Another : Memory of Another World

Another : Memory of Another World
Ch. 49 Epidemic


__ADS_3

Setelah malam berlalu, mentari pagi akhirnya menyapa kota Rimun. Kota ditengah hutan belantara, nampak begitu agung bersama dengan cahaya yang terpantul pada atap-atap bangunan dan tembok kota.


Antares segera bangun dari tidurnya, duduk sejenak sembari melihat kearah keluar melalui jendela yang tertutup. Matanya tidak bisa melihat melalui benda padat, akan tetapi indera persepsinya menangkap berbagai macam gelombang frekuensi di jalanan luar. Kemudian dia menguap sejenak, sembari meregangkan badannya.


Hari baru saja tiba, namun para penduduk sudah memulai aktifitasnya.


Steve bangun tidak lama kemudian, badannya yang bertelanjang dada masih terlihat sangat mengesankan meski telah memasuki usia tua.


"Oh, Pagi."


"Mhmm." Jawab Antares tidak begitu bersemangat.


Jujur saja, setelah menjadi night watcher, kualitas tidurnya menjadi jauh lebih baik. Juga, dia tidak perlu tidur dalam rentang waktu yang lama. Dia melakukannya untuk mengelabui para mata-mata yang mengintainya. Jadi seharusnya tidak ada alasan bagi Antares untuk tidak bersemangat.


Antares segera beranjak dari ranjang, pergi ke kamar mandi, dan melakukan aktifitas pagi yang disusul oleh Steve tidak lama kemudian. Ketika dia kembali, Noir sudah berada di atas tempat tidurnya, tengah menjilati kukunya sebagaimana kucing normal.


"Kamu sudah pulang, Noir, .... '.....' Aku sudah bangun tapi, masih saja menguap. Mungkin kurang oksigen?" Pikiran itu segera menghilang begitu Antares membuka jendela kamar penginapan.


Dia mendapatkan kamar yang menghadap kearah timur, yang menyajikan pemandangan kota dari lantai dua. Apa yang bisa Antares lihat hanya sedikit lebih tinggi dari atap bangunan disekitarnya, kemudian dihadang oleh bangunan bertingkat lain dan tembok dalam beberapa blok bangunan yang tidak jauh. Antares sedikit merasa kesal, dan untuk menghilangkan pemikiran itu secepatnya, dia beralih ke pada mata-mata yang masih mengawasinya. Setidaknya ada tiga orang yang memiliki fluktuasi jiwa yang tak menyenangkan di sekitarnya. Dia tidak berniat menyentuh mereka untuk saat ini. Dan rasanya aneh saja mengunakan mata-mata sebagai penyemangat.


Antares hanya memutar matanya, kemudian berbalik.


Lantai pertama dari penginapan tersebut sangat ramai di jam-jam tertentu. Tanpa diduga, rupanya ada beberapa petualangan kelas emas dan platinum yang menginap disini, selain para pelancong dan pedagang. Antares segera melihat status mereka menggunakan Odin Lost Eyes, namun tidak ada yang menarik perhatiannya. Jadi, kegembiraannya sedikit menguap untuk sesaat.


"...res, Oi, Antares, kamu mendengarku?"


"Ah, tidak, apa yang kamu katakan barusan?"


"Ada apa, kamu tertarik dengan gadis itu, atau kamu tertarik menjadi petualang?" Tanya Steve sembari menyeringai jahat.


"Tidak dua-duanya." Jawab Antares dengan tegas, yang ditanggapi tawa kecil dari Steve.

__ADS_1


"Jadi, kita akan langsung pergi ke asosiasi atau bagaimana?"


"Aku ingin melihat-lihat kota terlebih dahulu. Membeli beberapa barang, dan mengumpulkan beberapa informasi." Jawab anak itu.


"Baiklah." Tentu saja Steve hanya menyetujuinya. Karena kalau anak tersebut gagal dengan tujuan kecilnya, dia bisa beralih menjadi petualangan kapan saja. Dan tidak ada batasan umur yang berlaku.


Tanpa sepengetahuan Steve, Antares sudah mengitari distrik Barat sebagai Noir. Namun pemandangan di malam hari, dan siang hari cenderung terbalik 180°. Dimana area yang ramai dipenuhi oleh orang berubah hitam. Selain itu, Antares ingin melakukan bisnis legal sebagai permulaan. Walau akan ada masalah nantinya, namun itu tidak akan serumit bisnis gelap dan remang-remang.


Hm, aku ingin tahu, apakah narkoba dilegalkan di negara ini? mengingat ada beberapa tempat pelacuran yang legal dan sering dikunjungi orang-orang besar dan anak orang kaya. // Antares memasukan roti basah kedalam mulutnya. // Selain itu, untuk suatu alasan tetap ada bordil ilegal di tempat ini. Dari yang aku lihat, fluktuasi negatif disana sangat kental hingga menyerupai lumpur, mirip dengan pemakaman namun juga memberikan kesan tercemar yang jahat. Aku tidak begitu tahu dengan strata sosial di kota, sejauh ini, aku tidak melihat sesuatu seperti budak yang mana itu kabar baik. Yang jadi perhatian utama mungkin justru tingkat kematian anak dibawah umur yang tinggi. Sementara seseorang dapat dianggap dewasa begitu mencapai umur 15 tahun. Sebenarnya apa yang dilakukan pihak dukedom sampai saat ini?


