Aku Gadis Penebus Utang

Aku Gadis Penebus Utang
Episode 42 #Penculikan part 1


__ADS_3

Setelah beberapa saat kemudian,Putri pun akhirnya sampai di depan gedung sekolah anak-anak nya.Dia segera memarkirkan mobil silver mewah nya di parkiran VVIP.


Mobil nya sudah terparkir dengan baik saat jam masih menunjukkan pukul 12.50.Berarti anak-anak nya baru keluar dari ruangan nya 10 menit lagi.


Putri pun menggunakan waktu yang singkat itu untuk menghubungi Irwan.Setelah mencari kontak Irwan ,Putri langsung menekan tombol hijau .


Irwan:Hallo ma..


Putri:Iya hallo pa,papa udah dimana,mama sudah di parkiran ni,sebentar lagi anak-anak bakal keluar.


Irwan:Sudah tenang saja ma,papa juga sudah siap ini.Kami berada di lokasi yang tidak jauh dari sekolah .


Putri:Ok ,jangan sampai salah sasaran yah pa.


Irwan:Siap ma..


Setelah panggilan terputus,dari kejauhan anak-anak Putri sudah datang satu persatu dan langsung masuk ke dalam mobil.Setelah ke empat anak nya sudah berada di dalam mobil,Putri mulai meluncurkan mobil silver mewah nya keluar dari pekarangan sekolah.


Namun di saat mobil sudah berada di luar gedung sekolah ,Tiba-tiba Putri pura-pura batuk.


"Uhuk...uhuk...uhuk"


Sylvia yang duduk di samping mama nya langsung khawatir terhadap kondisi mama nya.


"Mama,mama ngak apa-apa kan?"


Tanya Sylvia sambil menggenggam erat tangan mama nya.


"Mama ngak apa-apa sayang.Mama cuma kehausan saja,tadi mama buru-buru berangkat jemput kalian.Sampai-sampai mama ngak sempat minum"


Jawab Putri memberi alasan yang masuk akal kepada Sylvia.


"Ya sudah ,gimana kalau Sylvia belikan minum sama mama,"


Ucap Sylvia memberi tawaran kepada mama nya.


"Memang ngak apa-apa yah nak,Apa mama ngak ngerepotin kamu ?"


Ujar Putri dengan wajah pura-pura sedih.Seketika Sylvia meraih tangan Putri ,dan menggenggam nya dengan erat.

__ADS_1


"Mama ,kenapa mama bilang gitu.Mama sama sekali ngak ngerepotin Sylvia.Sylvia senang malah kalau bisa bantui mama."


Jawab Sylvia masih tetap memandang lekat wajah mama nya.


"Gimana kalau Nikita bantu Sylvi ma buat beli minuman sama mama."


Nikita menimpali perbicaraan mereka dari belakang.


"Ngak usah sayang ,Sylvi bisa sendiri kan.Nanti kalau kamu ikut malah ngerepotin Sylvi lagi"


Putri menatap Sylvia seakan-minta persetujuan atas omongan Putri yang baru dia lontarkan.


"Ia Nikita biar Sylvia sendiri saja."


"Ya sudah kamu hati-hati yah Sylvi"


Ujar Nikita yang seolah-olah mengkhawatirkan saudara tiri nya.Sylvi pun hanya mengacungkan tanda jempol nya ke arah Nikita sambil tersenyum.


Putri pun akhirnya memberi uang kepada Sylvia.Setelah menerima uang itu ,Sylvia langsung keluar dari mobil dan kemudian dia menyebrang ,karena kios penjual minuman ada di seberang jalan.


Putri di dalam mobil langsung mengirim pesan kepada suaminya yang berisi "Mangsa sudah bergerak"


Tut..tut..tut...


Ponsel Irwan berdering.Ia langsung segera merogoh kantong nya dan melihat pesan yang masuk ke hp nya.


"Bro mangsa kita sudah bergerak."


"Kalian harus bersiap-siap"


"Ingat jangan sampai salah orang"


"Ini dia orang nya"


Ujar Irwan memastikan suruhan nya agar rencana nya berjalan dengan lancar.Ia juga tak lupa memperlihatkan foto mangsa nya kepada suruhan nya.


"Ok..aman itu Bos"


"Upah besar,hasil pasti aman"

__ADS_1


Ucap Suruhan 1 sambil tertawa.


"Soal bayaran itu beres,yang penting sekarang laksanakan dulu kewajiban baru menuntut hak."


Tegas Irwan lagi .


Tak berapa lama mereka menunggu,dari kejauhan terlihat seorang gadis kecil dengan masih menggunakan seragam sekolah.Gadis itu imut dan cantik.


"Bos..bos..bos"


"Itu mangsa kita"


Suruhan kedua berkata sambil menunjuk ke arah gadis kecil yang berjalan ke arah mereka.


Karena masih merasa ragu,Irwan kembali mencocokkan gadis kecil yang berjalan ke arah nya dengan foto gadis kecil yang di kirim oleh Putri.


"Iya..iya itu mangsa kita"


Ucap Irwan dengan yakin.


"Baik lakukan sekarang.Ingat jangan sampai gagal.Kalau sampai gagal ,kamu berdua tak akan pernah dapat uang sepeser pun".


Gertak Irwan kepada kedua suruhan nya itu.Kedua suruhan nya itu pun menganggukkan kepala pertanda setuju.Mereka pun mulai melihat kondisi di sekeliling nya.Setelah di rasa aman Mereka berdua langsung buru-buru keluar dan lari ke arah gadis kecil yang akan jadi mangsa nya itu.


Setelah tepat berada di depan mangsa,Suruhan Irwan 1 langsung membekap mulut Sylvi sehingga Sylvia tidak punya waktu untuk berteriak minta tolong .Mereka langsung menggendong Sylvi menuju mobil.Sementara Suruhan kedua mengawasi orang-orang di sekeliling nya.


Karena Sylvia sulit bernafas karena mulut nya kena bekap,sebelum sampai ke mobil Sylvia sudah pingsan duluan.Suruhan 1 langsung membaringkan tubuh Sylvi yang kini tidak berdaya itu di dalam mobil.


**Bersambung


***Selalu dukung author dengan cara like,coment dan vote yah readers


Terima kasih๐Ÿ˜Š


I love you readers


Fb_Vhera Putri Bungsu


Bagi seluruh umat muslim di dunia ini,auyhor mengucapkan selamat hari raya idul fitri.Minal aidzin walfaidzin ,mohon maaf lahir dan batin***.

__ADS_1


__ADS_2