Aku Memilihmu

Aku Memilihmu
84 - Meminta Maaf


__ADS_3

Tok


Tok


Tok


Suara ketukan pintu dan membuat Emely dan Kevin menoleh bersama.


Terlihat Sosok wanita yang sudah membuat Emely sakit hati memasuki ruangan tempat ia di rawat.


"Oliv,kau sedang apa disini?." Tanya Kevin terkejut.


"Maaf menganggu kalian,ada yang ingin aku bicarakan." ucap Oliv dan tiba - tiba seorang laki - laki lain dan asing masuk mengikuti Oliv masuk ke dalam.


"Apa Kabar Emely,aku Oliv dan ini pacar ku Jovi." Oliv memperkenalkan diri.


Emely yang mendengar sedikit terkejut mendengar Oliv yang ternyata sudah memiliki ke kasih. sementara Kevin merasa lega melihat Oliv yang datang ternyata dengan sang kekasih yang seorang Bule.


"Seperti yang kau lihat." Saut Emely dengan wajah datar.


"Emely,aku minta maaf sudah membuat kau merasakan sakit hati,karena kami bertemu diam2,Kevin adalah laki - laki yang bertanggung jawab dan penepat janji,mungkin itu sebab nya dia sulit memberi tahu ku kalau dia sudah menikah,begitu juga dengan aku Emely." Ucap Oliv.


"kami tidak memiliki hubungan spesial,kami sama - sama berbohong hanya karena janji konyol kami dulu,padahal kami sudah sama - sama tidak memiliki perasaan yang sama seperti dulu,aku minta maaf Emely,aku akan kembali ke luar negri untuk merencanakan pertunangan kami,aku tidak akan mencari dan menganggu Kevin lagi,aku berharap Kau dan Kevin bisa berbaikan,karena aku merasa bersalah,jika kalian sampai bertengkar apa lagi berpisah karena aku." Ucap Oliv,tapi Emely hanya diam saja dan tidak membalas apa pun.

__ADS_1


Oliv menatap Kevin yang terlihat mendengar perjelasan nya.


"Em,kalau begitu aku pergi dulu Emely,Kevin."Ucap Oliv membalikan badan nya.


"Terimakasih sudah datang menjelaskan pada ku,agar hubungan aku dan Kevin baik - baik saja." Ucap Emely.


Saat Oliv sudah akan membuka pintu bersama kekasihnya,Tiba - tiba suara Emely membuat nya terkejut dan menoleh perlahan dan tersenyum.


"Iya,semoga kau cepat sembuh Emely,aku jalan dulu ya." kata Oliv tersenyum senang dan Emely mengangguk dengan senyuman di wajah nya.


Kelegaan Menjadi Milik Oliv setelah Emely membalas perkataan nya dengan baik,begitu juga dengan Kevin.


Kevin menatap Emely saat Oliv dan kekasih nya keluar dari ruangan itu.


"Apa kau memaafkan ku juga?." Tanya Kevin. tapi ia tidak nyakin karena wajah Emely kembali dengan wajah cemberut nya.


"Baiklah." dengan cepat Kevin mengambil pisau dan buah di samping meja dengan semangat ia mengupayakan buah untuk Emely. saking semangat nya pisau sampai melukai tangan nya,Kevin segera menyedot jari nya yang terkena goresan pisau.


"kau tidak apa - apa?,Apa sakit?." Tanya Emely panik.


Kevin tersenyum melihat Emely yang khawatir dengan nya. "Terimakasih sudah menjadi wanita baik dan memaafkan ku." Ucap Kevin.


"Bukan berarti kau boleh mengulangi nya lagi." Ucap Emely.

__ADS_1


"Aku tidak akan melakukan hal yang sama lagi,aku akan berusaha membuat mu bahagia." Balas Kevin.


"Baik lah." balas Emely tersenyum.


Kevin memeluk istri nya itu dan Emely dengan senang hati membiarkan suami nya memeluk nya,karena tangan nya yang masih sakit membuat nya ia lebih banyak puasa mengerakan tangan nya.


Saat sedang berpelukan,Pak Broto dan istri nya serta Jesica masuk dan melihat kedua nya sedang berpelukan,ada kelegaan tersendiri di hati pak Broto dan istri nya,begitu Juga dengan Jesica.


"Syukur lah,kalau mereka sudah baikan." Gumam Jesica tersenyum.


Kevin segera melepaskan pelukan nya saat kedua orang tua nya datang.


"Emely,bagaimana keadaan mu?." Tanya Jesica.


"Sudah lebih baik Jes." Balas Emely.


Di pagi yang cerah ini,Saat semua keluarga berkumpul di ruangan itu,Emely merasa sangat bahagia dan senang bisa berkumpul kembali bersama keluarga dan sahabat nya tersayang. Rasa syukur yang teramat dalam bagi Emely,karena di berikan kesempatan untuk hidup dan bahkan ada kehidupan baru di dalam perut nya yang sangat ia harap kan kehadiran nya kedunia.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2