Hanya dalam 10 jam, Noir sudah menemukan lebih dari 300 anak dibawah lima belas tahun mati di distrik barat ini. Sementara indra persepsinya mengatakan jumlahnya akan menjadi berkali-kali lipat jika Noir mengunjungi distrik selatan. Dia menyeleksi beberapa anak untuk menjadi inang dari parasit Antares. Saat ini, mereka tengah menjelajahi jalanan kota Rimun sebagaimana seharusnya. Tentu saja, mereka tidak membutuhkan makan karena energinya disediakan oleh Staff of Life dan Armband of Mars. Untuk kepribadiannya sendiri, mereka hanya memiliki setengahnya, mirip dengan apa yang dialami Night Watcher.


Dalam jangka waktu tersebut, beberapa anak diculik oleh organisasi tertentu dan kini ditempatkan di ruang bawah tanah dengan banyak anak-anak dan perempuan lainnya. Mungkin mereka akan diekspor ke suatu tempat tertentu, tidak ada yang tahu. Jujur saja aksi mereka cukup mengesankan untuk kelas orang-orang dunia bawah, hingga Antares berfikir mereka terafiliasi dengan organisasi tertentu.


Aku merasa kasihan pada mereka, namun terlalu dini untuk bertindak sekarang. // renung Antares. Dia masih berniat memparasiti para gelandangan tersebut melalui perantara Noir.


Setelah waktu yang panjang, Antares dan Steve akhirnya keluar. Keduanya mengambil jalan kearah utara. Dalam perjalanan tersebut dia bisa melihat beberapa tunawisma yang kelaparan, para pengemis yang pergi dari satu toko ke toko lain untuk mendapatkan satu atau dua buah atau roti keras hanya untuk diusir oleh si pemilik toko. Dia juga melihat banyak anak jalanan bermata mati yang tengah berjalan tanpa tujuan. Ketika mata mereka bertemu dengan Antares, nampak cahaya kecemburuan yang menyebar ke wajahnya.


<< ???


Umur : 10 tahun Ras : Manusia.


Talent : None


Deskripsi : Dia merupakan anak periang dari keluarga sederhana. Akan tetapi kehidupannya berubah 180° ketika ayahnya tidak kembali dari medan perang, yang disusul oleh ibunya tidak lama kemudian. Kini dia bertahan hidup dengan menjadi pencopet dibawah geng Silver Knife.


Biografi : ...


>>


<< ???

__ADS_1


Umur : 27 tahun Ras : Manusia


Talent : none


Deskripsi : Seorang pria yang bekerja sebagai buruh pabrik. Sayangnya pabrik itu bangkrut 3 bulan lalu. Harapan terbesarnya ialah mati di medan perang


Biografi : .... >>


<< ???


Umur : 15 tahun Ras : Manusia


Talent : Item Craft


Deskripsi : Setelah lima belas tahun, dia akhirnya bisa membuka lembaran baru sebagai petualangan


Biografi ....


>>


Persona Antares mendatangi mereka satu persatu. Memparasiti mereka yang terlihat menarik bagi Antares. Dia mengubah sedikit kepribadian mereka dan membiarkan sisanya. Hanya dalam sekejap hampir semua tunawisma, gelandangan, dan anak jalanan di sana berubah menjadi inang untuk parasit Antares. Keberadaan anak itu, mirip seperti wabah yang terus menyebar dan menjangkiti banyak orang. Dan dengan banyaknya orang yang berlalu lalang dijalan tersebut, tidak ada satupun yang menyadari akan kejadian tersebut.


Untuk saat ini, setidaknya targetnya ialah mereka yang tidak terafiliasi organisasi manapun ataupun sekedar geng tingkat rendah. Membiarkan mereka hidup sebagaimana yang mereka inginkan tapi masih dalam kendali penuh dari Ren. [Virtual Bug] hanya memiliki batasan penggunaan tanpa adanya efek negatif. Membuat inang, menjadi semacam avatar bagi Antares. Sementara tingkat parasit itu berada di tingkat jiwa seseorang, tidak mudah dideteksi, ataupun di hilangkan. Tingkat parasit tersebut tiba-tiba menjadi jauh lebih menakutkan dengan adanya [Variabell Collapse] yang mana bisa membuat parasit yang mati bangkit kembali dan statusnya sebagai Night Watcher].


Sebagai inang, mereka akan mendapatkan penguatan hingga titik tertentu. Ketika parasit yang mengendalikan tubuhnya, maka kemampuannya akan setara dengan tubuh asli Antares.


Jujur saja, keberadaannya agak menakutkan untuk ada didunia nyata. Ketika hari berganti, mungkin setengah penduduk di kota rimun sudah menjadi inang milik Antares.


(bersambung...)


♦♦♦

__ADS_1


__ADS_2