Aku Gadis Penebus Utang

Aku Gadis Penebus Utang
Episode 38#Surat Pengantar Pindah Sekolah


__ADS_3

"Terima kasih yah Sylvia ,kamu dan Papa Indra sudah sangat baik kepada kami."


Ucap Nikita masih sambil memeluk Sylvia.


"Ia Nikita ,kita kan keluarga ,jadi sudah seharusnya kita bahagia bersama."


Jawab Sylvia lagi.


Disaat mereka sedang asik berbincang-bincang,terdengar bunyi bel di pintu utama.


Bi Inah langsung meninggalkan pekerjaan nya sejenak dan langsung berlari ke arah pintu untuk membukakan pintu.Saat ia melihat siapa yang datang ,ia langsung menyapa nya.


"Selamat malam tuan."


Sapa Bi Inah kepada tamu yang tidak lain adalah Indro.


"Malam Bi,Kak Indra nya ada?"


Tanya Indro lagi.


"Ada tuan ,tuan besar,nyonya besar beserta tuan muda dan nona muda sedang berkumpul di ruang tamu.Silahkan masuk tuan."


Jawab Bi Inah sambil mempersiapkan Indro masuk.Indro memang sudah cukup dikenal di keluarga Indra.Karena Indro sudah sangat lama mengikuti Indra dan bekerja sebagai asisten nya.Jadi jika Indro datang bertamu,Tanpa bertanya kepada tuan besar nya,Indro sudah langsung di sambut layak nya seperti menyambut majikan nya.


Indro pun langsung masuk ke dalam rumah dan berkumpul bersama keluarga Indra.


"Malam ka,malam kakak ipar."


"Malam keponakan om yang ganteng dan cantik."


Sapa Indro kepada seluruh keluarga itu.


"Malam Indro."


jawab Putri dan Indra hampir bersamaan.


Sylvia langsung beranjak dari tempat duduk nya dan langsung menyalim Om Indro.


"Malam om."


Ucap Sylvia sambil mencium punggung tangan Indro.Nikita pun mengikuti Sylvia ,dia berdiri dari tempat duduk nya dan ikut menyalim Indro.


Beda hal nya dengan Niko dan Nisya.Mereka seakan-akan acuh tak acuh kepada Indro.Mereka enggan berdiri dari tempat duduk nya.


"Nisya,Niko salim om nya."


"Ini om Indro ,Papa sudah anggap seperti saudara."


Ucap Indra menjelaskan.


Dengan berat hati Nisya dan Niko beranjak dari tempat duduk nya.


"Malam om"

__ADS_1


Ucap Nisya dan Niko bergantian sambil mencium punggung tangan Indro.


Setelah selesai menyalim Indro ,Nisya dan Niko langsung menghempaskan tubuh nya dan duduk di sofa itu.


"Maafkan anak-anak saya Ndro,Mungkin karena belum sering bertemu dengan mu.Jadi belum terbiasa."


Ucap Indra kepada Indro.


"Ngak apa-apa kak,ngak usah dipikiri.Nama nya juga anak-anak."


Jawab Indro.


Mereka semua pun akhirnya duduk kembali di tempat duduk nya masing-masing nya.Indro langsung menyerahkan beberapa lembar surat kepada Indra.


"Kak ini surat pengantar nya."


"Besok mereka sudah bisa pindah sekolah ,tapi harus membawa surat pengantar ini."


Ucap Indro sambil menyerahkan beberapa lembar kertas.


"Terima kasih Indro.Kamu sungguh banyak membantu saya."


Ucap Indra sambil menerima surat pengantar itu.Indra membaca sekilas surat pengantar itu yang bertuliskan nama Nisya ,Niko dan juga Nikita.Indra tersenyum puas melihat kinerja Indro selama ini.Tak salah jika ia telah memberi kepercayaan penuh kepada Indro.


"Sama-sama kak,saya langsung pamit pulang yah kak ,soalnya sudah malam.Saya juga sudah rindu dengan keluarga."


Ucap Indro sambil tersenyum.


"Ngak makan malam dulu Ndro."


Jawab Indra.


"Ngak usah kak,kebetulan istri saya sudah memasak di rumah."


