
Hari berganti , kini usia pernikahan memasuki pada Minggu ke dua . Gelagat Andini yang semakin hari semakin tidak nyaman untuk menyembunyikannya .
Pukul 12 siang , jam istirahat kantor yang di manfaatkan sebisa mungkin untuk mereka yang sedari pagi mengerjakan tugas yang seolah tidak ada habisnya.
Andini bersama rekan satu divisi nya kini tengah duduk menikmati makanan yang sengaja di pesan olehnya dari luar.
" wahh , hari ini kita makan enak nih ." seru Keyla menatap beberapa menu yang tengah menanti untuk di santap.
" Iya nih , kebetulan atau memang sengaja sih." seru ayu sembari menghirup aroma masakan di atas piring.
" Sebenarnya ada yang mau aku omongin."
Ucap Andini menatap satu persatu rekan divisinya .
" Apa itu ? "
" Iya , tumben aja mau ngomong pke acara makan-makan. " ucap Doni sembari menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.
" Aaakkk ."
Serunya menyuapi Ayu tanpa menghiraukan yang lain.
" Cek . pamer ? "
Ucap Keyla menyikut punggung Doni.
" Sudah , makan tinggal makan juga. Ayo kau mau bilang apa?"
Tanya pak Heru menanti ucapan Andini.
" Sebenarnya !"
" Heyyy ." Panggil seseorang dari arah belakang.
" Nanda !"
Seru mereka yang sudah mengenal dekat . Beberapa kali ikut gabung saat makan siang . Ya walaupun berbeda divisi namun mereka cukup akrab.
" Wahh , kebetulan sekali ." tutur nya dengan mata menatap nikmat makanan yang tersaji di atas meja .
" Duduk ."
Ucap Keyla ramah , menggeser tubuhnya memberi ruang untuk Nanda.
" Terima kasih ."
Ucap Nanda riang.
" Aaaakk lagi sayang. !"
Ucap Doni semakin menjadi .
" Iddiihhh ,kalian kenapa sih ."
Ucap Keyla kesal merasa dirinya sedang di sindir .
" Calon pengantin kan harus begini .Biar enggak kaku ." Ujar Doni yang di sambut juluran lidah oleh Ayu.
" Sudah , kalian ini kenapa jadi ribut. Kamu juga makanya cari pacar biar enggak Wira Wiri sendiri."
__ADS_1
" Pak Heru."
" Ucap Keyla berpura-pura merajuk.
Sepersekian detik , beberapa perbincangan Andini nampak mengumpulkan keberanian untuk melanjutkan ucapannya.
" Teman-teman." Ucap Andini pelan .
Memberanikan diri untuk berucap .
" Hmmm ." Ucap Keyla dengan mulut penuh.
" Sebenarnya."
Ddddrrrrtttt
Getar ponsel Nanda membuyarkan.
" Tunggu kak ."
Ucapnya menyetop ucapan Andini.
Hhuuuff
Hela nafas Andini sedikit berat , lalu memutar salah satu kaki kepiting di atas piring nya.
" Halo ! . Iya iya mas , nanti aku sampaikan . Sudah dulu ya mas aku lagi makan . Mas sudah makan belum?"
Tutur Nanda dengan malu , menutup mulutnya dengan wajah tersipu.
" Utututtuuuuu . Masss !"
" Apaan sih ."
Ucap Nanda lalu memasukkan lagi makanan ke mulutnya .
" Oh iya , kak Andini mau bilang apa?"
Tanya Keyla .
Di atur nya nafas yang terasa terasa berat menarik dalam-dalam sebelum ia menghembuskanya.
" Sebenarnya aku sudah menikah beberapa hari yang lalu ."
Ucap Andini cepat lalu menutup matanya rapat-rapat.
Deg
Uhukk uuhhuukkk
Begitu selesai Andini berucap dengan kompak ke empat rekan dalam satu meja menyemburkan makanannya . Tersedak dengan ekspresi masing-masing.
Nanda yang sudah mengetahui terlebih dahulu , nampak cuek dengan ucapan Andini.
" Hah ! serius kak !" ucap Keyla dengan mata hampir jatuh.
" Gila Li , enggak ngasih tau kita !"
Doni ikut menyimbrung.
__ADS_1
" Heh ! makan Mulu enggak denger kak Andini ngomong apa?"
Ucap Keyla pada Nanda .
" Duuhh , gue udah tau tapi gue tutup mulut sesuai keinginan kak Andini . Iya gak kak !"
" Ehehee , sorry guys !"
" ini , undangan untuk kalian . Resepsi diadain Minggu depan."
Uuhhuukkk
" Hah!!
Ucap Nanda juga Ayu bersamaan.
" Kalian kenapa?"
Tanya pak Heru menyela.
Saling berpandangan nampak mata saling menatap , di rogohnya sesuai yang ada dalam paper bag milik Nanda.
" Minggu depan gue nikah ."
Ucapnya membagikan beberapa lembar undangan kepada mereka.
" Hah ."
" ini !"
Ucap Ayu ikut mengeluarkan sesuatu dari dalam tas kecil yang ia bawa.
" Gila ! Beda beberapa hari dong ."
Ucap Andini dengan rasa tak percaya .
Ahahaaaa
Tawa mereka terdengar begitu asik , membuat meeka menjadi pusat perhatian.
" Gilaa , kenapa bisa begini!"
" Kalian janjian ya ?"
Ucap Keyla tak percaya memandang tiga undangan dengan tanggal yang saling berdekatan.
" Kamu kapan?"
Ucap pak Heru membuat semua terdiam.
PLAKK..
Dipukulnya beberapa undangan tepat di punggung kepala divisi. Memampangkan raut kesal karena memang hanya di yang masih melajang.
________
Tinggal beberapa eps ya sayang 🤗🤗
Salam sayang 💌 semoga harimu menyenangkan 🥰🥰
__ADS_1