Aku Memilihmu

Aku Memilihmu
55 - Kesedihan Emely


__ADS_3

Setelah seminggu menikah seperti ada jarak antara Emely dan Kevin.


Kevin bersikap pada Emely tidak seperti suami terhadap istrinya,Kevin bersikap sangat dingin pada nya.


Emely merasa heran,karena Kevin menikahi nya,dan setelah seminggu berlalu Kevin juga tidak pernah menuntut hak nya sebagai seorang suami dalam hubungan Intim.


Emely mencoba untuk tidak mau ambil pusing,tapi semakin hari sikap Kevin juga Kiam berubah pada nya,Kevin tidak banyak bicara pada nya dan hanya bertanya dan menjawab Emely secukup nya.


Dipagi hari.


Emely baru selesai mandi dan sedang menyisir rambut nya.


sementara Kevin terlihat masih tidur.


"Emely." Panggil Kevin yang baru bangun.


"Iya." Jawab Emely yang sedang duduk di depan meja Rias.


"Papa dan Mama menyuruh kita kerumah. Bersiap lah nanti sore kita berangkat." Kata Kevin.


"Baiklah." Jawab Emely.


Kevin pun turun dari tempat tidur dan akan keluar dari kamar.


"Mau kemana?." Tanya Emely.


"Mau ke taman berjemur." Jawab Kevin sembari membuka pintu dan keluar.

__ADS_1


"Sebenarnya ada apa dengan Kevin,seperti ada yang ia sembunyikan. Apa dia menyesal menikah dengan ku?." Gumam Emely dan menghela nafas dengan berat.


Saat Emely sedang memikir kan sikap Kevin yang berubah pada diri nya,tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu.


Tok


Tok


Tok


Emely bergegas berdiri,sebelum membuka pintu ia mencoba mengatur nafas nya yang seperti tidak tenang.


"Chelsea,Ayo masuk." Ajak Emely.


Chelsea pun masuk dan duduk di sofa.


"Iya,apa Chel?,tumben mau tanya aja pake izin dulu."'Jawab Emely tersenyum sembari menatap sahabat ny itu.


"Apa kau dan Kevin baik - baik saja?,kenapa aku tidak pernah melihat kalian mengobrol."Tanya Chelsea.


"Aku dan dia baik - baik saja kok." Jawab Emely dan langsung memalingkan wajah nya.


"Emely,kenapa ku tidak menatap ku saat menjawab?,kau berbohong kan?." Tutur Chelsea penuh selidik.


"Aku berkata jujur Chel." Jawab Emely.


Chelsea lalu mendekati sahabat nya dan menyentuh dagu Emely dan mengangkat wajah gadis cantik itu.

__ADS_1


"kalau begitu, coba tatap aku sambil mengatakan kalau kau dan dia baik - baik saja." Kata Chelsea yang merasa sahabat nya sedang berbohong.


Kedua mata Emely berkaca - kaca dan saling bertatapan dengan sahabat nya.


"Aku dan dia memang baik - baik saja Chel,aku bahkan tidak tahu kenapa dia bersikap dingin terhadap ku. aku tak mengerti dia Chel,kalau dia tidak menyukai ku dan tidak bahagia dengan ku,kenapa dia menikahi aku." Kata Emely dan Air mata pun membasahi pipi nya.


"Chel, jangan beritahu Pada Papa soal ini,cukup kau saja yang tahu." Lanjut Emely sembari menyekat air mata nya.


Chelsea lalu memeluk sahabat nya itu dan mencoba menenang kan hati sahabat nya itu.


Chelsea tidak tahu harus bagaimana,Tapi yang terlukis di dalam hati nya adalah kekesalan pada Kevin karena sudah mengacuhkan Emely.


Sementara Emely tidak mengerti ada apa dengan hati nya,laki - laki yang dulu bahkan tidak ia harap kan dalam hari nya,tiba - tiba mampu membuat ia merasa sakit hati dan sedih ketika Seorang Kevin tiba - tiba bersikap dingin pada nya,apalagi setelah mereka sudah berstatus sebagai suami istri.


.


.


.


.


.


**Bersambung


Jangan lupa Like dan Vote nya ya,terimakasih**.

__ADS_1


__ADS_2