Aku Gadis Penebus Utang

Aku Gadis Penebus Utang
Episode 66


__ADS_3

Sylvia masih saja menangis sejadi-jadinya.Ia sangat sedih karena orang yang selama ini sangat menyayanginya sudah pergi untuk selama-lama nya.Pergi meninggalkan nya dan tak akan pernah kembali lagi.


Kasih sayang yang selama ini ia rasakan akan berakhir hari ini juga.Mulai hari ini juga ia tak akan bisa mendengar suara yang penuh kasih sayang dari papi nya.


Ia tak akan pernah lagi merasakan lembut belaian kasih sayang seorang ayah.Tidak akan pernah ada lagi pelukan hangat untuk ku.Semua nya hari ini akan berakhir sudah.


"Papi...Kenapa papi secepat ini ninggali Sylvi."


"Apa arti nya hidup Sylvi tanpa papi."


"Dulu papi janji kalau papi tidak akan pernah buat Sylvi menangis lagi."


"Tapi sekarang kenapa Papi ingkar i janji Sylvi."


"Kenapa papi...????"


"Sylvia salah apa sama papi hingga papi tega ninggalin Sylvi sendirian."


"Kepada siapa kelak Sylvia akan mengadu papi.."


"Kepada siapa.???"


"Sylvia ikut papi..."


"Sylvia mau ikut sama mami papi."


Teriak Sylvia sambil memeluk erat tubuh papi nya yang kini sudah tidak bernyawa lagi.


Nikita yang mendengar tangisan Sylvia itu merasa terpukul.Karena semua yang di katakan oleh Sylvi benar.


Sedangkan di saat papa Indra masih ada ,mama tidak pernah peduli sama Sylvia.Apalagi papa udah ngak ada.Emtah bagaimana hidup Sylvia selanjut nya .Hal itu lah yangembuat Nikita merasa begitu bersalah.


Nikita merasa kalau penderitaan Sylvia ini berawal dari keluarga nya.

__ADS_1


"Andai saja dulu aku bisa mencegah mama untuk tidak hadir dalam kehidupan mu Sylvi,kamu pasti tidak akan seperti ini."


Guman Nikita dalam hati.


Nikita langsung memeluk erat tubuh Sylvi.


"Syl kita harus sabar yah.Ini sudah takdir Tuhan."


"Kita begitu sayang sama papa Indra ,tapi Tuhan jauh lebih sayang kepada papa."


"Kita harus bisa ikhlas kan kepergian papa,agar papa bisa tenang nanti di alam sana."


"Aku tau kamu begitu terpukul dengan semua ini."


"Tapi kamu harus percaya 1 hal bahwa tidak akan ada cobaan yang Tuhan beri pada umat nya di luar kemampuan kita."


"Tuhan tau Sylvia itu anak kuat ,itu sebab nya Tuhan memepercayakan Sylvi untuk melewati cobaan ini."


"Dan aku berjanji di hadapan jenazah papa Indra akan selalu bersama mu selama nya.Kita akan tetap bersama.Ada aku yang selalu setia menemani mu.Kita adalah saudara ,dan selama nya akan tetap menjadi saudara."


Ujar Nikita berusaha menenangkan Sylvia.


"Tapi Nik...Ini salah Sylvia.Andai saja hari ini Sylvia ada di rumah.Sylvi yakin papi akan bisa tertolong."


"Ini salah Sylvia Nik..."


Jerit Sylvia di tengah isak tangis nya.


"Kamu ngak salah Syl...Ingat ini sudah takdir Tuhan."


"Kita hamba nya hanya bisa berdoa .Apa yang menjadi keinginan kita ,belum tentu akan terjadi pada diri kita."


"Kita yang meminta tapi Tuhan yang lebih berkuasa.Tuhan yang lebih tau mana yang baik dan mana yang buruk.Kamu harus percaya itu Syl."

__ADS_1


Ujar Nikita sambil menangis.Jujur saja ia juga sangat sedih atas semua kejadian itu.Namun ia harus ber pura-pura tegar demi Sylvia.


"Syl...Maaf in aku yah,aku tadi sudah hubungi mama dan kak Nisya .Tapi mereka ngak angkat telepon ku."


"Aku hanya bisa kirim in mereka pesan atas kejadian ini.Mudah-mudah an mama dan kak Nisya baca pesan ku dan datang ke sini."


Ujar Nikita sambil menundukkan kepala dengan rasa bersalah yang begitu besar.


"Ngak apa-apa Nik.Kamu ngak perlu minta maaf."


Jawab Sylvia.Sylvia sudah tidak terkejut lagi mendengar ucapan Nikita.Dia sedari tadi sudah menduga itu.


Namun ia tak boleh membenci mama tirinya.Karena biar bagaimana pun Mama Putri lah yang merawat nya dari umur 10 hingga saat ini.


Jadi Sylvia masih banyak berutang budi pada mama Putri walau terkadang mama Putri memperlakukan nya dengan tidak baik.


Disaat mereka sedang larut dalam isak tangi,tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu.


Nikita dan Sylvia langsung menoleh ke arah pintu.Mereka sangat berharap kalau yang datang itu adalah mama Putri.


Namun rasa kecewa itu muncul lagi saat yang datang itu adalah....


***Bersambung


***Selalu dukung author dengan cara like,coment,vote,dan rate yah teman-teman


Dan jangan lupa klik tombol favorit agar di saat author update episode terbaru,teman-teman tidak akan ketinggalan.


1 lagi jangan lupa mampir dan kunjungi karya author yang berjudul PELUK CIUM TERAKHIR MAMA.Tinggalkan jejak dan tunggu feedback dari author.


Terima kasih.


I love you 😘😘***

__ADS_1


__ADS_2