
Kejadian di resto chinese food malam itu membuat Keanu uring-uringan selama dua minggu kemudian, melihat Adriana sangat cantik dan elegan namun di sampingnya ada pria yang dipanggilnya "kakak" diakuinya pula sebagai tunangan. Keanu tidak percaya.. jika Adriana mempunyai seorang tunangan ! Adriana tidak mungkin sendirian di Bali dan di diskotik jika mempunyai seseorang yang istimewa. Atau mereka lagi bertengkar? Kemudian malam itu merekA sudah kembali berbaikan? Arrggghhh!!
Keanu menunggu jam pulang kantor dengan membuka sosial media dan mengetik di pencarian "adriana harika" dan langsung mengklik akun yang muncul paling atas, Bu PR ini termasuk populer di instagram, gumam Keanu, dia lalu mengklik tombol "follow" dan tak berapa lama kemudian ada pemberitahuan jika Adriana sudah menfollow back. Seutas senyum tersungging dari bibirnya.
Keanu : sudah di mana?
Adriana : di kantor
Keanu : Jakarta?
Adriana : iya
Keanu : kapan pulang dari Kalimantan?
Adriana : kemarin sore
Huff...
Keanu menekan pelipisnya dengan kedua jempol dan telunjuknya,
Keanu : jadi permintaanku sudah bisa?
Adriana : weekend
Keanu : apapun itu yah
Adriana : ingat term and conditionnya, no skinship
Keanu : aku pengen kamu masakin aku besok, lunch dan dinner
Adriana : berarti itu dua permintaan sekaligus
Keanu : oh tidak, itu hitungannya satu permintaan karena kejadian satu hari
Adriana : hmm.... baiklah. Kamu mau dimasakin apa?
Keanu langsung tersenyum lebar, oke Adriana aku mau melihat kemampuan memasakmu.
Keanu : menu lunch sup buntut, menu dinner steak. Besok pagi aku jemput di rumahmu terus kita pergi belanja bareng
Adriana : cuma itu? Baiklah. Aku langsung ke apartemenmu besok jam 10 pagi
...
Keesokan paginya...
Keanu sejak bangun dengan semangat membersihkan setiap sudut apartemennya, biasanya ia memanggil jasa cleaning service, namun khusus hari ini dirinya serasa di penuhi energi untuk melakukan semuanya. Setelah membersihkan diri Keanu kemudian berselonjor di sofa dan beberapa kali melirik handphonenya, sisa 10 menit menuju pukul 10 pagi
Keanu : sudah di mana?
Adriana : depan pintu
Ting tong
Eh... Keanu langsung melompat membukakan pintu dan mendapati Adriana dengan kaos putih kebesaran dengan celana denim model skinny, sepatu sport putih, rambut di cepol nampak ada bulir keringat di pelipisnya. Cantik!
"Apa semua ini? Kamu mau tinggal bareng ma aku?" Tanya Keanu dengan senyum menyeringai melihat 2 kantongan besar barang bawaan Adriana
"Ini belanjaan buat masak" kata Adriana lalu mengangkat tas kantongan
"Biar aku.... kan aku bilang kita pergi belanjanya bareng" kata Keanu lalu mengangkat kedua kantongan tersebut "berat, harusnya dari basement ngabarinnya. Habis berapa semuanya, aku ganti" lanjutnya tanpa henti berbicara
"Gak usah, ini tak seberapa dengan pertolonganmu" kata Adriana pelan mengekor mengikuti Keanu menuju dapur
Berikutnya yang terjadi adalah Adriana menyibukkan diri di dapur sementara Keanu duduk termangu menatap gadis yang terlihat sangat berpengalaman dengan insting kuat menemukan semua peralatan dapurnya di lemari.
