
Hal pertama yang kulakukan setelah Crimson Vortex pergi ialah, membuat beberapa batu nisan di puncak bukit. Hanya batu besar dan sebuah nama, tidak lebih. Nisan tempat ini tidak akan bertambah dalam waktu lama, pikirku sembari mengamati suasana pemakaman tersebut. Tidak begitu banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tapi, semua ini terasa sangat menguras stamina. Aku sudah memastikannya melalui [Book of Truth], tidak ada satupun penduduk yang selamat kecuali aku dan Steve.
Kemudian aku berdoa untuk mereka, karena memang hanya itu yang bisa aku lakukan. Heh, item untuk menghidupkan orang mati bukanlah hal yang sulit didapat selama kamu punya sistem Ren, akan tetapi master secara spesifik melarang untuk menghidupkan kembali mereka yang telah meninggal. Dan alasannya juga jelas.
Tentu saja, sebagai night watcher, tidak akan ada yang terjadi jika aku melanggar larangan tersebut. Paling buruk, aku harus menginap basement untuk beberapa waktu ditemani berbagai macam mainan.
Mungkin aku akan terlihat seperti seseorang yang berhati dingin. Memang benar, hatiku sangatlah dingin. Perasaan kehilangan dan amarahku, menghilang dengan sangat cepat. Faktanya, cukup sulit bagiku untuk merasakan suatu emosi.
Aku bangkit setelah meletakkan batu terakhir ketika Steve datang dengan mayat binatang buas di tangannya. Monster level 30an tidak lagi menjadi masalah untuk ranger level 42, terutama dihutan.
"Kamu sudah selesai, bocah?"
Aku hanya mengangguk sebagai tanggapan atas pertanyaan Steve, tanpa menoleh sedikitpun.
"Kalau begitu, ayo pulang."
Mengekor dibelakang Steve, aku hanya bisa menundukkan kepala.
…………
__ADS_1
…………
Beberapa hari sudah berlalu sejak tragedi tersebut. Keseharianku masih dipenuhi oleh kesibukan. Menanam sayur, memburu monster, membersihkan rumah, semuanya kulakukan sendiri. Jelas aku tidak bisa meminta si kakek melakukan ini dan itu, bagaimana juga dia kakek, kau tahu maksudku? Steve justru akan fokus memburu monster dan goblin yang mencoba bersarang di desa. Jujur saja, para goblin tersebut seperti hama yang tidak ada habisnya.
Ren akan datang setiap malam tiba, melakukan perbuatan yang tak terkatakan kepadaku. Dia selalu seperti itu, jika ini terus berlanjut, maka Steve mungkin akan menangkap basah kami dan dengan kepribadian Ren, si kakek mungkin akan ikut terjerumus.
Sayangnya, tidak ada apapun yang bisa kulakukan untuknya.
Disisi lain, aku akhirnya mendapatkan skill yang kuinginkan, [Virtual Bug] setelah menjilati kaki Ren. Efeknya berupa menciptakan ilusi, pencucian otak, dan kontrol tubuh target. Dalam kata lain parasite. Skill ini merupakan komponen utama sebelum menetaskan telur yang kudapat dari sarang Orge. Dan dengan kemampuan tongkat kehidupan yang kumiliki, aku bisa mempercepat pertumbuhan bayi naga. Ah, aku berniat menetaskannya nanti malam.
Sebenarnya aku bisa saja menggunakan astral form + persona, namun aku masih merasa kurang nyaman. Entahlah, mungkin aku terlalu paranoid saja. Dahlah...
Tanaman menjadi semakin lebat hanya dalam beberapa hari, sisa-sisa desa berubah menjadi hutan purba yang belum terjamah manusia. Sementara binatang buas baru lahir hampir setiap malam, menciptakan ladang panen yang berlimpah untukku. Sayangnya itu masih manual, bukan farming otomatis.
Shop tidak banyak menyediakan skill, namun ada item yang tak terbatas tersedia didalamnya. Bagaimana mungkin aku akan melepaskan kesempatan seperti ini?
Pada faktanya, keempat personaku dan Steve terus memburu para binatang buas itu setiap harinya, dan mereka masih merasa kewalahan. Targetku selanjutnya ialah instrumen kematian Azrael, dan Instrumen kehancuran, Ea. Haruskah aku membeli Dahaka? kurasa tidak untuk saat ini.
