Assalamualaikum, Ning Annisa

Assalamualaikum, Ning Annisa
Bab 11. Minta Izin Suami


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan 🌟🌟🌟🌟🌟. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 11


Rafael dan Neng Anisa saling menatap seakan ada kekuatan yang besar menarik keduanya. Rafael masih mendekap tubuh Ning Annisa yang lebih kecil darinya. Saat Rafael hendak memajukan wajahnya, terdengar suara dering dari telepon milik Ning Annisa dan menyadarkan keduanya.


Mereka pun dengan cepat melepaskan diri dengan perasaan gugup.


Ning Annisa mengangkat panggilan telepon itu, ternyata dari guru lainnya yang hendak mengadakan makan bersama. Mereka akan merayakan ulang tahun salah seorang rekan kerja.


"Aku minta izin mau pergi makan bersama guru yang lainnya ke Rumah Makan Nusantara yang ada di jalan Pelajar," kata Ning Annisa kepada Rafael.


Rafael terdiam sejenak, karena dia merasa aneh, kenapa Ning Annisa meminta izin kepadanya. Menurutnya itu daerah perlu dilakukan, karena dia akan pergi bersama teman-temannya.


"Kenapa kamu minta izin kepadaku? Kamu 'kan sudah dewasa dan tahu di mana tempatnya. Atau kamu ingin aku mengantarkanmu ke sana?" tanya Rafael.


"Sekarang kamu adalah suami aku. Dan aku harus untuk meminta izin kepadamu terlebih dahulu, jika ingin pergi ke suatu tempat," jawab Ning Annisa.

__ADS_1


Betapa bahagianya Rafael saat dirinya dihargai sebagai seorang laki-laki oleh perempuan yang statusnya kini sudah menjadi istri dia. Rafael kini tahu kalau dia juga harus bisa menjalankan peran sebagai suami.


"Aku izinkan kamu pergi, tapi tidak boleh pulang kemalaman," ucap Rafael dengan senyum tipisnya.


"Terima kasih. Insya Allah aku akan pulang sebelum sore hari," balas Ning Annisa.


Rafael terkejut saat Ning Annisa mengulurkan tangan kepadanya. Lalu, mengambil tangan kanannya serta memberikan kecupan di telapak tangan dan punggung tangannya.


Jantung Rafael kembali bertalu-talu dan hatinya merasa berbunga-bunga, saat mendapat perlakuan seperti ini dari Ning Annisa. Lalu, dia pun memberikan kecupan di pucuk kepala istrinya.


"Hati-hati ya! Kalau ada apa-apa bilang padaku," kata Rafael sambil berbisik dan tatapan mata penuh dengan binar akan kebahagiaan dia menjadi seorang suami dari Ning Annisa.


***


Rafael pun pergi berkumpul bersama teman-temannya di markas mereka. Di sana mereka menghabiskan waktu untuk bermain game atau hanya makan-makan.


"Rafael, kenapa tadi kamu dengan Ronald saling berkelahi saat di kantin?" tanya Anton saat mereka duduk bersama main PlayStation.


"Aku hanya memberitahu Ronald, kalau perempuan yang sedang diincar olehnya itu sudah menjadi milik laki-laki lain. Jadi, aku menyuruh dia jangan mengganggu dia," jawab Rafael sambil kedua tangannya bergerak lincah pada stik game.

__ADS_1


"Jadi, itu beneran? Kalau Ronaldo suka pada wanita yang lebih tua," tanya Noah yang tadi tidak pergi ke kantin dan cuma dengar-dengar gosip.


"Iya. Dia suka kepada salah seorang guru magang di sekolah kita. Ternyata guru itu sudah punya suami," jawab Rafael.


Teman-temannya Rafael merasa kasihan kepada Ronald, karena baru mengalami jatuh cinta malah pada orang yang salah. Tentu saja hal ini malah membuat Rafael menjadi kesal. 


Tiba-tiba saja pintu markas dibuka dengan kasar oleh seseorang yang baru datang. Terlihat Demian sedang berdiri di depan pintu sambil bertolak pinggang.


"Rafael!" teriaknya memanggil sang musuh bebuyutan.


Orang-orang yang ada di sana terkejut dengan kedatangan Demian, apalagi sambil beriakan seperti itu. Mereka yakin kalau Demian akan berbuat ulah yang menyusahkan lagi.


"Apa? Mau apa kamu datang ke sini? Jangan ganggu aku! Aku senang males barusan denganmu," ujar Rafael tanpa mengalahkan perhatiannya dari layar televisi. Dia sedang fokus memainkan gamenya, karena sedang melawan raja musuh.


"Ayo kita bertanding lagi! Kali ini taruhannya adalah sebuah mobil mewah keluaran Ferrari," ajak Demian menantang Rafael.


***


Apakah Rafael akan menerima tantangan dari Demian? Tunggu kelanjutannya, ya!

__ADS_1


Aku up sedikit 🙏🏻🙏🏻🙏🏻 cuaca hujan terus bikin perut aku dingin dan jadinya mual terus.


__ADS_2