Aku Gadis Penebus Utang

Aku Gadis Penebus Utang
Episode 50


__ADS_3

Indro langsung mengantar kan Indra pulang ke rumah.Karena pada saat ini kondisi Indra sangat lemah.Indro takut penyakit jantung nya kumat lagi.Selama dalam perjalanan Indra tidak berbicara sepatah kata pun.Ia hanya terdiam dan membisu memikirkan kehidupan nya ke depan.Karena aset tersbesar nya itu berasal dari perusahaan yang kini telah berubah menjadi abu.


Uang nya di brankas pun sudah berkurang sebesar 50 miliar.Untuk membayar uang pesangon dan juga uang jaminan kematian para karyawan nya tidak mampu tertutupi lagi oleh uang yang ada di brankas.Dia harus terpaksa menjual aset kekayaan nya yang lain seperti Rumah Sakit atau hotel .


"Cobaan datang bertubi-tubi kepada ku."


"Baru saja aku harus kehilangan uang sebesar 500 untuk menebus anak ku.Kini aku juga harus rela kehilangan pundi-pundi kekayaan ku yang lain."


"Kenapa harus terjadi seperti ini Tuhan."


"Apa salah ku,hingga kau hukum aku dengan cobaan seberat ini."


"Bagaimana kehidupan dan juga keluarga ku ke depan nya?"


Tangis Indra saat memikirkan semua yang terjadi kepada nya.Ibarat pepatah yang mengatakan sudah jatuh ,di timpa tangga lagi.Indra tak henti-henti nya merenungi kehidupan nya hingga ia tak sadar bahwa mobil yang ia naik i sudah sampai di halaman rumah nya.


"Kak..kita sudah sampai."


Ucap Indro sambil menggoyang-goyang kan tubuh Indra.


"Oh iya..baik .Kita bicara di dalam saja."


Ajak Indra kepada Indro.


Putri yang sudah melihat kehadiran suaminya ,pura-pura berlari dan memeluk suaminya itu.


"Mas..mas yang sabar yah."


"Putri tau ini sangat berat buat mas.Tapi Putri yakin mas orang nya kuat.Mas pasti bisa jalani ini semua demi Putri dan juga demi anak-anak."


"Hiks..hiks...hiks.."


Ujar Putri dengan air mata kepalsuan nya.


Indra terharu melihat sikap Putri yang seakan-akan sangat mendukung nya untuk semangat lagi.


"Iya ..Mas pasti bisa jalan i semua.Demi keluarga mas yang mas sayang i."

__ADS_1


"Makasih yah sudah nyemangat i mas."


Ucap Indra sambil mencium kening Putri.


Mereka bertiga pun langsung duduk di ruang tamu.Bi Inah yang melihat tuan besar nya sedang berada di ruang tamu langsung menyiapkan minuman hangat kepada majikan nya itu.Dan tak lupa ia juga menyuguhkan makanan ringan .


"Ini minuman dan camilan nya tuan,nyonya."


Ujar Bi Inah sambil membungkukkan badan nya.


"Baik ,Terima kasih yah bi."


Ucap Putri dengan senyum nya yang semanis madu itu.


"Indro tolong kamu jual RS dan Hotel itu yah."


"Karena saya harus membayar pesangon dan juga jaminan kematian para karyawan."


"Kalau bisa secepat nya sudah harus terjual ."


"Karena saat ini polisi sudah di lokasi kejadian untuk mencari jasad karyawan yang di duga menjadi korban kebakaran itu."


Indra pun meninggalkan ruang tamu sejenak .Dia naik ke atas untuk mengambil sertifikat tanah Rumah Sakit dan juga tanah Hotel.Setelah ia menemukan nya ia pun langsung turun dengan membawa berkas itu.


""Ini sertifikat nya Ndro."


Ujar Indra sambil menyerahkan berkas itu ke tangan Indro.


"Mas..kenapa harus di jual sih mas."


Putri terlihat keberatan.


"Mas terpaksa menjualnya Put.Uang di brankas tidak cukup membayar pesangon para karyawan.Karena mereka hampir setengah yang sudah lama mengabdi di perusahaan kita.Jadi pesangon nya itu tergantung lama nya kerja di perusahaan."


Indra mencoba menjelaskan kepada Putri.


"Tapi kan mas bisa di bayar hanya setengah saja.Toh mereka juga tau kenapa mereka di PHK.Lagi pula ini kan bukan salah nya mas."

__ADS_1


Jawab Putri masih tidak bisa menerima.


"Putri..kita tidak boleh mengambil hak orang lain.Jika kita membayar pesangon mereka hanya setengah,itu berarti kita mengambil hak mereka."


Jawab Indra.


Karena merasa keputusan Indra tak bisa di ganggu gugat ,akhirnya Putri memilih diam dan mengangguk-angguk kan kepala pertanda ia setuju dengan keputusan Indra.Karena walaupun dia berdebat,yang nama nya Indra jika mengambil keputusan tidak akan ada yang bisa menentang nya walau itu istrinya sendiri.


"Tapi kok bisa sih mas perusahaan mas itu sampai terbakar."


Tanya Putri pura-pura tidak tau .


"Mas pun bingung Put..tapi kata orang sekitar ,tadi pagi tiba-tiba di dalam perusahaan ada letupan yang sangat keras.Mas berpikir penyebab itu mungkin karena arus pendek."


Ucap Indra dengan pendapat nya.


"Bagus berarti pekerjaan suami ku sangat teliti,hingga tak ada yang curiga."


Guman Putri dalam hati.


"Yang sabar yah mas,kami akan selalu mendukung mas"


"Kita jalani bersama-sama kehidupan ini."


Ucap Putri dengan senyum palsu nya.


"Makasih yah Putri.Mas bahagia sekali punya istri yang selalu mendukung aku."


Ucap Indra sambil memeluk tubuh istri nya itu.


**Bersambung


Selalu dukung author dengan cara like,coment,vote dan rate yah readers


Dan jangan lupa klik tombol favorit agar disaat author update episode yang terbaru,readers tercinta tidak akan ketinggalan .


Terima kasih Readers๐Ÿ˜Š

__ADS_1


I love You๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—


__ADS_2