Aku masih butuh banyak item dan skill!
__ADS_1
Hari ini pun, aku masih terus memburu para binatang tersebut. Menggunakan skill berskala luas seperti [Wind of Decay] untuk memusnahkan para monster akan sangat efektif, namun aku tidak melakukannya. Karena keadaan masih terkendali sampai saat ini.
Menggunakan pakaian kulit yang mudah untuk bergerak, aku melesat diantara dahan pohon yang lebih tebal dari badan Orge. Aku sudah mengupdate data Steve dan Noril, jadi aku mendapatkan peningkatan kemampuan untuk [Mana Burst], membuatku melompattu dahan ke dahan lainnya tanpa takut terjatuh. Lebih dari itu, aku sudah bisa terbang sekarang sebagai skill pasif, jadi tidak perlu ada kekhawatiran untuk terjatuh. Bahkan kalau jatuh, lukanya juga tidak akan parah.
Oh, ini dia // sekelompok serigala masuk dalam bidang pandangku. Aroma darah tidak begitu tercium karena banyaknya bunga yang mekar pada saat bersamaan, menyebarkan nektar ke udara. Tapi, bercak merah dapat terlihat jelas di mulut para serigala. Lebih dari itu, ada mayat binatang besar yang masih mereka santap saat ini.
Perkiraan jumlah, 50. Jarak ±, 300 meter. Level 31-35. Mungkin [Magic Arrow] biasa sudah cukup // Aku mengarahkan tanganku kepada para monster tersebut, kemudian formasi sihir lingkaran terbentuk di depan tanganku. Mantra tingkat 1, [Antares Magic Arrow] dilepaskan.
Puluhan anak panah terbang menembus udara dengan kecepatan melebihi cahaya. Ini merupakan mantra [Magic Arrow] biasa yang telah dikembangkan untuk meningkatkan performannya tanpa menghilangkan efek spesial 100% akurasinya. Setiap anak panah tersebut mengabaikan konsep jarak, ruang dan waktu, membuatnya tak terhentikan dan mengabaikan berbagai macam pelindung, terutama resistance terhadap sihir. Tidak peduli apapun berapapun jaraknya, anak panah tersebut akan sampai dalam 1 detik.
Para serigala tersebut tumbang hampir secara bersamaan tanpa ada yang sempat bereaksi.
<< Giant Dire Wolf telah di bunuh, mendapatkan 3100. 75 M exp telah didapatkan. >> …… *50
Yup, sekarang, haruskah aku membawa mereka kembali? Aku melihat kedalam storage untuk sesaat, kemudian turun dan menyimpan satu mayat serigala yang paling besar. Jika berdiri, tingginya mungkin bisa mencapai 4 meteran dengan panjang yang sesuai. Sangat besar...
Karena peningkatan konsentrasi energi kehidupan di sekitar sini, maka mahkluk hidup bukan hanya tumbuh lebih cepat namun juga lebih kuat. Mereka akan selalu berada dalam kondisi terbaik dan akan tetap sehat meski memasuki usia senja. Efeknya hampir mirip dengan apa yang dialami para naga. Hanya saja para binatang buas tersebut hanya makhluk biasa yang mendapatkan sedikit kekuatan magis. Dengan kemampuan Tongkat kehidupan, mereka akan dewasa dalam 1 sampai 7 hari, tanpa mengurangi umur natural mereka. Mungkin bahkan memperpanjang usia mereka. Membuat tempat ini berubah dari hutan purba menjadi neraka.
Tanpa berlama-lama lagi, aku segera pergi menuju ke sasaran selanjutnya. Ah, aku mendapatkan skill lain bernama [Detect Presence] yang kudapatkan dari Steve, Noril [Soul Sense] dan Arthia [Magic Sense] yang membuatku bisa melihat dunia dalam spektrum yang berbeda.
__ADS_1
Dan begitulah keseharianku untuk saat ini. Grinding setiap hari, tanpa lelah untuk mendapatkan poin dan menjaga keseimbangan alam. Karena pada dasarnya, manusia itu mahkluk yang rapuh dan lemah.