Another : Memory of Another World

Another : Memory of Another World
Ch. 48 Divine Item


__ADS_3

Malam mulai menyelimuti kota Rimun. Dibawah cahaya rembulan yang mulai naik ke cakrawala, seorang pria berjalan diantara bangunan setengah jadi. Akar pohon dan tanaman rambah yang tumbuh memberikan kesan sebuah pemukiman yang telah lama ditinggalkan oleh penduduknya, akan tetapi tawa, senda gurau, hingga luapan kemarahan masih bisa terdengar jelas dari balik dinding batu bata dan kayu. Jika orang itu melirik kesamping, dia akan menemukan deretan tunawisma yang tengah tidur beralaskan kain kumal, tidak terganggu oleh bau menyengat yang datang dari sekitar mereka.


Pria itu berbelok melalui gang sempit yang kumuh tanpa keraguan sedikitpun. Kemudian dia mengetuk dinding kayu dengan ritme tertentu. Dinding tersebut terbuka dengan suara derak berat, menampilkan ruang gelap yang terangi cahaya lilin. Seorang pria berambut kusut berdiri di depan pria tersebut.


"Oh, kamu. Ada apa?"


"Aku punya kabar baik, seenggaknya cukup untuk 10 koin emas."


Kata "10" dan "Emas" membuat mata pria berambut kusut itu berkilau. "Masuklah." kata si pria sembari membuka jalan untuk pria yang lain.


Apa bila masuk lebih dalam kedalam ruangan tersebut, kamu akan menemukan sebuah ruang kerja yang luar dan bersih. Baik desain maupun bahan yang digunakan, membuat siapapun yang melihatnya berfikir dengan berada di distrik timur. Pemilik ruangan tersebut, ialah seorang pria paruh baya yang mengenakan stelan militer, lengkap dengan selendang merah di dada. Dia terlihat seperti prajurit yang melatih badannya setiap hari, seseorang yang nampak cocok melakukan pekerjaan jenis apapun.


"Masuk." Kata pria tersebut setelah mendengar ketukan dengan irama tertentu dari arah pintu


Seorang pria datang berambut kusut sedikit membungkuk punggungnya, kemudian berjalan masuk. "Selamat malam, pak Carlos. Ada berita yang baru saja tiba." Katanya.


Carlos sedikit mengangkat dagunya, sebagai tanda agar pria tersebut melanjutkan perkataannya.


"Ya, saya baru saja menerima kabar kalau barang bagus baru saja sampai di kota. Saya juga sudah memastikannya dengan agen kita di gerbang, dan rupanya kabar tersebut benar adanya. Saya sudah mengirim seseorang untuk mengawasi mereka saat ini. Itu saja, pak." Pria berambut kusut tersebut menyerahkan sebuah gambar coretan tangan seseorang yang sangat detail.


Carlos melihat gambar tersebut dan terpana untuk sesaat. Kemudian dia melihat kembali kepada pria berambut kusut itu sekali lagi. "Dapatkan barang tersebut dengan cara apapun, tanpa banyak menarik perhatian. Kamu sudah melakukan pekerjaan bagus hari ini."


"Terimakasih pak, kalau begitu saya permisi terlebih dahulu."

__ADS_1


Pintu tersebut ditutup kembali dengan rapat, meninggalkan seorang pria yang tengah memandangi gambar seseorang. Kemudian seringai jahat terukir jelas di wajahnya.


♦♦♦


Merak Hijau, Antares tengah berbaring di kasurnya setelah selesai makan malam. Dia menutup matanya, namun belum terlelap. Saat ini dia tengah melihat-lihat berbagai jenis item dalam tokonya. Tidak ada item tertentu yang dia inginkan saat ini, jadi dia hanya men-scrollnya.


Melihat semua item ini, membuatku tertarik untuk membelinya. Apakah dorongan itu normal? // Dia melirik kearah poinnya, dan melihat jumlah yang cukup banyak.


Entah berapa banyak monster yang telah dibunuh oleh naga kecil itu, hingga poinnya menembus angka 10 juta. Sementara para persona miliknya telah menghilang kehabisan stamina. Bagaimanapun juga, Antares hanya menyediakan mana yang terbatas untuk mereka.


