
Sesampainya Indra dan keluarga nya ke rumah,ia langsung buru-buru naik ke dalam kamar nya.Ia segera menuju brankas dan mulai membuka nya.Ia pun mengambil uang sesuai dengan permintaan penculik itu .Setelah uang sebesar 500 miliar di ambil ,Indra dan Putri pun langsung memasukkan uang itu ke dalam koper.
"Mas...apa pelaku nya tidak keterlaluan minta uang tebusan sebanyak ini?"
Tanya Putri saat melihat tumpukan uang itu.
Indra pun berdiam sejenak sambil menatap wajah Putri dengan lekat.
"Putri sebesar apa pun biaya yang di minta penculik nya,pasti akan aku berikan.Walau pun aku harus kehilangan harta kekayaan ku .Aku bahkan rela kehilangan semuanya asal kan aku selalu bersama anak ku."
"Anak ku adalah harta yang paling berharga bagi ku."
Indra berbicara sambil menitikkan air mata.
"Betul dugaan ku kan,kalau Indra akan melakukan apapun untuk Sylvia.Berarti rencana ku akan berjalan dengan mulus."
Guman nya dalam hati.
Setelah semuanya selesai di lakukan ,Indra tak lupa menghubungi Indro untuk ikut serta mengantarkan uang tebusan itu.
Jam pun berlalu begitu cepat.Sedari tadi Indra sudah mondar mandir layak nya setrika an sambil sesekali melirik jam di tangan nya.Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 malam.Indro pun sudah tiba di tempat kediaman Indra sedari tadi.
Ketika jam sudah menunjukkan pukul 08.30.Mereka pun pamit kepada Putri dan juga anak-anak nya .Mereka langsung meluncurkan mobil nya ke lokasi tujuan.
**Di tempat penyekapan Sylvia.
Irwan dan kedua suruhan nya sudah sedari tadi sudah siap .Mereka sudah tak sabar ingin menerima uang dengan jumlah yang besar.
Setelah jam sudah menunjukkan pukul 08.50 ,Irwan dan kedua suruhan nya langsung bersembunyi di suatu tempat yang tidak terlihat oleh Indra nanti.
__ADS_1
***Indra dan Indro pun sudah sampai di hutan lokasi Sylvia di culik.Mereka pun turun dari mobil dan menepikan mobil di pintu hutan .Dan mereka mulai melangkahkan kaki ke dalam hutan menggunakan bantuan lampu senter.Namun mereka kewalahan mencari letak rumah kosong karena pada saat itu malam hari lokasi mereka pada saat sedang berada di tenga-tengah hutan.
"Kak..apa benar ini lokasi yang di maksud?"
Indro bertanya dengan wajah yang yang ketakutan.
"Di dalam pesan yang di kirim pelaku sih benar Ndro ini lokasi nya."
Indra mencoba menyakinkan sambil mengecek kembali isi pesan dari pelaku.
"Tapi dimana letak rumah kosong itu kak."
"Ini hutan belantara."
Ucap Indro sambil menunjuk sekeliling nya yang gelap gulita.
"Kita coba jalan saja,Mungkin rumah kosong itu masih berada di depan."
***Dari dalam rumah kosong ,Irwan dan suruhan nya melihat sebuah cahaya semakin mendekat i rumah kosong itu.
"Bos seperti mereka sudah dekat."
Ucap Suruhan pertama sambil menunjukkan arah sinar dari arah Indra .
"Iya kamu betul."
Jawab Irwan.Irwan pun langsung merogoh ponsel nya dan mulai mengetikkan pesan lagi ke nomor Indra.
Sementara langkah Indra tiba-tiba terhenti saat ponsel di saku nya berbunyi.Ia pun langsung mengambil ponsel itu dan membuka nya.
__ADS_1
"Ndro seperti penculik itu sudah melihat kita."
Indra berbicara sambil menunjukkan pesan yang dikirim oleh Irwan kepada nya.Yang mana pesan itu berisi "AKU SUDAH MELIHAT KEDATANGAN MU,SEKARANG MAJU LAH TERUS KAMU AKAN MENEMUKAN SEBUAH RUMAH.DAN ITU LAH RUMAH TEMPAT ANAK MU SEKARANG.JIKA KAMU SUDAH SAMPAI LETAKKAN UANG ITU TEPAT DI MEJA YANG BERADA TIDAK JAUH DARI LOKASI ANAK MU.
Indra dan Indro pun semakin mempercepat langkah nya .Betul juga,tidak jauh dari lokasi mereka saat ini,terlihat sepencar cahaya dari sebuah bangunan tua.
"Ndro kamu lihat,mungkin itu rumah nya."
Indra menunjukkan ke arah bangunan yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri saat ini.
"Iya kak..kita harus buru-buru menjemput Sylvia.Saya juga sangat takut berada di tengah-tengah hutan malam-malam begini."
Indro pun ikut mempercepat langkah nya.
Setelah mereka tiba di depan bangunan itu,mereka langsung masuk dan mencari ruangan tempat anak nya di sekap.Mereka pun tak lupa memanggil nama Sylvia untuk membantu pemcarian mereka.
"Sylvia...kamu dimana sayang."
"Ini papi datang menjemput kamu nak."
"Kamu dimana sayang."
Teriak Indra sambil menitikkan air mata.Hati nya begitu perih melihat kejadian yang menimpa Putri nya itu.
**Bersambung
***Selalu dukung author dengan cara like,coment dan vote yah readers😊
Terima kasih
__ADS_1
I love you readers😊😊
**fb_Vhera Putri Bungsu***