"Ternyata kamu bisa masak" kata Keanu tidak bisa menahan diri untuk mengobrol
__ADS_1
"Bisa, karena aku pernah ikut kursus masak beberapa tahun lalu" balas Adriana berbalik menatap lurus ke pria yang sangat tampan dengan rambut terurai sedang menopang dagunya
Dulu Adriana tidak bisa memasak sama sekali, namun sejak kejadian putus dengan Andre membuatnya mulai belajar hingga mengikuti kursus masakan tradisional, western dan chinese food dan baking untuk pemula. Walau ia tinggal sendiri namun setiap weekend ia akan mencoba menu baru atau memasak menu yang rumit.
"Sudah pernah masakin siapa saja seperti ini?" Tanya Keanu sedikit cemburu
"Pria yang kemarin di restoran kamu lihat itu... aku sudah pernah masakin dia" jawab Adriana datar dan tetap meneruskan memotong kentang
Brengs*k maki Keanu dalam hati kemudian meremas rambutnya, harusnya ia tidak bertanya.
"Apa yang bisa aku bantu?" Tanya Keanu kemudian berdiri mendekati Adriana hingga tubuh mereka bersentuhan
"Hah?" Tanya Adriana mendongak, jantungnya berdegup kencang dengan kehadiran Keanu dengan tiba-tiba "ohh.. bisa cucikan buah-buahan itu tidak?"
"Buah itu, terus diapain?"
"Tar di potong"
"Mau bikin apa?"
"Puding buah"
"Tapi aku tidak punya apa namanya untuk bikinnya?"
"Cetakan?" Tanya balik Adriana "ada aku bawa" lanjutnya tanpa berbalik
Keanu menatap Adriana dalam
Pria kemarin, entah itu tunangan betulan atau palsu, katakan padanya aku akan merebutmu dari dia! Batin Keanu dengan tegas
...
"Enak!" Seru Keanu sesaat mencicipi sup buntut buatan Adriana "Adri, kamu buka rumah makan saja" lanjutnya menatap Adriana dengan sorot mata menyakinkan
"Aku?"
"Kamu bisa saingan dengan mama.." kata Keanu melanjutkan suapannya "mama punya 3 rumah makan di Kalimantan"
"Kalimantan? Apa namanya?"
"Rumah makan Kalasan Timur, pernah makan di sana?"
"Iya, kemarin kami makan di sana. Tempatnya bagus dan ramai, makanannya sangat enak" ujar Adriana dengan tersenyum tipis
"Masakanmu bisa saingan kok.. Papa kerja di kota minyak sana, mama terus buka resto. Aku punya adik satu, namanya Rinjani. Sekarang dia dah nikah dan tinggal di Bali"
"Kita sama-sama anak sulung. Tapi aku tiga bersaudara" ujar Adriana membalas sikap terbuka Keanu
"Jadi kamu tinggal di sini dengan siapa?"
"Sendiri, aku aslinya Surabaya" jawab Adriana pelan
"Kalau aku aslinya orang Indonesia" kekeh Keanu bercanda yang membuat Adriana menatapnya tajam "biar aku yang cuci piring, kamu istirahat saja" lanjutnya mengalihkan pembicaraan melihat Adriana mengumpulkan piring kotor
Setelah melakukan pekerjaan bersih-bersih dapur, yang akhirnya mereka berbagi tugas, Keanu yang mencuci piring dan Adriana yang membersihkan meja dapur kemudian memotong puding buah dan membawanya ke sofa.
"Nonton tv? Bukan putar film?" Tanya Keanu setelah bergabung dengan Adriana yang berselonjor santai di sofa, kamu sudah senyaman ini ditempatku
"Capek?" Tanya Keanu yang sedang menyendok puding buah "Adri, aku minta maaf yah" tambahnya lagi
"Maaf apa?" Gumam Adriana tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi berlayar datar depannya
"Karena aku salah menilaimu, aku pikir kamu tidak bisa masak, tapi kamu selalu membuatku takjub"
"Aku juga salah menilaimu, aku pikir kamu model"
"Hahahaha... Kenapa kamu berpikir seperti itu?" Kekeh Keanu
__ADS_1
"Karena ini" jawab Adriana menunjuk dari kepala sampai bawah badan Keanu dengan tenang
"Hahaha, tar aku traktir kamu, thank you pujiannya" tawa Keanu semakin membahana, Adriana tersenyum simpul, hatinya terasa nyaman mendengar tawa pria di sampingnya
Mereka kemudian terdiam terfokus dengan acara di History channel, Keanu kemudian melirik Adriana yang telah tertidur dengan muka polos sambil memeluk bantal sofa, ia kemudian ke kamar mengambil selimut tipis di lemari dan menyelimuti tubuh Adriana.