Antares melihat item di toko tersebut sampai bagian paling bawah, kemudian kembali lagi ke atas. Ada terlalu banyak item yang luar biasa, sampai-sampai dia merasa akan terlalu OP meski hanya membeli satu saja. Dan segala melihat sekian lama, dia berakhir membelinya.


Hal pertama yang dia beli adalah Odin Rune Eyes yang memiliki fitur sihir dan keajaiban, serta Armband of Mars, juga Mask of Pluto. Ketiganya merupakan item yang mengandung otoritas tingkat tinggi dari jalur tertentu. Yang dinamakan sesuai dewa dalam mitologi bumi. Jika suatu item dibagi menjadi kelas tertentu, maka ketiga item diatas tentu akan masuk kategori 'Divine'.


Odin Rune Eyes memiliki tema magis. Lebih tepatnya spesialisi untuk mengidentifikasi dan menghancurkan formula magis tertentu. Sub-skill dari item ini ialah, [Universal Derivation] untuk menghancurkan formula magis. Serta Black Card yang bisa di isi dengan sihir tertentu. Antares mengisinya dengan [Universal Synergy] yaitu kemampuan untuk menyatukan dan memisahkan apapun.


Sementara itu, Armband of Mars memberikan efek [Absolute Might], [Absolute Stamina] dan juga [Weapon Mastery]. Terakhir, Mask of Pluto berfungsi untuk mengendalikan jiwa yang telah mati. Sayangnya, Antares tidak begitu tertarik dengan undead, jadi dia menggunakan item ini untuk memperkuat [Virtual Bug].


Antares memilih menggunakan Item Slot untuk mengaktifkan ketiga item diatas, daripada memakainya secara nyata. Sehingga kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti tangannya putus atau yang lainnya, item yang ia pakai tidak akan hilang. Selain itu, dia juga bisa menyembunyikan penampilan item yang di pakai sehingga ia tidak terlalu mencolok.


Mars di pergelangan tangan kanan, Pluto di wajah, dan Odin di kedua mata walau namanya Odin Lost Eyes. Menariknya, aku masih bisa merasakan kulit diwajah menggunakan jari-jariku. Itu berarti aku tidak perlu melepaskan topeng putih pucat itu ketika makan. Benar-benar praktis! // Seru Antares sembari menarik tangan dari wajahnya.


Sekali lagi, layar hologram bertanda seru dalam segitiga merah kembali muncul. Antares hanya menutup jendela tersebut, kemudian memastikan orang-orang yang tengah bersembunyi dibalik kegelapan. Dia memiliki banyak skill tipe deteksi, jadi skill persembunyian yang mereka gunakan tidak begitu berguna dihadapan Antares. // Berapa banyak orang yang mengawasiku saat ini? 1, 3, 5, ... 6 semuanya. Level 11-13, tidak begitu kuat. Semuanya pencuri yang spesialisasi dalam pembunuhan diam-diam dan persembunyian. Menarik...

__ADS_1


Seekor kucing hitam keluar dari kolong meja, kemudian melompat turun dari sela jendela yang sedikit terbuka. Semua orang yang tengah mengawasi kamar itu tidak begitu terkejut dengan keberadaan kucing tersebut, dan membiarkannya pergi begitu saja.


Ceroboh, atau terlalu percaya diri. Tidak, kurasa itu yang terakhir. // Antares membiarkan mereka begitu saja, membuat meraka percaya kalau anak itu tidak menyadari keanehan apapun.


Sementara itu, Noir mengaktifkan skill [Presence Concealment] setelah keluar dari area deteksi para pencuri itu. Kemudian dia naik keatas bangunan yang tinggi, mengawasi orang-orang yang bersembunyi di atap dan dibalik bayang dibawah cahaya rembulan.


Noir mengaktifkan skill [Soul Sense], membuatnya merasakan banyak keberadaan tak kasat mata di area penginapan Merak Hijau. Kemudian dia mengaktifkan Mask of Pluto untuk melihat roh tersebut dengan lebih jelas. Dia sedikit mengernyitkan dahinya ketika melihat banyaknya roh yang melayang disekitar para pencuri tersebut. Seolah badai kecil tiba-tiba menyelimuti keberadaan penginapan tersebut.


(bersambung...)


♦♦♦


Item Class dari yang terendah;


- Normal


- Advance


- Rare


- Heroic


- Mystic

__ADS_1


- Divine


__ADS_2