Aku Gadis Penebus Utang

Aku Gadis Penebus Utang
Episode 22#Berkunjung ke Rumah Putri


__ADS_3

Pembayaran sudah selesai.Indra dan Putri langsung turun ke lantai 1 dengan menggunakan eskalator.Dan mereka langsung keluar dari butik mewah itu.


Di luar butik itu terlihat Indro yang sedang duduk di sebuah meja sambil membaca koran.Indra dan Putri langsung menghampiri nya.


"Ndro yuk jalan ,,fitting baju nya sudah selesai"


Ucap Indra


"Ok bos"


Jawab Indro sambil meletakkan koran yang tadi dia baca dan langsung berdiri.


"Sekarang kita kemana lagi bos"


Ucap Indro sambil berjalan beriringan dengan mereka.


"Kita makan atau ngopi dulu saja .Ini sudah sore juga kita ngak usah balik ke kantor lagi.Saya sudah lelah"


Jawab Indra.


Mereka pun akhirnya masuk ke mobil dan mulai bergerak meninggalkan butik mewah untuk memecah jalanan ibu kota .Mereka bergerak menuju sebuah tempat nongkrong yang tidak jauh dari lokasi mereka saat ini.


Tidak memakan waktu lama ,mereka sudah tiba di tujuan.Indro langsung mencari tempat parkiran .Setelah semuanya selesai mereka bertiga duduk dalam 1 meja.Indro gabung karena sore ini tidak akan masalah pribadi yang akan mereka berdua bahas.


Mereka bertiga langsung memesan coffee latte dan snack berupa chicken wing,french fries dan makanan ringan lainnya.Setelah makanan dan minuman mereka tiba ,mereka mulai ngemil dan ngopi dan di barengi oleh senda gurau.


Hampir 60 menit juga mereka menghabiskan waktu di cafe itu.Kini jam sudah menunjukkan pukul 05.30.


"Udah mau magrib nih...cabut yuk"


Ucap Indra kepada Indro dan Putri.


Indro dan Putri hanya mengganggukan kepala nya dengan isyarat setuju .Mereka langsung menuju mobil .Di dalam mobil Indra mulai membuka perbincangan.


"Put...kamu di antar ke rumah mu saja yah"


"Hitung-hitung kita juga kan mau kenal rumah mu dimana".


Ucap Indra.


Putri kaget saat dengar Indra mau ke rumah nya.Dia takut nanti Indra ketemu sama Irwan.Kalau sampai mereka bertemu bisa hancur rencana mereka.


Putri langsung melirik jam tangan nya.


"Udah Jam 05.30"


"Itu berarti sebentar lagi suami ku akan pulang"


Guman Putri dalam hati.Indra bingung melihat Putri yang kelihatan sedang memikirkan sesuatu.


"Put...kamu ngak apa-apa"


Ucap Indra mengagetkan Putri dalam lamunannya.

__ADS_1


"Oh ya...Putri ngak apa-apa mas"


"Cuman tadi Putri mikir rumah Putri kan kecil mas,jalan ke rumah Putri juga sempit"


"Apa mas ngak apa-apa"???


Jawab Putri pura-pura bohong dengan akting muka sedih.


Indra yang mendengar jawaban Putri langsung terkekeh-kekeh sampai membuat Putri menunduk malu.Karena Putri menganggap Indra akan menghina nya.


"Oalah Put...Put..."


"Itu toh yang kamu pikirkan sampai melamun panjang tadi"


"Saya mah ngak pernah mempersoalkan status sosial Put.Semua itu derajat nya di hadapan yang Kuasa sama.Mau kaya mau miskin,mau tinggi mau rendah itu sama tidak ada beda nya ."


Jawab Indra masih sambil terkekeh.


"Wanita ini kelihatan begitu lugu dan polos"


"Berarti istri ku tidak salah memilihkan nya untuk ku".


Guman Indra dalam hati sambil menatap Putri yang masih menundukkan wajah nya.Sementara Putri ia tertawa dalam hati nya.


