 26#Sebuah Amplop


__ADS_3

"Pa...papa kapan ke rumah saudara papa itu?"


Tanya Putri lagi.


"Iya ma..nanti pulang kerja papa mungkin agak malam pulang,karena papa nanti akan mampir dulu di rumah Bibi Sita dan Paman Tori."


"Biar besok pagi papa langsung bawa pakaian papa ke rumah Paman Tori".


Jawab Irwan sambil menjelaskan pada istrinya.


Jam pun terus berputar.Kini waktu Irwan di rumah pun sudah hampir habis.Ia pun segera mengakhiri obrolan pagi mereka lalu pamit berangkat kerja.


"Ma ..papa berangkat kerja dulu yah."


Ucap Irwan sambil mencium kening istrinya .


"Ia pa..papa hati-hati kerja yah."


Jawab Putri sambil mencium punggung tangan suaminya.


Setelah suami dan anak-anak nya pergi meningggalkan rumah.Kini tinggal Putri sendiri lah yang ada di rumah.Dia segera melanjutkan kembali aktivitas nya.Piring sudah menumpuk minta di bersihkan.


Belom lagi hari ini ia harus membereskan pakaian nya dan juga pakaian anak-anak nya.


Tanpa membuang-buang waktu ia langsung bergegas menuju dapur.Disana ia mulai membersihkan piring kotor bekas sarapan,menyapu kembali lantai yang kotor bekas sepatu suami dan anak-anak nya.


Setelah semua nya selesai ,ia melanjutkan mencuci pakaian.Kini ia mencuci pakaian dengan manual.Sehingga harus membutuhkan tenaga extra.


Jam 10.30 pekerjaan dapur Putri pun akhirnya berakhir.Dia kelelahan dengan aktivitas nya kali ini.Dia merebahkan badan nya sejenak guna untuk merilexkan otot-otot nya.Hingga tanpa dia sadari ia sudah terlelap.


Tit...tit...tit...


Ponsel Putri berbunyi.Dia akhirnya terbangun dari tidur nya.Dia segera meraih ponsel nya yang berada di atas buffet dekat tempat tidur nya.Di layar ponsel itu tertera nama Indra yang sedang menghubungi nya.


Putri segera menggeser tombol hijau yang berfungsi untuk menhubungkan panggilan itu.Tidak berapa lama dari seberang terdengar suara yang sudah tidak asing lagi di teliga Putri.


"Hallo Put..kamu sudah prepare belom?"


Tanya Indra dari seberang.


"Iya mas ..ini masih mau prepare ,Soalnya tadi Putri ketiduran."


Jawab Putri dengan nada malas.

__ADS_1


"Ya Sudah kamu langsung prepare saja yah,biar lusa Indro tinggal jemput."


Ucap Indra sambil menutup panggilan.


Putri pun mendengus.


"Huffft kirain mau bilang apa."


"Sampe ganggu tidur orang segala."


Jawab Putri sambil merebahkan dirinya lagi di kasur.


"Akhirnya ini hari terakhir aku berada di kontrakan sempit ini."


"Ha..ha..ha."


"Besok adalah wujud dari mimpi-mimpi ku."


"Lusa aku akan jadi nyonya nomor satu di kota ini."


Ucap Putri kepada dirinya sendiri.


Disaat dia sedang membayangkan kebahagiaan yang akan dia dapat,tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu.


"Permisi"


Sahut suara dari liar rumah Putri.


"Siapa lagi sih itu,ngak tau apa orang lagi bahagia."


"Ganggu saja."


Ucap Putri sambil bangkit dari tempat tidur dan menghentakkan kaki nya dengan kasar menuju pintu.Putri pun langsung membukakan pintu.Dia tidak mengenali sosok pria yang sedang berada di depan nya.


"Jangan-jangan ini suruhan Indra lagi mau nyelidiki aku."


"Mati aku.Mana surat cerai palsu nya belom kelar lagi.


Gerutu Putri dalam hatinya.


"Benar ini rumah Bu Putri Nagasari?"


"Mati aku..betul kan dugaan ku."

__ADS_1


Ucap Putri dalam hati.


"I...iya saya sendiri.Anda siapa yah dan keperluan apa anda kemari?"


Tanya Putri lagi.


"Apa pak Kasino tidak menghubung i Ibu?"


Tanya sosok Pria itu lagi.Pak Kasino adalah pengacara Putri sewaktu mereka memiliki perusahaan.Dan beberapa waktu lalu Putri dan suami nya minta tolong pada pengacara lama nya untuk membuat kan surat cerai palsu.


"Oh anda suruhan Pak Kasino?"


"Bilang lah dari tadi,saya kirain anda ini hendak menculik saya."


Ucap Putri sambil tertawa .Dia kini bisa bernafas lega karena sosok pria yang di depan nya itu bukan lah suruhan dari Indra.


"Iya bu...saya di tugaskan Pak Kasino untuk mengantar Amplop ini. Pak Kasino tidak bisa mengantarkan langsung karena saat ini pak Kasino sedang berada di luar kota."


Ucap Pria itu lagi.


"Oh iya...iya saya mengerti."


"Anda supir Pak Kasino yah."


Tanya Putri seenaknya.


"Bukan Bu ..saya asisten pribadi pak Kasino."


Ucap Pria itu menjelaskan posisi nya di kehidupan Kasino.


"Baiklah sampaikan ucapan terima kasih ku pada Pak Kasino."


Ucap Putri lagi.


"Baik saya..kalau begitu saya pamit dulu bu."


"Selamat siang."


Ucap Pria itu sambil bergegas meninggalkan rumah Putri.


#LIKE,COMENT dan VOTE YAH


#TERIMA KASIH

__ADS_1


#fb_Vhera Putri Bungsu๐Ÿ˜š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜š


__ADS_2