Aku Memilihmu

Aku Memilihmu
61 - Bersama


__ADS_3

Tiba - tiba dari pintu depan Pak Herlan kembali dari luar kota,setelah beberapa hari Dirumah sahabat nya. Pak Herlan masuk bersama Paman Joel.


"Papa." Panggil Emely dan memeluk Pak Herlan.


"Papa kenapa pulang pagi - pagi sekali,jam berapa mulai jalan?." Tanya Kevin.


"Iya,Papa jalan subuh makanya sampai nya sepagi ini." Jawab Pak Herlan.


"Hai Paman." Sapa Chelsea.


"Hai Chelsea." Saut Pak Herlan.


"Ayo Pa,kita sarapan." Ajak Emely.


Saat Pak Herlan akan duduk,pelayan datang dan memberi tahu kalau teman Chelsea datang.


"Itu pasti Endy." Kata Emely.


"Iya,aku pamit keluar dulu ya Paman." Kata Chelsea.


"Iya - iya Nak,hati - hati di jalan." Saut Pak Herlan.


"Kevin,bagaimana kantor kamu?." Tanya Pak Herlan.

__ADS_1


"Semua Baik Pa." Jawab Kevin.


"Lalu kapan kamu dan Emely akan pergi bulan madu?" Tanya Pak Herlan lagi.


"Minggu depan kami akan berangkat Pa." Jawab Kevin.


"Bagus lah,lebih cepat lebih baik,papa ingin kalian memberi Papa kabar bahagia,saat pulang nanti." Kata Pak Herlan yang berharap Emely segera memberi nya cucu.


Pak Herlan pun tersenyum karena Kevin dan Emely akan pergi berlibur,sementara Emely tampak diam dan tak mengatakan suatu apa pun.


Menjelang siang.


Emely baru saja mengobrol dengan Pak Herlan di ruang keluarga,Lalu kembali ke kamar nya untuk tidur siang karena merasa sangat lelah.


"Apa aku harus kembali keluar,aku rasa aku belum berani menghadapi nya lagi setelah kejadian tadi." Batin Emely.


Belum sempat ia membalikkan badan nya ,suara Kevin sudah mengurungkan niat nya untuk pergi.


"Mau berfikir kemana lagi, seharian mengobrol dengan Ayah mu,kau pasti lelah,tidur lah." kata Kevin.


Emely pun berjalan menuruti perkataan Kevin,Emely lalu membaringkan tubuh nya di samping tempat tidur Kevin,Emely tidur dengan posisi menghadap Kevin karena takut Kevin akan memeluk nya dari belakang seperti tadi malam.


Saat Emely memejam kan mata,ia merasakan Kevin memeluk tubuh nya dan membuat Emely kembali gugup dan membuka mata.

__ADS_1


"Tidur lah,aku tidak akan menganggu mu." Ucap Kevin sembari memeluk Emely.


"Bagaimana aku bis tidur kalau dia saja memeluk ku seperti ini." Gumam Emely.


Saat Emely melihat ke Kevin,ia melihat Kevin sudah memejam kan mata.


baru akan memejam kan mata,Mata Emely kembali terbuka dan membulat dengan sempurna,ia terkejut karena junior Kevin terasa kerja di perut nya. naluri laki - laki normal Kevin tak terkendali lagi.


"Astaga,apa jangan- jangan dia menginginkan nya." Gumam Emely.


Kevin membuka mata dan melihat Emely tampak terkejut dengan apa yang menempel pada tubuh nya.


Kevin lalu kembali mencium Emely dan Emely hanya diam,Kevin pun begitu agresif sementara Emely hanya diam saja dengan serangan Kevin,karena ia berfikir sudah seharus nya ia melayani suami nya sebagai seorang istri.


Meski pun di awal Emely terlihat tegang dan malu - malu,tapi Akhir nya Emely pun menikmati nya,karena Kevin memperlakukan nya dengan lembut.


Siang itu.


Mahkota Emely pun telah hilang karena Kevin.


Selesai Wikwik


Emely pun tertidur siang tanpa mengunakan sehelai benang pun dan hanya di tutup selimut,sembari di peluk Kevin dan tidur bersama setelah lelah.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2