Asisten Tuan Daniel

Asisten Tuan Daniel
Part 45


__ADS_3

" Saya terima nikah dan kawinnya Andini Putri Prayogo dengan mas kawin tersebut tunai ." Ucap lantang Alex dalam Sekai tarikan nafas tak terpatahkan.


" Bagaimana para saksi ?"


" Sahhh ."


" Allhamdulillah ." Ucap semua lalu memanjatkan do'a dan.


" Kak Daniel tolong ." Suara Allena memecahkan ketegangan beserta kelegaan begitu akad nikah dilaksanakan .


Kilau bahagia kini berubah menegangkan lagi , Andini juga Alex bergegas berdiri begitu teriakan sang adik memecah suasana.


" Siapa itu?" Tanya Prayogo dengan lemah."


" Dia kakak ipar ku pa ." Dengan lembut Andini berucap sembari mengusap punggung tangan ayahnya namun terselip rasa cemas pada wanita mungil nan cantik yang selama ini menjadi teman terbaiknya.


" Pergilah , nanti aku menyusul ." Ucap Alex lagi seolah tau apa yang di pikir kan gadis manis yang beberapa menit yang lalu telah resmi menjadi istrinya serta tatapan meminta untuk disini sejak dari mata ayah mertuanya.


" Maaf pa , Andini pergi sebentar ya ." Ucap Andini berpamitan pada sang ayah.


Dengan anggukan kecil Prayogo memberi izin pada putrinya dengan sedikit lengkungan di bibir pria dengan baju berlengan panjang.

__ADS_1


" Papa butuh sesuatu?" Tanya Alex begitu Andini keluar menyusul mereka yang ikut serta di acara sakralnya.


Di lambaikan nya tangan kanan Prayogo dengan lemah , menatap sayu menantu laki-lakinya yang nampak begitu gagah dengan jas yang membalut tubuh kekarnya.


Setelah beberapa waktu nampak Alex meninggalkan kamar menyusul semua rombongan setelah Prayogo terlelap dengan mulut sampai hidung tertutup alat bantu .


Dengan perlahan Alex menutup pintu lalu pergi sesuai arahan sang istri. Begitu sampai nampak Andini duduk sembari memegangi jemarinya , mengusap lembut cincin indah yang baru saja kemarin ia kenakan dan sekarang , nampak kalung berlian cantik menggantung pada leher jenjangnya.


" Kau sangat cantik . Istri ku ." Ucap Alex menekan kata terakhirnya berbisik tepat di sebelah telinga Andini.


" Kakak ." Ucap Andini malu-malu dan kini , rasa canggung yang entah bagaimana bisa datang tak seperti biasanya.


" Sudah tidur , biarkan papa beristirahat. Bagaimana Lala?" Ucap Alex lembut.


" Kau akan menjadi paman sayang ." Celetuk Anna mengejutkan.


Anna berjalan sembari menutup pintu kamar bersama David Surya juga Indah. Nampak seri terlihat di wajah masing-masing, senyum terkulum dengan pikiran yang entah membayangkan bagaimana ramainya nanti saat jabang bayi telah terlahir.


Tatapan aneh kini didapat dari pupil sang ibu mertua , begitu juga dengan indah memandang Andini seolah mereka bersekongkol.


" Emm , begini Mommy Tante ."

__ADS_1


Ucap Andini terbatah seolah tau apa maksud dari senyum yang terbit dari bibir kedua wanita paruh baya di hadapannya.


Di tariknya lengan Allena yang kebetulan baru saja datang dari arah samping .


" Allena tadi bilang dia lapar , jadi aku mau menemaninya dulu , iya kan Len ." Ucap Andini menutupi kegugupan tanpa . Tanpa menunggu Andini menarik paksa tangan Allena dengan ekspresi bingung .


" Hah , aku lapar?"


" Iya , la bilang tadi lapar kan ? Udah ayok ." Ucapnya lalu berlari membawa serta Allena yang tak tau permasalahan.


Nampak Anna juga indah saling menatap sembari menutup mulutnya saat melihat gelagat sang menantu baru bak kepiting rebus. Alex hanya mampu menggelengkan kepalanya namun terselip senyum yang terkulum malu-malu.


" Pengantin baru ." Ucapnya lirih lalu duduk bersandar sembari memejamkan mata.


Senyum yang entah bagaimana bisa muncul dan susah untuk di hentikan . Tak lepas dari pikiran itu Alex kembali mengingat ucapan papa mertuanya untuk selalu berjaga-jaga dalam waktu dekat , entah apa maksudnya namun sudah pasti Andini yang akan di incar dan di jadikan umpan atas kejadian malam ini.


Di dalam ruangan nampak Daniel terus mengusap lembut punggung tangan Lala yang masih terlelap sembari mengucap syukur. Tak jauh dari situ David serta Surya terus berbincang lirih sebelum memutuskan untuk pamit keluar.


" Nil , kita pergi dulu ya . Jaga Anak serta cucu kita ." Ucap Surya dengan senyum mengembang .


____________

__ADS_1


__ADS_2