Asisten Tuan Daniel

Asisten Tuan Daniel
Part 54


__ADS_3

Dalam ruangan yang tak begitu besar nampak Andini tertidur begitu pulas sembari memeluk erat guling dengan selimut tebal yang semakin membuatnya nyaman.


Jam berputar nampa alex baru saja menyelesaikan pekerjaan, beberapa pertemuan pda rekan bisnisnya kini telah usai . Bersama Daniel,pemilik serta pewaris tunggal mampu mengerjakan tugas yang cukup padat hari ini dengan durasi waktu yang terbilang singkat.


" Jam makan siang , kamu mau makan bareng atau mau makan sekaligus menambah tenaga ?" Ucap Daniel begitu mereka keluar dari ruangan meeting .


" Maksudnya ?" Pertanyaan Alex membuat Daniel melirik kesana-kemari.


" Kau apakan Andini semalam ? bisa-bisanya dia sampai kelelahan di kantor!" Ucap Daniel menggoda Alex.


" Kau ini , suami istri sama saja . Sama-sama mau tau urusan orang lain." Ucap Alex lalu berjalan tak menanggapi ucapan Daniel.


___________


" Tidak mudah untuk mengambil perhatiannya , tapi akan ku coba ." Ucap Pras tanpa ekspresi.


Ya , penawaran yang sedikit membuatnya tertantang membuatnya sekali lagi memutuskan untuk kembali merebut apa yang menurutnya harus di dapatkan.


Sepertiga dari apa yang sudah di tawarkan membuat Pras berubah pikiran. Bukan uang nya ! melainkan siapa yang harus ia temui nanti.


Imelda yang baru saja keluar dari kawasan gedung perkantoran milik Pras , berusaha menutupi wajahnya . Masker juga kaca mata hitam menjadi cari untuk saat ini .


" Apa yang dia kerjakan di sana?" tanya batin Pria tinggi tegap yang kini sedang melajukan kendaraannya menuju sebuah restaurant bersama ibu hamil yang kini tengah mengunyah cemilan yang sengaja Daniel siapkan untuk istri juga jabang bayi di dalam kandungan.

__ADS_1


" Mas ?"


" Hmm ." Ucap Daniel menoleh dengan senyum hangat.


" Apa nanti malam mas sibuk?" tanyanya lagi dengan mata terbuka lucu.


Di tatapnya pupil mata Lala dengan lembut, tersenyum hangat pada wanita yang tengah mengandung benih nya.


" Kau menginginkan sesuatu ?" Tanya Daniel dengan lembut.


Lala mengangguk ." Iya ? apa boleh?" tanyanya lagi dengan wajah semakin lucu.


" Kenapa kau se menggemaskan ini hmmm ?"


" Aku tau mas kamu sibuk! jadi bagaimana pun aku juga harus lebih pengertian dengan jabatan mu ." Ucap Lala jujur membuat Daniel diam tertegun.


" Iya , terima kasih sudah mengerti dengan posisi ku . Tapi bukan berarti kau harus seperti ini . Eeemmm." Ucap Daniel setelah menjeda ucapannya. menarik ulang hidung Lala dengan bibir terkatup menahan gemas pada istrinya.


" Uuhh , sakit mas ! ini lebih keras dari yang tadi ." Ucap Lala menepuk lengan Daniel lalu mengusap ujung hidung yang sedikit memerah , wajah cemberut dengan tangan yang terus sibuk meredakan rasa nyeri akibat suaminya.


" Terima kasih ! terima kasih sudah menerima ku sayang . Terima kasih sudah ada di dalam kehidupan ku ." ucap Daniel begitu ia menepikan mobilnya.


Peluk hangat walau sekejap membuat pria dan wanita yang berada di dalam mobil hitam melupakan keadaan sekitar . Tanpa sadar hangat kecupan di dahi sang istri kini menjalar nakal pada bibir mungil yang nampak begitu menggiurkan.

__ADS_1


Decak manis terdengar menghiasi seisinya, menikmati rasa yang tak pernah membuatnya bosan .


'' permisi ."


Suara pria sembari mengetuk pintu kaca mobil Daniel membuat mereka gelagapan bak tertangkap basah oleh ayahnya.


Dengan gerakan cepat, Lala juga Daniel Merapihkan pakaiannya lalu berpandangan sembari tersenyum geli.


" Mengganggu saja ." Ucap Daniel lirih setengah berbisik lalu membuka kaca jendela di sisi kanannya.


" Maaf ? apa ada masalah dengan kendaraan bapak ? " Tanya ramah petugas polisi lalu lintas dengan senyum di bibirnya.


" Maksudnya?"


" Begini ! saya perhatikan kendaraan bapak menepi ke ih dari 10 menit dengan mesin yang menyala ." Ucapnya menjelaskan lalu menunduk menengok wanita cantik di sebelah kemudi lalu menyunggingkan senyuman nya .


" Dia istri saya ! mobil saya dalam keadaan baik-baik saja !" Ucap Daniel cepat, menutup jendela lalu pergi begitu saja dengan wajah tak senang .


___________


Maaf untuk para pembawa setia πŸ™ lama enggak kasih setorannya. Kebetulan pekerjaan author berjalan dengan sangat padat jadi tidak sempat mengirim naskah πŸ₯Ί


Author harap kalian semua tetap setia dan selalu sabar ya πŸ₯ΊπŸ₯Ί

__ADS_1


Salam sayang πŸ’Œ semoga harimu menyenangkan πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2