Aku Memilihmu

Aku Memilihmu
32 - Ternyata Bos nya


__ADS_3

"Dasar Gadis jutex." Lanjut Kevin berbicara sendiri sembari menatap punggung Wanita yang kini sudah menjadi kekasih nya sedang berjalan keluar dari gedung kantor nya.


Emely terus berjalan tanpa menoleh lagi ke belakang,saat ia sampai di pintu keluar,Satpan yang berjaga itu menghampiri Emely.


"Sudah selesai Mba Emely?" Tanya Satpam dengan ramah.


"Iya sudah pak." Saut Emely tersenyum,sembari ekor mata nya melirik ke arah lift yang tergapai pandangan nya.


"Oh iya Pak,jadi siapa bos perusahaan ini?" Tanya Emely yang masih penasaran,Emely juga ingin memastikan kalau Bobi memang atasan di kantor ini.


"Saya Pikir Mba Emely sudah tahu,soal nya saya lihat Mba Emely ngobrol sama bos kami." Kata Pak Satpam.


"Dimana Pak?" Tanya Emely heran.


"Tadi barusan pas keluar dari lift,Pak Kevin lah atasan kami."Jelas Pak Satpam.


"Apa..."


"Iya Mba,yang mbak Emely antar bunga nya itu afalah Pak Bobi sahabat pak Kevin dan juga Sekertaris nya." Lanjut lagi.Sementara Emely tampak melamun,ia tak menyangka Kevin yang masih bisa dibilang muda sudah memimpin perusahaan sebesar ini.


"Ternyata dia Bos nya dan Pak Bobi sahabat nya,pantesan Pak Bobi berani banget jawab Kevin."Gumam Emely.


"Mba,Mba Emely kok diam?"


"Eh,I-iya pak,saya baru kepikiran masih banyak pesanan yang harus saya antar,saya permisi dulu ya pak."Saut Emely beralasan.


"Iya mba,hati - hati di jalan." jawab Satpam nya.Emely memgangguk kan kepala sekali dan berjalan ke arah parkiran.


Sore harinya.


Saat Emely pulang bekerja,tampak mobil Pak Herlan yang di supiri Paman Joel sudah menunggu dari tadi,untuk menjemput Emely dan Chelsea pulang.


"Emely,kau akhir - akhir ini sering datang dan pulanh dengan mobil itu,memang nya itu mobil siapa?" Tanya Bos Emely yang berdiri di samping Emely,sembari menunggu Karyawan lain menutup pintu.

__ADS_1


"Punya Papa ku kak Ken." Saut Emely.


"Apa?,Kau sedang tidak lagi bercandakan?" Tanya Bos Emely merasa heran.


"Tidak kak Ken." Balas Emely lagi sembari tersenyum tipis.


Saat Emely sedang berbincang dengan Bos nya,sembari menunggu yanh lain akan menutup pintu,tiba - tiba sebuah mobil berhenti di depan toko bunga itu dan turun lah Kevin.


Kak Ken segera menghampiri Kevin.


" Pak Kevin anda datang,tapi kami sudah mau tutup." Sapa Kak Ken.


"Tidak apa - apa,saya datang bukan untuk memesan bunga,tapi mau menjemput pulang pacarku." Jawab Kevin dan membuat Emely tertunduk.Sementara Chelsea yang ikut mendengar tampak tersenyum kecil menahan tawa.


"Siapa yang anda Maksud Pak,saya tidak mengerti." ucap kak Ken yang tidak memgerti maksud Kevin.


"Siapa yang dimaksud pak Kevin,masa orang sekaya itu,pacaran nya karyawan disini." Gumam Kak Ken yang tak habis pikir.


Endy yang baru selesai menutup pintu keluar,lansung mendekati Kak Ken yang sedang berbincang dengan Kevin.


Ken sekilas mendengar apa yang di ucap kan Kevin,wajah nya pun berubah menjadi kesal,mata nya menatap Emely sejenak dan lalu melihat Kevin.


"Kak Ken,ini kunci nya." Kata Endy mengulurkan sebuah kunci mya.


"Baiklah,kau boleh pulang." Saut Kak Ken.


"Emely aku pulanh dulu ya,Chelsea apa kau mau ikut?" Tanya Endy.


"Tidak Ken,aku sudah ada jemputan." Saut Chelsea sembari menunjuk ke arah Paman Joel yang sudah menunggu sembari bersandar di mobil.


"Baiklah,kalau gitu aku jalan dulu.Bye." Kata Endy sembari melambaikan tangan nya dan di balas Emely dan Chelsea.


"Oh jadi Emely pacar nya Pak Kevin,saya tidak menyangka anda berpacaran dengan emely,semoga kalian berjodoh dan acara Pernikahan kalian,jangan lupa untuk meminta kami saja yang mendekor." Kata Kak Ken sembari tersenyum. ( gaya kak Ken sangat lemah gemulai seperti wanita. )

__ADS_1


"Itu pasti,Segera akan terjadi." Saut Kevin sembari menatap Emely.


"Uhhhhh kalian sangat cucok." Balas Kak Ken tersenyum sembari mengedipkan sebelah mata.


Emely pun segera menarik tangan Kevin.


"Kak Ken,kami pulang dulu ya." Kata Emely dan menarik Kevin ke mobil nya di ikuti Chelsea.


"Kevin,kau pulang lah,aku akan pulang bersama Paman Joel." Kata Emely.


"Kau pulanh bersama ku." Jawab kevin.


"Iya Emely,Kevin sudah datang sampai ke sini,kau pulang lah bersama nya,aku akan bareng paman Joel." Kata Chelsea tersenyum,Emely pun tampak diam dan terlihat lemas membuang nafas nya.


"Tapi...."


"Sudah lah,ayo masuk." Kevin menarik tangan Emely dan memasukan nya ke dalam mobil.


"Hei apa yang kau lakukan." Ucap Emely pelan dengan wajah Kesal campur terkejut.


"Masuk dan duduk lah yang manis." Jawab Kevin.


Setelah menutup pintu mobil nya,Kevin berjalan ke arah pintu kemudi,tidak lupa ia pamitan pada Chelsea.


"Terimakasih Chelsea,kau sangat membantu." Kata Kevin.Emely hanya tersenyum menahan tawa dan mengeleng - gelengkan kepala nya,ia pun segera menuju ke mobil nya Pak Herlan,setelah Mobil Kevin berlalu dari hadapan nya.


"Ayo Paman." Ajak Chelsea.


"Siap Nona." saut Paman Joel.


Paman Joel pun tak lagi banyak bertanya karena sudah melihat Emely akan pulang dengan Kevin.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2