Asisten Tuan Daniel

Asisten Tuan Daniel
Part 23


__ADS_3

Lama Pras menunggu kabar mengenai niatnya bertemu dengan Prayogo , pria paruh baya yang telah mengubah rencana awal menjadi berantakan . Lama juga ia mengutak-atik laptopnya mengakses semua berkas yang baru saja ia dapat , begitu ponsel berdering ia langsung menggeser laptop berisi laporan emai dari perusahaan.


" Apa kata mu ? "


Teriaknya nyaring menggema di dalam ruang kerja pribadi miliknya .


Malam semakin larut namun usaha Pras tidak putus agar bisa menemuinya sekali lagi , sekaligus menanyakan siapa laki-laki yang berani mengambil gadis incarannya .


" Brengs*kk !" Teriaknya lagi lalu melempar beberapa barang yang ada di dekatnya.


" kurang ajar ! kenapa laki-laki itu menjodohkan pada pria lain hah !! apa kurangnya aku ? apa kurang banyak nominal yang aku tawarkan ." Ucapnya dengan nada penuh amarah.


Nafasnya memburu sembari meremas kertas yang tercecer di atas meja kerjanya .

__ADS_1


Meneriaki memaki juga mengumpat pada pria yang mungkin kini juga tak tenang dalam tidurnya, membayangkan bagaimana beringasnya pria yang sempat akan ia jadikan menantu karena ia telah memutuskan tanpa sepengetahuan nya.


Tiba-tiba senyum licik terukir di bibirnya , tawa keras menggelegar gak orang kesurupan lalu mengepalkan kedua tangannya erat seolah otaknya tengah menyusun rencana-rencana yang cukup memuaskan untuknya.


" Ok , aku terima permainan kalian tapi jangan sampai menyesal tentang perlawanan yang aku lakukan ." Ucapnya pelan penuh tekanan.


Beranjak ia keluar ruang dengan langkah lebar menggema dalam rumah pribadi miliknya , tinggal seorang diri hanya di temani sopir juga pembantu rumah tangga nya yang sudah pasti Telang terlelap di bawah alam mimpi mengingat malam sud sangat larut .


Ya orang tuanya seolah tidak punya cara lagi untuk mengarahkan anak laki-laki yang sudah berumur menuju jalur yang seharusnya.


Bergonta-ganti wanita semaunya , menikmati lalu membuangnya setelah memberi sejumlah cek yang ia tawarkan.


Dari situlah banyak wanita yang di jodohkan lebih milih pergi dari pada harus menanggung sakit hati jika harus di hadapkan dengan pria arogan juga sifat yang sangat-sangat tidak menyenangkan itu.

__ADS_1


_________


Tubuh tua dengan rambut berantakan kini tengah berbaring di atas ranjang membolak-balik kan tubuh menikmati kegelisahan yang tidak bisa di sembunyikan , bunyi dering ponselnya tadi seketika merenggut rasa kantung yang sedari tadi tidak bisa di tahan. Tubuh lelah dengan pikiran berantakan seolah tak imbang dengan umur yang semakin menua , buka salah siapa kini hanya rasa bersalah pada anak juga mendiang sang istri.


Wanita paruh baya yang beberapa tahun ini menemani hidupnya nampak tak menggubris kegelisahannya sama sekali. mata tertutup rapat dengan suara dengkuran halus menandakan ia benar-benar sudah terlelap membawa semua rasa nyaman dari atas ranjang hangat tanpa sedikitpun merasa terbebani.


Bahkan pemberontakan yang sempat tejadi siang tadi seolah dapat di lupakan begitu saja tanpa sedikit rasa cemas. Ya begitulah uang mempermainkan perasaan.


Menghilangkan rasa iba demi kebahagiaan nyata di depan mata tanpa memperdulikan sebab akibat apa yang akan di terima kemudian hari.


Di pejamkan nya mata sayu milik Prayogo, berusaha untuk segera terlelap menyusul sang istri dan melupakan sejenak kepenatan yang sedang terjadi .


_________

__ADS_1


__ADS_2