ALL YOU NEED IS LOVE

ALL YOU NEED IS LOVE
Falling


__ADS_3

Keanu mungkin kena serangan jantung kecil mendengar kalimat yang diucapkan Adriana, namun ia menahan diri untuk bertanya ulang untuk memastikan pendengarannya tidak salah tapi Keanu takut wanita itu berubah pikiran.


"Masuk, kita makan bersama" kata Keanu sambil menarik koper dan membawanya ke samping sofa. Adriana mengekor seperti anak anjing di belakang pria itu "ini ada nasinya bukan?" Tanya Keanu lagi mengangkat plastik putih itu


"Heengg... Iya ada" jawab Adriana kemudian berjalan menuju dapur "panasin dulu bentar" lanjutnya mengambil panci dengan pegangan


"Adri...." kata Keanu yang berdiri di samping Adriana yang sedang memanaskan sop kambing


"Apa?"


"Gak papa, pas aku mau pesen makan kamu malah bawa makanan" kekeh Keanu mencoba mencairkan suasana canggung di antara mereka


"Kebetulan aku habis meet up di luar dan lewat daerah jalan gajah mada" kata Adriana dengan datar "kamu bisa kan makan beginian? Gak ada pantangan?" Lanjutnya menoleh memandang wajah Keanu


"Gak, aku pemakan segalanya" sahut Keanu dengan cepat


"Oh yah? Karena aku perlu tahu makanan apa yang kamu suka, apa yang kamu gak suka" gumam Adriana


"Eh.."


"Sebulan.... Aku mau tinggal denganmu selama sebulan" kata Adriana menatap Keanu dengan dalam


Apa? Cuma sebulan? Pekik Keanu


"Gak!" Protes Keanu


"Hah!?" Balas Adriana kaget "gak boleh?"


Mereka kemudian saling berhadapan menatap dengan sorot mata berlainan arti, jelas Keanu bingung bercampur dengan senang


"Minimal 3 bulan, sekali kamu masuk ke tempat ini, tidak segampang itu untuk keluar" sanggah Keanu


Adriana kembali menatap Keanu, lalu melepaskan pandangan dan menuang isi panci ke dalam mangkok besar. Dia membeli dua porsi untuk mereka.


"Mungkin aku memang trauma.. tapi aku akui sejak bertemu dengan kamu, aku bisa merasakan banyak hal yang telah lama hilang... Jadi tinggal denganmu mungkin aku bisa membuka hati..." kata Adriana dengan pelan sesaat mereka berdua duduk di island table


"Untuk aku?" Tanya Keanu


"Mungkin ya... Mungkin orang lain. Karena jujur bukan kamu saja yang sedang mendekati. Maaf jika aku terkesan memanfaatkanmu, tapi aku bingung dengan apa yang kurasakan sekarang. Jika keberatan dengan keinginanku ini, kamu harus dari sekarang menolaknya"


"Aku sama sekali tidak menolak. Tapi apa aku punya peluang?"


"Iya, tapi jujur aku takut membuka hati" jawab Adriana melirik pria yang tidak melepaskan pandangan kepadanya


"Apa kamu menyukaiku?"


Adriana melepaskan sendok di genggaman yang sedari cuma dimainkan di piring


"Ya... Aku menyukaimu,.... Mungkin bukan cinta" kata Adriana dengan datar


Deg!


Entah Keanu mungkin ini dinamakan bahagia bercampur rasa kesal, terbuat apa hatimu Adri?


"Apa boleh ada kontak fisik?" Tanya Keanu lagi


"Selama kedua belah pihak menginginkan, bukan pemaksaan"

__ADS_1


"Seperti ini bukan kontak fisik kan?" Tanya Keanu langsung mengacak rambut Adriana yang membuat wanita itu menunduk


"Hugging and kissing" Adriana bergumam


"Making love" canda Keanu dengan senyum menyeringai "ayo, kita makan... Sopnya sekarang sama hangatnya sebelum dipanasi" kekehnya memulai makan malam pertama mereka sebagai partner selibat


...


Adriana menarik selimut menutupi kepalanya mencoba meredakan debar jantungnya yang sudah di ambang batas normal. Bapak David!! Kenapa juga ia mendengar kata bossnya itu! Arrghhhh! Pikiran tergilanya adalah tinggal bareng dengan Keanu! Tuhan apa yang telah aku lakukan! Pekik Adriana dalam hati.


Ia tidak memungkiri di antara pria yang mendekatinya Keanu yang lebih membuatnya tergerak, walau sekarang Tian intens menghubunginya via chat dan pria itu selalu berhasil membuatnya tertawa dengan joke-joke dikirimkannya. Malah Tian sempat mengatakan jika dia punya pikiran untuk pindah bekerja di ibukota.


Tapi apa yang akan terjadi tiga bulan dari hari ini, apakah aku benar bisa memulai hidup baru dengan mencintai pria dan memilih untuk menghabiskan sisa usia dengannya? Apakah itu dengan Keanu? Tian? Abe? Atau pria lain? Fokus utamanya sekarang adalah mempercayai seorang pria.


Maafkan aku pak, setelah bapak pergi, aku akhirnya butuh sosok laki-laki yang bisa andalkan, bahu untuk bersandar dan sosok yang menguatkan. Gumam lirih Adriana mulai terisak


...


