
Pria bertubuh tinggi besar duduk di atas kursi kebesarannya, susunan ruangan yang sedikit berbeda dari sebelumnya seolah memberi tahu jika kini dirinya bukan lagi seorang pria dengan kisah menyedihkan. Ya nampak satu bingkai besar terpampang di salah satu deretan bingkai-bingkai kaca berukuran sedang yang memamerkan bagaimana hasil perjuangannya selama ini .
Di atas meja bingkai lucu berukuran kecil yang nampak cantik menghiasi meja kaca luas di hadapannya.
Tokk
Toookk
Ttoookkk
Ceklek
Nampak Alex membuka pintu begitu sapanya di balas .
" Ini , kita perlu tinjau di kawasannya langsung." Ucap Alex meletakkan berkas berbalut amplop merah dari tangannya.
" Hmm ."
Ucap Daniel lalu membenarkan posisi duduknya.
Pandangan sedikit tajam ke arah Alex seolah sedangan mengibtrokgasi.
" Ya , gue juga curiga ." Ujarnya seolah tau apa yang ada di balik pupil sang penguasa di hadapannya.
" Rencana Lo ? lo tau kan istri gue juga dekat sama Andini, Andini juga deket sama Nanda ." ucap Daniel lagi kini sembari memainkan pulpen di jemarinya.
" Gue mau ajak Andini menikah secepatnya. Gimana menurut Lo ? "
" Orang tuanya bagaimana ."
Tanya Daniel seolah minta penjelasan mengenai restu dari orang tua Andini.
__ADS_1
" kita jalankan misi sesuai rencana kita kemarin . Tapi gue butuh support Lo Mommy juga Daddy . " Ucap Alex dengan serius .
" Okk . " Ucap Daniel dengan cepat.
" Atur semua nya gue tinggal bantu dari belakang ." Ucap Daniel lagi seolah yakin dengan rencana yang sempat mereka rancang beberapa Minggu lalu.
________
Nampak keluarga dengan kehidupan yang begitu menyenangkan duduk bersandar seolah sedang menceritakan sesuatu yang membahagiakan.
" Ya , nanti kita siapkan semuanya . Wajarlah jika mereka jarang kemari suaminya kan sibuk , toh tidak baik juga kalau seorang istri kemana-mana sendiri tanpa di dampingi suaminya kan !" Tutur Surya dengan wajah khas seorang ayah.
" Iya mas aku tau itu , lagian aku juga seperti itu kan dulu ." Ucap Indah tersenyum cantik pada suaminya.
" Ya sudah kita istirahat dlu, nanti malam kita mau jenguk pak Tamrin kan ?" Tanya Surya lagi.
" Iya mas , nanti sekalian mampir ke toko buah mas . Buat buah tangan." Ucapnya lagi yang di angguki sang suami.
" iya Bu ." balasnya tanpa menunjukkan wajahnya.
___________
" Akhirnya ." Ucap Nanda sembari merenggangkan otot tubuh yang seolah terasa kaku.
Di rogoh nya benda pipih dengan stiker di belakangnya.
Ting
" Panjang umur emang ni anak ." Ucapnya sembari membuka pesan dari sahabatnya.
Klik
__ADS_1
Tuuttt
Ttuutttt
{" Halo "} ." Sapa Lala dari sebrang telfon.
{" Bag Gio ngajak ke cafe ! oke gak nih ?}. "
{ " Gas lah . ajak Allena sama kak Andini juga sekalian "} ." Ucapnya lagi.
{" Ssiipp kalau gitu mah . bawa pasangan masing-masing ya .Hihihii "} kata Nanda dengan cengengesan.
{" Oke "}
{" Ehh , kalau bawa pasangan . Allena gimana ?} ."
{" Dia mah gampang . Ngelirik orang bening di pinggir jalan juga dapet .}" Ucap Lala dengan cepat.
{ " Sip lah kalau gitu. Gue kabarin ke kak Dini dulu ya. . Entar kota tunggu Lo di sana aja gapapa kan ?"
{" Iya gapapa kok }". Ucapnya.
Telfon berakhir , nampak Nanda tersenyum sumbringah dengan usulan Lala . Kini ia berganti mengutak-atik ponselnya. Menekan tombol lalu mengirimkan pesannya pada Andini.
( " Kak , kak Gio ngundang kita ke cafe , Lala setuju dan katanya juga kita bawa pasangan masing-masing .") . Tulisnya lalu menekan tanda send yang memberi tanda centang dua.
Andini nampak tak sabar menunggu jawaban . sembari menunggu ia merapikan semua kertas yang berada di atas meja kerja seolah siap pergi bersama sahabat juga kekasihnya.
_________
Salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰
__ADS_1