"Kamu masakin aku saja seumur hidup, gak usah bikin resto.." gumam Keanu membaringkan kepalanya di samping Adriana.
...
Wangi maskulin membangunkan Adriana saat matahari sudah mulai tenggelam di ufuk barat, wajahnya pas pada rambut Keanu yang terbaring dengan posisi horizontal mengikuti model sofa nyaman yang berwarna dark grey. Hatinya berdesir dengan keintiman mereka, Adriana kemudian menyingkirkan rambut Keanu yang jatuh di pipi pria itu. Keanu sungguh tampan, wajar wanita seksi bergelayut seperti malam itu.
Adriana kemudian berjalan menuju dapur dan menyalakan lampu khusus untuk tempat itu saja. Ia lalu menyiapkan bahan untuk masakan makan malam permintaan Keanu. Saos steak yang ia bawa dari rumah, minggu lalu Adriana sempat membuat steak dan menyetok saosnya.
"Rajin" kata Keanu mengagetkan Rinjani yang tak menyadari kalau pria itu juga telah bangun
"Kamu mau level steak yang gimana? Tanya Adriana berbalik menatap pria yang sangat seksi itu dengan rambut awut-awutan
"Well done, aku gak suka setengah matang" ujar Keanu mendekat ke arah Adriana "aku bantu apa?" Lanjutnya sambil menahan tangannya untuk tidak merangkul tubuh gadis itu
"Gak usah, sebentar kok ini. Kamu mandi saja, sambil nunggu"
...
Kembali Keanu takjub dengan steak buatan Adriana, dengan mengacungkan kedua jempolnya memuji keahlian masak gadis yang telah menghabiskan waktu seharian dengannya.
"Adri, kamu nginap di sini saja" usul Keanu yang sebenarnya tidak ingin ditinggalkan, ia pastinya akan sangat kesepian
"Tidur bareng lagi?" Tanya Adriana yang membuat Keanu membelalakkan matanya tak percaya dengan apa yang didengarnya
"Kalau kamu mau" balas Keanu dengan cepat dengan senyum menyeringai
"Aku mau pulang" kata Adriana
"Tidak, kita tidak tidur bareng. Kamu di kamar satunya saja" bujuk Keanu tetap berusaha
"Kalau ada kamar tidur lagi, kenapa malam itu aku tidur di tempat tidurmu?"
"Karena kamar itu jarang kepake, dan instingku membawamu ke kamar tidurku. Lagian kamu langsung saja membuka dress dan itu"
"Kamu lihat?"
"Iyah"
"Oh" Adriana melongo dengan hati berdesir hebat
"Adri, kenapa kamu biasa saja, padahal aku sudah melihat tubuhmu. Harusnya kamu tuntut aku untuk bertanggung jawab" protes Keanu, dalam hati mau banget sih disuruh tanggung jawab
"Buat apa? Aku di situ dalam posisi tidak sadar. Terus mau gimana lagi toh sudah terjadi. Aku tidak bisa menghapus memorymu malam itu, jadi biarlah" kata Adriana tetap tenang di luar, di dalam hatinya seperti sedang di amuk badai tornado
"Tapi jadi menginap kan?"
Adriana kemudian mengangguk dengan pelan.
###
alooooo kesayangan...
gimana masih kurang panjang upnya?
kalau masih kurang aku kirimin surat kabar sekalian , just kidding 😂
love,
__ADS_1
D 😘