
Emely masih duduk di sofa kamar nya menunggu Kevin keluar dari kamar mandi.
"Apa kau menunggu ku untuk sarapan?." Tanya Kevin saat keluar dari kamar mandi mengunakan handuk.
Emely pun seperti biasa,menundukan kepala,karena merasa malu melihat dada Kevin yang kekar itu.
"Kevin,aku rasa kita tidak perlu pergi bulan madu." Kata Emely.
"Kenapa?,bukan kah Papa sudah mengurus kan surat - surat Kita,agar bisa pergi bulan madu." Jawab Kevin.
"Aku rasa kita tidak memerlukan itu,kau tahu seperti apa hubungan kita dan aku juga tidak perlu menjelaskan alasan nya kenapa,nanti aku akan bicara sama Papa, kalau aku sedang tidak enak badan,jadi bulan madu bisa kapan - kapan saja." Kata Emely.
Kevin pun berjalan mendekati Emely,ia duduk di samping Emely dengan handuk masih melingkar di pinggang nya.
"Apa yang kau maksud dengan seperti apa hubungan kita?, apa kau lupa sekarang kita adalah suami istri." Kata Yoga.
"Tapi kita tidak...."
"Tidak apa,apa kau ingin aku memperjelas hubungan ini." Kata Kevin.
Emely mencoba mencerna apa maksud Kevin ingin memperjelas hubungan ini.
Emely lalu bangkit berdiri karena merasa Kevin duduk sangat dekat dengan nya,membuat ia hilang keberanian untuk berkata apa - apa.
"Maksud nya memperjelas?." Tanya Emely.
Emely berdiri membelakangi Kevin, Kevin yang melihat Emely menghindari nya pun ikut berdiri.
Kevin tiba - tiba berjalan mendekati Emely dan berdiri di belakang Emely dan membuat kedua mata Emely membulat terkejut.
__ADS_1
"Jangan pura - pura tidak mengerti maksud ku."Bisik Kevin ditelinga membuat Emely merasa merinding karena bisikan nya.
"Kevin,aku serius soal bulan madu itu,tidak perlu di teruskan." Kata Emely dan berjalan menjauhi Kevin yang ada di belakang nya.
"Aku juga serius soal memperjelas hubungan kita sebagai suami istri." Kata Kevin dan berjalan kembali mendekati Emely.
Kevin lalu mendekatkan wajah nya mendekati wajah Emely yang tertunduk.
Kevin lalu perlahan mendekati wajah nya dengan wajah Emely,dan perlahan semakin dekat dengan bibir Emely dan Kevin pun melayangkan ciuman pertama nya ke Emely,Emely yang terkejut dengan ciuman itu, dengan cepat mendorong Kevin menjauh dari tubuh nya.
"Maaf Kevin,aku turun untuk sarapan lebih dulu,kau pakailah baju dan segera turun." Kata Emely dan berjalan dengan wajah masih tertunduk.
Kevin tersenyum melihat Emely yang malu - malu tertunduk,Kevin memegang dada nya,ia merasakan dekat jantung yang begitu hebat saat ia akan mencium Emely.
Dengan senyuman lebar masih melekat di wajah nya,Kevin memakai pakaian nya sembari bersiul.
Sementara Emely turun kebawah dengan wajah merah merona karena merasa malu serta gugup karena dia baru pertama kali di cium seseorang.
"Pagi Chel,kau sudah mau berangkat kerja?." Tanya Emely.
"Tidak,aku sudah izin tidak kerja hari ini." Jawab Chelsea.
"Kenapa?,Apa kau sakit?." Tanya Emely.
"Tidak Emely,aku hari ini mau keluar dengan Endy." Jawab Chelsea.
"Apa kalian pacaran?." Tanya Emely tersenyum.
"Tidak Chelsea tersipu,dia meminta ku menemani nya mencari tempat,dia ingin membuka usaha jualan bunga." Jawab Chelsea.
__ADS_1
"Benar kah?,Dia pasti ingin menyaingi Kak Ken." Tutur Emely dan tertawa bersama Chelsea.
"Seperti nya begitu,haha,Oh Iya Emely,kau tahu kan aku ingin punya Cafe & Resto selama ini,aku rencana ingin membuka kecil - kecil, menurut mu Gimana?."Tanya Chelsea.
"Iya,aku tahu,tapi apa kau tidak suka dengan kerjaan sekarang, Papa bilang ingin memberi mu perusahaan jika kau sudah mulai pandai." Jawab Emely..
"Aku tidak suka bekerja berhubungan dengan kertas Emely,aku tidak mau memimpin perusahaan." Jawab Chelsea.
"Baiklah,aku akan mendukung mu,apa pun yang ingin kau capai." Kata Emely dan memeluk sahabat nya.
"Terimakasih Emely,Oh iya dimana suami mu?." Tanya Chelsea.
"Disini." Saut Kevin dan membuat Emely dan Chelsea menoleh ke arah sumber suara dan melihat Kevin berjalan mendekati Meja makan.
"Hai Vin." Sapa Chelse.
"Hai,pagi Chelsea." Saut Kevin dan tersenyum menatap Emely.
sementara Emely terlihat tertunduk karena merasa malu mengingat Kevin yang tadi mencium bibirnya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung
Jangan Lupa Like dan Vote nya ya.