"Indra...Indra ternyata segampang ini aku bisa meluluhkan hati mu"


"Masih beberapa kali kita berjumpa kamu sudah bisa tertawa lepas di hadapan ku"


"Tertawa lah Indra saat ini,karena setelah aku masuk dalam keluarga mu .Ku pastikan tawa mu itu akan perlahan-lahan hilang dan akan ku ubah menjadi tangisan yang begitu memilukan ".


Guman Putri dalam hati.


"Kamu mau menghubungi siapa"???.


Tanya Indra


"Oh ini mas saya mau menghubungi anak saya biar tetap di rumah ,takutnya nanti dia main-main entah kemana.Padahal kita mau mampir ke rumah Putri"


Jawab Putri dengan akting skill dewa nya.


Indra hanya menganggukkan kepala nya saat mendengar penjelasan Putri.


Sementara Putri langsung mencari kontak Suamiku dan Dia mengirimkan pesan untuk suaminya.


"Pa...ini mama sama Indra mau mampir ke rumah.Jadi papa jangan balik ke rumah dulu.Nanti mama kabar i lagi kalau Indra sudah pulang.Dan jangan lupa tanya kan soal surat cerai itu. Bye...e...e...e papa.Love you.


mmuuaaacchhh"


Putri langsung menekan enter yang berfungsi untuk mengirimkan pesan Putri kepada suaminya.


Setelah beberapa lama mereka memecah jalanan besar ,mereka saat ini mulai masuk ke jalanan yang lumayan sempit.Mereka menempuh jalanan sempit ini kurang lebih dari 10 menit.


10 menit berlalu,Putri memberi aba-aba untuk berhenti kepada Indro tepat di depan rumah yang tidak begitu besar dengan cat berwarna biru langit.

__ADS_1


"Kita sudah sampai mas".


Ucap Putri sambil menunjukkan rumah bercat warna biru langit kepada Indra.Mereka pun langsung turun dari mobil dan duduk di kursi kayu yang ada di teras rumah Putri.Anak-anak Putri yang sedang bermain di ruang tengah langsung berlari menuju teras rumah saat mendengarkan ada suara mobil berhenti di depan rumah mereka.


"Sayang ...Salim om nya".


Ucap Putri kepada ketiga anak-anaknya sambil mengedipkan sebelah mata ke arah Nisya.


Nisya mengerti arti kedipan mata dari mama nya.Mungkin ini yang sering di ceritakan mama .


"Pikir ketiga anak Putri"


Mereka bertiga langsung menyalim Indra dan Indro.


"Nisya om"


"Niko om"


"Nikita om"


"Cantik dan tampan anak kamu yah Put".


Ucap Indra kepada Putri.


Putri mendengar pujian itu hanya bisa tersenyum malu.


Namun pandangan Indra menuju Nikita .Yang menurut Indra Nikita berbeda dari saudara-saudara nya.Nikita terlihat lebih kalem .


"Kamu kelas berapa sayang "


Ucap Indra kepada Nikita.


"Nikita kelas 4 om"


Ucap Nikita sambil tersenyum


"Berarti sama donk sama anak om.Anak om juga kelas 4 sd".


"Sama cantiknya dengan kamu".


Ucap Indra sambil mencubit dagu Nikita.


Setelah beberapa lama berbasa-basi Indra dan Indro pun hendak pamit pulang.


"Put...kami pamit pulang yah.Oh yah lupa mulai sekarang kami sudah bisa beres i barang-barang kamu dan anak-anak.Dua hari lagi biar Indro yang akan jemput kalian kesini".


Ucap Indra.


Bagai mendapat kan tumpukan emas .Hati Putri kini sedang dilanda kebahagiaan.Kenapa tidak??


Dia akan meninggalkan hidup nya yang sangat pas-pas an ini.Dia sebentar lagi akan menjadi seorang nyonya besar .Nyonya besar no 1 di kota ini.


"Baik mas".

__ADS_1


Jawab Putri sambil tersenyum.


Setelah berpamitan Indro dan Indra pun meninggalkan rumah kontrakan Putri.Mereka mulai menelusuri jalanan sempit .Setelah 10 menit akhirnya mereka bisa bernafas lega karena posisi mereka kini sudah berada di jalan besar.Indro kini sudah agak santai dalam menyetir di bandingkan saat tadi menyetir di jalanan sempit itu.


__ADS_2