
Melihat Kevin keluar dari ruangan itu,Senyuman jahat dan kepuasan terlihat di wajah Paman Joel. segera ia beranjak berdiri dan menuju ke kamar Emely.
"Sudah waktu nya anda pergi Nona Emely." Gumam Paman Joel.
Paman Joel masuk ke dalam kamar Emely dengan sebuah suntikan yang mematikan,yang akan ia suntikkan pada Emely.
Semakin dekat langkah Paman Joel pada Emely yang terbaring di tempat tidur,tiba - tiba saja polisi masuk dan menyergap pak Joel.
"Angkat tangan." Ucap Polisi,Paman Joel yang terpojokan dan tertangkap basah akan melakukan sesuatu pada Emely tidak bisa berbuat apa - apa. Paman Joel menoleh ke arah tempat tidur Emely,ternyata Itu bukan lah Emely melainkan Chelsea.
"Sial,aku di jebak." Gumam Paman Joel. sembari mengangkat tangan nya.
"Jatuhkan sesuatu yang berada di tangan mu." Ucap Polisi lagi dan segera Paman Joel melepaskan suntikan itu hingga jatuh ke lantai.
Polisi segera mendekati Sang supir itu dan memborgol nya,semua bukti di dapatkan oleh polisi melalui Cctv yang sengaja di pasang di kamar inap itu.
__ADS_1
Saat Tangan nya di borgol,Masuk lah Kevin dengan Pak Herlan dan juga Pak Broto.
Plak.
Pak Herlan melayangkan sebuah tamparan keras di wajah Paman Joel,merasa sangat kecewa bercampur benci ,Pak Herlan menatap Supir nya dengan rasa penuh kebencian.
"Saya tidak menyangka kamu akan melakukan ini pada putri ku,aku sudah baik dengan mu bahkan gaji mu sangat besar,bisa - bisa nya kau mempunyai niat untuk menguasai harta ku dan mencoba membunuh putri ku." Ucap Pak Herlan dengan tegas.
Paman Joel hanya tertunduk dan diam,ia tidak membalas apa pun perkataan pak Herlan pada nya,Entah lah bagaimana bentuk hati nya,ia mencoba membunuh Emely dan mempunyai ke inginan memiliki harta pak Herlan,tapi ia tak pernah punya rasa ingin mencelakakan pak Herlan,ia bahkan tidak pernah Membenci Pak Herlan selama ini,karena memang ia tahu Pak Herlan sudah baik pada nya dan juga keluarga nya.
Sementara Kevin hanya diam saja,ia bahkan tangan ingin melihat wajah supir yang bagi nya sangat Brengs*k itu.
Flashback.
Semua Rencana sudah Kevin dan Pak Herlan rencana bersama polisi untuk menjebak Pak Joel,dengan jebakan dan semua bukti,Paman Joel di nyakini tidak akan bisa mengelak dari semua tuduhan perencanaan pembunuhan terhadap Emely.
__ADS_1
Kevin sengaja berbicara di rumah tentang Emely agar di dengar oleh Paman Herlan,Kevin juga sadar saat ia menuju kerumah sakit,kalau mobil pak Herlan yang di kendarai Paman Joel mengikuti nya dari belakang ,hingga masuk ke dalam rumah sakit.
Sementara Pak Herlan yang berada di rumah,memantau pergerakan Paman Joel dan memberi tahu Kevin pergerakan nya dan Polisi sudah berjaga dari kemarin menunggu Kedatangan Paman Joel,yang sudah mereka nyakini akan datang dan mencoba membunuh Emely.
Emely sedang berada di kamar inap lain bersama Jesica dan ibu mertua nya sedang menonton Tv,Emely tidak tahu apa yang di lakukan ayah dan juga suami nya,karena tidak ingin menambah beban pikiran pada Emely,Kevin tidak memberi tahu dan hanya berbicara pada Ayah dan sahabat Emely.
Keesokan hari nya.
Emely pun sudah di perbolehkan pulang oleh dokter dan beristirahat dirumah saja.
"Akhir nya aku pulang setelah seminggu lebih di rumah sakit." Ucap Emely senang saat sampai di halaman rumah nya.
"Iya sayang,tapi ingat kata dokter,kau harus mendengar kata dokter untuk istirahat yang banyak di rumah." Jawab Kevin mengingat kan.
"Baiklah sayang,terimakasih sudah menjaga ku ya." Ucap Emely dan memeluk suami nya sebelum ia turun dari mobil.
__ADS_1
Emely dan Kevin pun turun dari mobil,perlahan Emely masuk ke dalam rumah,ia melihat sekitaran karena ia masih sangat trauma dan takut jika harus bertemu dengan Paman Joel.
Bersambung