Aku Memilihmu

Aku Memilihmu
39 - Melamar Emely


__ADS_3

Malam harinya.


Kevin sedang makan malam bersama Kedua orang tua nya dan juga adik ke sayangan nya.


"Pa,Ma."


"Iya Nak ada apa?" Jawab Bu Soraya.


"Pa,Ma,Aku ingin meminta Izin untuk Melamar Emely minggu depan." Kata Kevin dan membuat Pak Broto dan Bu Soraya saling bertatapan.


"Kakak benar akan menikahi Emely,kakak jangan main - main ya sama sahabat ku,aku tidak akan tinggal diam kalau Emely sampai di permainkan kakak." Ketus Jesica namun tidak mendapatkan jawaban dari Kevin.


"Apa kamu sudah nyakin nak?" Tanya Pak Broto.


"Iya Pa."


"Papa dan Mama si terserah kamu saja,Emely juga anak nya baik dan juga dia anak Pak Herlan." Jawab Bu Soraya.


"Pak Herlan sudah sangat baik sama keluarga Kita Kevin,dia sangat membantu perusahaan kita,kau tidak boleh menyakiti putri nya,apa lagi mereka baru bertemu setelah belasan tahun tidak bertemu." Kata Pak Broto menasehati Kevin.


"Iya Pa,aku mengerti." Jawab Kevin.


Kevin lalu memberi tahu,kapan akan melamar Emely,karena ia juga akan memberi tahu Pak Herlan dan juga Emely tentang keluarga nya yang akan datang.


Selesai makan malam,Jesica segera ke kamar nya untuk menghubungi Emely.


•••


Emely yang sedang duduk membaca buku di teras rumah sendirian,mendengar ponsel nya berbunyi.


"Emely."


"Iya Jes,ada apa kau menghubungi ku malam - malam."


"Emely,apa kau tahu,Kakak ku bilang dia ingin melamar mu minggu depan." Kata Jesica,Emely tampak terkejut karena Kevin ternyata sudah memberitahu Keluarga nya.


"Emely." Panggil Jesica dan membuyarkan lamunan Emely.


"I- iya Jes."

__ADS_1


"Apa kau mendengar kan ku?"


"Iya Jesica,aku sudah tahu."


"Apa?,Kau ternyata sudah tahu,bagaimana kau bisa tidak memberitahu ku?"


"Jelas saja aku tahu,Kevin pasti akan bertanya dulu pada ku soal lamaran itu.aku baru menjawab nya tadi Jes,makanya belum memberi tahu mu."


"Oh begitu,aku senang Emely,akhir nya kau akan menjadi kakak ipar ku,Aku janji tidak akam membiarkan Kevin menyakiti mu." Kata Jesica yang kegirangan.


"Iya jes,makasih ya Jes,Kau memang sahabat yang baik."


Emely dan Jesica pun saling bercengkraman di telefon malam itu,sementara Chelsea tampak sudah tertidur didalam kamar,karena merasa sangat lelah malam ini.


Seminggu pun berlalu.


Malam ini,Emely akan di lamar Kevin untuk menjadi istri nya.


Ia sudah memakai gaun yang di berikan Ayah nya,ia terlihat sangat cantik dengan balutan Dres putih,membuat nya terlihat sangat anggun.


Tok


Tok


Tok


Pak Herlan pun masuk setelah mendapatkan jawaban dari putri nya.


"Eh Papa." Emely sedang duduk di depan kaca Rias.


"Apa kau sudah siap nak?" Tanya Pak Herlan.


"Iya Pa,aku sudah siapa." Jawab Emely tersenyum.


"Putri papa sangat cantik malam ini,Calon suami dan Calon mertua mu pasti akan pangling melihat kecantikan putri Papa Malam ini." Kata Pak Herlan.


"Makasih Pa." Saut Emely tersenyum.


Tiba - tiba Chelsea masuk ke kamar Emely yang pintu nya terbuka lebar.

__ADS_1


"Paman,Emely,Keluarga Kevin sudah sampai." Kata Chelsea memberi tahu,saat melihat mobil Kevin memasuki halaman rumah mereka.


"Ayo Nak." Ajak Pak Herlan.


Emely pun membuang nafas panjang sembari menghilangkan rasa gugup nya yang sedari tadi sudah merasuki tubuh nya.


Emely pun bangkit dari kursi meja Rias dan berjalan mendekat ke ayah nya dan Chelsea.


Mereka pun keluar untuk menyambut Keluarha Kevin yang sudah sampai di pintu utama.


"Selamat malam Pak Herlan." Sapa Pak Broto dan saling bersalaman satu dengan yang lain.


"Malam - Malam,Ayo masuk." Ajak Pak Herlan.


Kevin yang memasuki pintu utama,melihat Emely tampak begitu anggun dengan balutan Dress putih itu.


"Emely,kau sangat cantik malam ini." Kata Jesica.


"Kau Juga Jes,ayo masuk." Ajak Emely tersenyum.


Semua pun duduk di ruang tamu dan Pak Broto memulai membicarakan maksud tujuan kedatangan mereka.


Kevin tampak memperhatikan Emely yang duduk tepat di hadapan nya,membuat Emely yang menyadari kevin sedang memperhatikan nya jadi salah tingkah dan malu - malu.


"Kakak,Mata mu sudah akan jatuh." Bisik Jesica dan segera Kevin mengalihkan pandangan nya saat ia ketahuan oleh adik nya sedang melihat Emely.


Jesica pun tersenyum menahan tawa dan mengeleng - geleng kan kepala,melihat Kakak nya yang jadi salah tingkah karena ketahuan memperhatikan Emely terus.


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa Jempol dan Vote nya ya teman - teman.Terimakasih.


__ADS_2