Aku Memilihmu

Aku Memilihmu
37 - Ke kantor Pak Herlan


__ADS_3

Di kantor Pak Herlan.


Emely dan Kevin masuk ke dalam,sementara Pak Herlan dan Kedua sahabat nya masih di jalan,karena singgah membeli beberapa kue untuk di makan di kantor pak Herlan.


"Selamat pagi Pak Kevin." Sapa Amelia. Sekertaris Cantik Pak Herlan.


"Pagi."


"Pak Kevin ada apa ya datang kesini?" Tanya Amelia namun tidak di jawab Kevin yang terus berjalan.


Emely yang melihat Amelia menyapa Kevin dengan Lemah - gemulai,membuat Emely merasa Sedikit Jijik.Namun ia tetap melangkah kan kaki nya mengikuti Langkah Kaki Kevin kemana pun dia akan pergi,karena dia tidak tahu dimana ruangan pak Herlan.


"Emely."


"Iya."


"Kau tunggu sebentar disini,aku mau ke toilet sebentar." Kata Kevin dan Emely pun mengiyakan.


Emely berdiri terdiam bersandar di dinding dan di samping nya ada Amelia yang berdiri di samping nya.


"Kamu siapa nya Pak Kevin?" Tanya Amelia.


"Pacar nya." Jawab Emely dan berharap jawaban nya membuat Amelia pergi dari hadapan nya saat ini,karena ia merasa risih ada Amelia di antara nya dan kevin.

__ADS_1


"Pacar?,Hahaha semua wanita yang ku tanya selalu saja berkata seperti itu." Jawab Amelia tidak percaya dan menganggap Emely mengada - ngada.


"Kalau tidak percaya tidak apa - apa. Dimana ruangan Pak Herlan?" Tanya Emely.


"Berani sekali ingin bertemu lansung dengan pak Herlan,Pak Kevin saja kalau mau bertemu harus membuat janji dengan saya,kau pikir,kau ini siapa?." Kata Amelia dengan sombong nya.


"Aku putri nya."


"Haha,kau mengada - ngada lagi,hayalan mu terlalu tinggi,dengan pakaian seperti ini mengaku pacar pak Kevin,dan juga menghayal menjadi anak Bos saya." Kata Amelia dan membuat Emely mulai kesal.


"Kamu dengar baik - baik ya,Pak Herlan itu tidak punya istri dan anak,mana mungkin tiba - tiba dia memiliki putri sejelek diri mu." Kata Amelia lagi.


Amelia tak mampu menahan diri lagi,saat mendengar Emely mengatakan dia adalah Kekasih Kevin.ia mencoba menjatuhkan harga diri Emely dan berharap ia segera pergi dari kantor ini.


Sementara Amelia yang melihat Emely keluar dengan kesal pun,tersenyum sinis penuh kemenangan.Mata nya masih menatap Punggung Emely yang berjalan keluar dari pintu utama.


Saat Emely sampai di depan,sebuah Mobil berhenti tepat di hadapan Emely.


Emely yang cemberut melebarkan senyuman nya saat melihat mobil Ayah nya yang berhenti tepat di depan nya.


"Papa."


"Pak Herlan." Amelia pun segera keluar saat melihat mobil Pak Herlan yang berhenti di depan,Amelia segera keluar untuk menyambut Bos nya seperti biasa nya.

__ADS_1


"Emely,kenapa diluar?" Tanya Pak Herlan,namun Emely hanya diam saja.


"Selamat pagi pak." Sapa Amelia memberi kan hormat pada Pak Herlan.


Pak Herlan lalu merangkul putri nya yang terdiam."Ada apa nak?." Tanya Pak Herlan.


"Tidak apa - apa Pa,Hanya tadi ada yang menganggu ku." Jawab Emely menatap Amelia.


"Nak?,Papa?,Astaga apa yang sedang terjadi,apa dia benar putri pak Herlan,kalau benar,habis lah riwayat ku." Gumam Amelia tertunduk.


"Siapa yang yang menganggumu?,kata kan saja,Papa akan menegur nya." Tanya Pak Herlan yang juga tidak senang karena putri mya yang baru sampai disini di ganggu.


Saat Pak Herlan bertanya,Kevin keluar menghampiri Emely dan Pak Herlan yang baru sampai bersama Chelsea dan Jesica.


"Kakak kau dari mana saja?,Emely di ganggu oleh orang." kata Jesica pada Kevin.


"Siapa yang menganggu mu Emely?" Tanya Kevin.


"Sudah lah tidak apa - apa."Jawab Emely menggandeng tangan ayah nya.


"Ayo nak kita masuk." Ajak Pak Herlan.


sembari menunggu jam kerja di mulai dan para karyawan berdatangan untuk memperkenalkan putri nya Emely,Pak Herlan mengajak Emely berjalan - jalan melihat kantor Pak Herlan.Diikuti Amelia yang sedari tadi tertunduk karena merasa bersalah.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2