Asisten Tuan Daniel

Asisten Tuan Daniel
Part 60


__ADS_3

Langkah sepasang suami istri menggema dalam lorong rumah sakit. Tangan yang saling bergandengan terlihat begitu lucu dengan mulut yang saling tertutup.


" Kenapa jadi pendiam ? Tanya Alex memecah kebisuan.


Langkah mereka sedikit melambat , saling menatap lalu dengan wajah cantik Andini tersenyum sembari memeluk erat lengan kekar milik suaminya.


" Aku hanya sedang menata perasaan ku ." Ucap Andini beralih memeluk erat tubuh Alex.


" Jangan di paksa , aku tidak mau menyakiti mu ." Katanya , membalas pelukan hangat sang istri . Menghirup dalam-dalam aroma shampo yang begitu menenangkan.


" Aku akan berusaha . Aku mau jadi istri yang sempurna untuk mu." Tuturnya dengan mata berkaca.


Ccuupp


" Kita bahas nanti . Jangan sampai papa melihat permatanya seperti ini." ucap Alex meredakan gejolak seolah ada rasa sesal di hati Andini.


" Papa ." Ucap Andini riang begitu pintu terbuka . Binar matanya tak mempu di tahan pelukan erat yang di sambut hangat sang ayah meredakan rasa khawatirnya.


" Pa." Sapa Alex begitu Andini melepas pelukannya .


" Sisakan pelukan seperti itu juga untuk ku." Ucap Alex meledek Andini yang di hadiahi siku mungil di perutnya.


Senyum bahagia kini muncul di wajah tua Yaang nampak begitu tenang. Mensyukuri apa yang menjadi pilihan putri kecilnya dulu.


Mendapatkan pangeran tampan seperti yang ada dalam cerita dongengnya namun tidak dengan kesetiaan yang pernah Andini kecil katakan dulu di depan dirinya.


Mengagumi sosok cinta pertamanya yang begitu menyayangi ibu juga dirinya.

__ADS_1


Satu tetes air mata luruh dengan rasa sesal yang kini menyelimutinya.


" Pa , apa ada yang tidak nyaman?" Tanya menantu kesayangan anaknya.


" Tidak nak . Papa hanya bahagia menyaksikan putri papa menemukan pangeran seperti impiannya dulu ." Tutur Prayogo lembut menatap pupil indah Andini yang kini nampak berkaca.


" Papa ."


Dipeluknya erat tubuh tua yang terbaring di atas ranjang rumah sakit. Mengusap lembut pundak nya sembari terus mengusap kata yang begitu terdengar membahagiakan ditelinga nya .


" Papa tidak usah khawatir, sekarang putri kecil papa sekarang sudah bahagia, ya bahagia bersama pangeran juga raja dan ratunya disini." Tutur Andini dengan mata menatap Alex.


" Dua raja dengan pangeran yang begitu luar biasa yang mampu menjaga kerajaan kita ." Ucapnya lagi dengan senyum berselimut kabut bahagia.


Anggukan Alex tak begitu jelas . Rasa bahagia bercampur sedih saat dirinya tumbuh tanpa adanya ratu dan raja kini hilang.


Ceklekk


Pintu terbuka membuyarkan segala nya .


" Maaf pak , buk . Pasien harus segera beristirahat." Tutur perawat dengan seragam putih bersih sembari membawa botol infus yang siap di gunakan.


" Baik sus , tapi kapan papa saya bisa pulang sus?"


" Jik kondisi pasien stabil besok sudah bisa pulang Bu ." Ucapnya sembari mencabut selang infus dan menggantinya dengan yang baru.


" Baik , saya permisi dulu ya Bu pak . Silahkan beristirahat putri bapak sudah tidak sabar ingin membawa ayahnya pulang ." Ucapnya lalu pergi meninggalkan mereka dengan senyum di bibirnya.

__ADS_1


Waktu berjalan , pukul sepuluh malam Andini juga Alex pergi meninggalkan rumah sakit setelah suster penjaga masuk untuk menggantikan mereka .


Tangan yang terus bergandengan dengan langkah yang santai seolah mereka bak anak muda yang baru saja jadian.


" Kita makan dulu bagaimana?" Tanya Alex pada Andini.


" Mas tidak mau memakan ku kan?" Pertanyaan polos Andini lolos begitu saja.


Dengan senyum yang menghiasi wajah nya Alex menunduk sembari menoel hidung mungil milik istrinya.


" Untuk sekarang aku masih membiarkan mu , tapi saat aku lapar kau harus siap ya ." Ucapnya membuat sang empu meneguk ludahnya dengan susah .


" Eemmm. Kita kita mau makan dimana ya ? apa masih ada tempat makan buka di jam malam begini ?" tanya Andini mengalihkan pembicaraan, mangalihkan perasaan nya yang kini membuat jantungnya berdeguk kencang.


" Andini , kau seorang istri , jadi kau harus siap." Ucapnya dalam hati mengingatkan posisi nya saat ini.


____________


Haii ,


bagaimana kabar kalian hari ini? Author harap semua dalam keadaan baik ya.


Terima kasih atas support dan dukungannya , author begitu mencintai kalian .


Salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰🥰


Salam sayang: Mama_kecil ♥️

__ADS_1


__ADS_2