"Apa kamu akan berpakaian seperti itu ke kantor?" Tanya Keanu keesokan paginya jam 6.30 saat melihat Adriana sedang menyiapkan sarapan


"Ada apa dengan pakaianku?" Tanya balik Adriana memandang ke bawah tubuhnya


"Rokmu pendek sekali" gumam Keanu sambil bersedekap dengan kemeja putih yang sangat rapi


"Terus? Aku bukan istrimu" balas Adriana sedikit sengit


"Belum... Dan aku tidak suka wanitaku dilihati oleh pria lain"


"Aku belum jadi wanitamu" sanggah Adriana menarik senyum tipisnya "lebih seksi mana dengan wanita-wanita yang kamu temani selama ini" lanjutnya menyindir pria itu


"Wanita-wanita itu terserah mau pake apa karena aku tidak punya perasaan ke mereka" kata Keanu dengan jujur


"Oh... Kamu boleh menemui mereka kok. Selama tidak membawanya ke sini"


Yang punya apartemen siapa, yang ngatur siapa pikir Adriana


"Aku tidak pernah membawa wanita ke apartemenku, kamu yang pertama"


"Terus siapa yang datang ketika kamu sakit berapa bulan yang lalu"


"Kamu ada waktu itu?" Tanya Keanu dengan tidak percaya


"Huum, aku berpapasan"


"Terus kenapa kamu gak masuk? Dia sekretaris direktur, gadis itu namanya Tyas. Dia membawa berkas yang harus kutandatangani. Yah memang sepertinya dia ada hati" kata Keanu


Adriana terpaku mendengar penjelasan Keanu, ia bisa sorot mata pria itu tidak berbohong dengan perkataannya.


"Tidak ada yang bisa dibuat untuk sarapan kecuali sandwich. Aku akan berbelanja sepulang kantor nanti" ucap Adriana mengalihkan pembicaraan


"Kita pergi bareng... Ke kantor dan belanja"


...


Keanu tersenyum lebar melihat tampilan Adriana yang bar, setelah mengganti rok pendek itu dengan celana chino hitam dengan sepatu bermodel pump warna biru sedikit lebih tua dibanding warna blus atasannya yang dipadukan dengan blazer hitam. Sial, Adriana makin terlihat seksi, apa aku harus menguncinya di dalam kamar saja rutuk Keanu


"Adri... Mau makan siang bareng?" Tanya Keanu memecah keheningan di dalam mobil yang sebenarnya perjalanan menuju kantor Adriana hanya 10 menit dari apartemen dan kantor Keanu hanya terpisah satu blok dari kantor wanita cantik sampingnya yang sedang termenung menatap jalanan yang mulai padat

__ADS_1


"Aku tidak bisa, jadwalku padat hari ini. Para manager perusahaanku berkumpul selama minggu ini. Kamu kok manager tapi santai banget"


"Pria itu... Apakah dia juga datang?"


"Siapa? tanya Adriana mencoba mencerna pertanyaan Keanu "Oh Pak Tian. Sebagai manager lapangan area Sumatera dia pastinya hadir"


"hmmmm... Tapi ingat, jam 5.05 aku sudah di depan menunggumu" kata Keanu menutupi rasa cemburunya


"Baik...Terima kasih atas tumpangannya" ujar Adriana sesaat sebelum turun dari mobil Keanu


Wanita itu berjalan dengan elegan dan keren, tanpa menoleh ke belakang adalah tipe Adriana, batin Keanu. Wanita yang mencuri hatinya, dan si ratu es itu sekarang memutuskan untuk belajar membuka hati dengan tinggal bersama. Intro pendekatan kita memang masih pelan Adri, tapi percaya makin kesini kamu akan kubuat bertekuk lutut dan aku menyimpan senjata terakhirku yang akan membuatmu tidak punya kesempatan untuk berlari dariku.


...


Mereka seperti sepasang suami istri yang sedang berbelanja dengan pakaian kerja, pasangan baru yang belum memiliki momongan dan menjadi perhatian banyak orang dengan keserasian fisik Keanu dan Adriana.


"Kamu lebih suka sarapan apa? Sekelas roti-rotian atau bisa yang berat?" Tanya Adriana sambil memilih sayuran


"Apa saja, aku jadi tidak enak jika kamu memasakkan untukku"


"Sebagai balasan boleh tinggal denganmu. Atau kamu mau menarik biaya sewa?" Tanya Adriana sambil melepaskan troli di dorong Keanu


"Apa aku terlihat seperti orang kekurangan uang?" Balas Keanu sedikit jumawa, apartemen itu memang dibelikan oleh papa, namun dengan tabungannya sekarang dia bisa membeli beberapa property di ibukota. Mama juga tetap mengirimkan uang hasil restonya tiap bulan kepada Keanu dan Rinjani.


"Adri..."


"Hmmm.."


"Kamu tahu kan perasaanku ke kamu?"


"Iya... Aku tahu"


"Sejak pertama melihatmu, aku sudah jatuh cinta dan itu bukan di diskotik. Tapi di Omn*a Bali" kata Keanu sambil menatap Adriana dalam


"Hah?"


"Ya.. I'm fallin in love with you at the first sight"


###


alooo kesayangann πŸ₯°


thank you yang dh koment kasih semangat 😚


maaf aku baru update, kemarin busy gitu gak bisa nyuri waktu untuk ngetik


semoga bisa di approve nh hari sabtu


happy weekend


jangan lupa olahraga πŸ’ͺ🏻🏊


love,


D 😘


19 october 2019

__ADS_1


8.09 am


__ADS_2