Aku Memilihmu

Aku Memilihmu
70 - Kecurigaan


__ADS_3

Dihari Minggu.


Emely dan Chelsea serta Jesica sudah janjian akan bersantai di rumah saja. sambil menjaga Pak Herlan yang beristirahat untuk memulihkan keadaan nya di dalam kamar.


Pagi - pagi.


Emely sudah mandi dan sedang memberi sedikit dandan di wajah nya.


Kevin yang bangun dari tidur nya menghampiri Emely dan memeluk Emely yang sedang duduk dari belakang.


"Sudah cantik mau kemana?." Tanya Kevin sembari mencium pipi Emely.


"Tidak kemana - mana,nanti Jesica akan datang." Jawab Emely.


"Oh begitu,baiklah,aku mau mandi dulu,nanti aku akan keluar bertemu dengan Bobi di Coffe Shop." Kata Kevin memberi tahu.


"Iya." Jawab Emely tersenyum.


Emely mencoba tersenyum walau pun susah,ia mulai menaruh kecurigaan pada Kevin,kalau Kevin mempunyai rahasia yang di sembunyikan darinya.


"Apa dia akan keluar dengan wanita yang bernama Oliv itu?." Tanya Emely dalam hati.


Saat Kevin berjalan masuk ke dalam kamar mandi,Emely pun melirik - lirik untuk memastikan kalau Suami nya sudah masuk untuk mandi.


Emely lalu ke tempat tidur dan mengambil ponsel Kevin yang terletak di atas meja,Emely bermaksud ingin mengecek pesan - pesan Kevin,Meski tahu ini salah ,namun Emely merasa punya Hak untuk ini.

__ADS_1


Saat Emely menyalakan ponsel nya,Emely tidak bisa membuka kunci Ponsel Kevin,karena Emely tidak tahu berapa kata sandi untuk membuka Ponsel Kevin.


"Kenapa harus di kunci sih." Gumam Emely kecewa dan menghela nafas.


Emely lalu akan meletakan kembali ponsel nya di atas meja,dan berjalan kembali duduk di depan meja rias sebelum suami nya keluar dari kamar mandi.


Namun langkah Emely terhenti ketika ponsel Kevin berbunyi dan sebuah pesan masuk.


Emely kembali melihat ponsel Kevin dan melihat sebuah Notif pesan muncul di layar,Meski tidak bisa membuka nya,tapi Emely dapat melihat Notif pesan itu.


"Kev,jangan lupa di tempat biasa." 1pesan tertulis di Notif layar ponsel Kevin.


"Pasti dari wanita itu lagi,dia membohongi ku." Gumam Emely.


"Kevin." Panggil Emely.


"Hem." Saut Kevin sambil mengeringkan rambut nya dengan handuk.


"Kau akan ke Coffe shop sampai jam berapa disana?." Tanya Kevin.


"Mungkin siang atau mungkin sore,ada apa?." Balas Kevin.


"Oh begitu,tidak apa - apa." Jawab Emely.


Kevin lalu memakai baju untuk bersiap turun sarapan bersama Emely.

__ADS_1


Emely yang melihat suami nya sudah bersiap pun bangkit berdiri,Kevin tiba - tiba memeluk nya dari belakang membuat Emely merasa terkejut.


"Ayo sarapan." Ajak Kevin berbisik di telinga Emely,membuat Emely merasa merinding dengan bisikan Kevin di tambah Kevin memeluk nya dari belakang membuat Emely semakin gugup dan tidak nyaman,karena bisa merasakan Dada kekar Kevin menempel di punggung nya.


"Kevin,lepas kan,ayo sarapan." Kata Emely dan menepis tangan Kevin dari pelukan nya dan membuat Kevin terheran.


"Apa dia sedang marah pada ku?." Tanya Kevin dalam hati.


Emely pun keluar dari kamar lebih dulu,sementara Kevin berjalan di belakang Emely.


Emely sangat tidak senang setelah ia melihat Notif di ponsel Kevin tadi,membuat kecurigaan nya semakin Kuat,kalau Kevin ada main dengan wanita lain di belakang nya.


Namun Emely tidak ingin bertanya lansung dan menuduh Kevin sebelum ia melihat dengan mata kepala nya sendiri kalau Kevin sedang wanita lain. namun ia tidak dapat menyembunyikan rasa kesal nya pada Kevin dan ia pun lebih memilih menghindar saja dari Kevin.


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2