Jawab Indro lagi.


"Baiklah kamu hati-hati di jalan."


"Salam buat istri dan anak-anak mu."


"Lain kali kamu bawa mereka main-main kesini."


"Dan untuk beberapa hari ini,perusahaan saya serahkan dulu untuk kami yah Ndro.Karena besok saya dan istri saya masih harus mengnatarkan anak-anak saya ke sekolah yang baru."


Ucap Indra lagi.


"Baik kak,nanti saya atur waktu nya."


"Dan Saya juga akan mengurus perusahaan sebaik mungkin."


Jawab Indro sambil pamit an dan beranjak meninggalkan rumah Indra.


Sepeninggalan Indro ,Indra dan keluarga nya kembali berbincang-bincang.Hingga jam menunjukkan pukul 21.00.

__ADS_1


"Sudah malam,kita istirahat saja.Nisya ,Niko ,Nikita kalian harus mempersiapkan diri untuk pindah sekolah yah.Besok papa dan mama akan mengantarkan kalian ke sekolah baru."


Ucap Indra sambil mengakhiri perbincangan malam ini.Mereka pun salimg pamit dan langsung bergegas menuju kamar masing-masing untuk istirahat.


***


Malam begitu cepat berlalu.Kini pagi sudah menyongsong,matahari sudah terbit dari ufuk timur.Itu pertamda bahwa segala aktivitas akan segera di mulai.Begitu juga lah yang terjadi di rumah mewah itu.Indra dan Putri sudah sejak tadi mempersiapkan diri.Hari ini Indra dan Putri akan mengantarkan anak-anak nya ke sekolah yang baru.


Setelah selesai merapikan diri ,Indra dan istrinya pun turun ke lantai 1.Di sana seperti biasa anak-anak nya sudah menunggu nya.Takut terlambat,keluarga itu pun langsung menyantap sarapan pagi yang masih hangat.


Tidak berselang waktu,mereka sudah selesai sarapan.Mereka langsung bergegas menuju halaman.Hari ini Indra yang menyetir mobil sendiri.Mereka masuk ke dalam mobil yang sama.


"Gimana anak-anak sudah siap belajar di sekolah yang baru."


Tanya Indra di tengah-tengah sibuk nya menyetir.


"Sudah dong pa,"


Ucap mereka bersamaan.


"Pasti disana semua dari keluarga kaya.Sama seperti kita,"


Ucap Nisya dengan sombong nya.


"Nisya ngak boleh bicara seperti itu .Kaya miskin itu sama di hadapan yang Kuasa.Kalau kita memiliki rezeki lebih ,kita ngak boleh menyombongkan diri."


Ucap Indra menasehati anak nya.


Setelah beberapa lama mobil yang mereka naiki meluncur memecah jalanan ibu kota,Akhirnya mereka tiba di sebuah gedung yang begitu besar dan mewah .Bangunan itu tak lain adalah sekolah Sylvi dan kelak akan menjadi sekolah Nisya dan adik-adik nya.


Indra langsung memasukkan mobil nya ke pekarangan itu dan memarkirkan nya di sebuah parkiran VVIP .Parkiran ini khusus untuk kendaraan-kendaraan orang-orang besar seperti Indra.Dan parkiran ini dijaga ketat oleh security .


Setelah memarkirkan mobil nya,Indra langsung turun dari mobil di ikuti oleh anak dan istrinya.


"Papi ,mama Sylvi pamit ke ruangan yah pi."


Ucap Sylvi sambil menyalim papi dan mama nya."


"Iya sayang,belajar yang pintar yah sayang."


Jawab Indra sambil mencium pipi Sylvi dan hanya di balas senyuman oleh Putri.


"Sampai jumpa nanti Nikita."


Ucap Sylvi kepada Nikita dan di balas oleh pelukan persahabatan dari Nikita.


Sepeninggalan Sylvi,Indra langsung bergegas menuju kantor kepala sekolah di ikuti oleh anak dan istrinya.


*Bersambung


Terus dukung author dengan cara like ,coment dan vote yang readers.


***Terima kasih readers 😊😊

__ADS_1


I love youπŸ˜—πŸ˜—


fb_Vhera Putri Bungsu***


__ADS_2