Benang Merah

Benang Merah
chapter 27


__ADS_3

Chapter 27 Rev


Seluruh penduduk desa duduk di lantai dengan postur kaku. Pandangan mata mereka kosong seolah tidak bernyawa. Yang lebih parahnya lagi di bawah tubuh para penduduk desa, terdapat rune merah yang tidak di ketahui.


"Hehehe... Jika Huang Yi Zhen itu menghilang, tidak apa-apa. Aku masih memiliki para penduduk desa yang bodoh." Huang Chi menyeringai sambil mengusap poci kecil yang di pegangnya.


Huang Yi Zhen di landa kebingungan besar. Dia tidak mengingat dengan baik hal terkait rune. Dan ia tidak yakin dengan apa yang harus di lakukan, dan tidak tau harus melakukan apa.


"Aku akan menawarkan sebuah pilihan untuk mu." Wanita tua muncul lagi setelah mengetuk-ngetuk ujung bahu kiri Huang Yi Zhen.


"Apa itu?"


"Aku akan memberikan ingatanmu. Namun itu tidak percuma." Wanita tua berkata sambil menyertakan seringai.


"Aku tau, tidak ada makan siang gratis di dunia ini." Ujar Huang Yi Zhen.


"Imbalannya adalah tubuhmu, tubuhmu akan hancur saat batas waktu penggunaan tiba. Jika kamu tidak mati di sisi Hu Lei, atau tidak menyelesaikan masalah dunia ini. Maka kamu mau tidak mau harus kembali bersamaku ke daerah 'hutan musim semi' tempat sebelum kau menyebrangi dunia ini. Apa kau yakin?"


Huang Yi Zhen mengatur nafas, kemudian membulatkan tekadnya. Ia menganggukkan kepalanya ke Wanita tua. "Baiklah, aku akan mengembalikan ingatanmu untuk sesaat. Batas waktu penggunaan hanya sampai tengah malam. Kamu harus bisa bertahan sampai tengah malam. Apakah kau memilih mati bersama Hu Lei atau ingin menyelesaikan masalah dunia ini? Kamu harus menyelesaikan salah satunya."


Huang Yi Zhen mengangguk yakin. Wanita tua mengulurkan lengannya untuk menyentuh ubun-ubun Huang Yi Zhen. Huang Yi Zhen merasakan sesuatu yang berat memasuki kepalanya. Wanita tua menyeringai. Ingatan yang begitu banyak membuat kucing kecil kesakitan.


Huang Yi Zhen dengan ingatan sejatinya, menggertakkan gigi. Wanita tua itu adalah sesuatu yang di sebut 'pengaturan dunia'. Bunga besar yang menelannya bukanlah bunga yang berbahaya, itu hanya akan membuat dirinya koma sesaat. Namun turbulensi dunia kecil itu muncul dan menarik jiwanya.


Tapi Huang Yi Zhen tidak punya waktu untuk marah. Ia hanya punya waktu beberapa jam, sebelum tengah malam tiba, Huang Yi Zhen harus dapat memecahkan misteri dunia kecil, atau mati bersama Hu Lei yang datang menjemputnya. Tentu ia memilih yang pertama. Jika Hu Lei mati karna serangan luar, ia bisa lenyap. Hu Lei hanya bisa mati dengan mengikuti garis takdir yang di berikan pengaturan dunia, hanya dengan begitu jiwanya akan tetap ada dan ikut pindah ke dunia berikutnya.

__ADS_1


Huang Chi melangkah pergi setelah meletakkan poci di sudut Aula. Kucing hitam kecil melangkah ke kerumunan untuk memahami rune yang ada di lantai. Huang Yi Zhen tau kalau rune ini mulai membakar tubuh para penduduk desa. Di bakar oleh api tak kasat mata, untuk mengekstrak tubuh para manusia ini.


Rune ini di sebut 'formasi pengumpul esensi'


Dari yang Huang Yi Zhen tau, formasi ini akan mengumpulkan esensi apapun termasuk benda hidup atau mati. Kemudian merubah esensi itu menjadi energi. Ini sebenarnya cara jahat yang di miliki ras iblis.


Formasi ini terkenal dengan tingkat keberhasilan yang tinggi, namun proses pemurnian esensi membutuhkan waktu yang lama. Terutama untuk mengambil esensi mahluk hidup. Paling tidak membutuhkan waktu setengah hari. Sebelum seluruh tubuh terekstrak, Huang Yi Zhen harus menemukan inti formasi untuk menghancurkan rune.


Kucing Kecil terus bergerak untuk mencari inti formasi. Namun suara langkah kaki mulai terdengar. Huang Yi Zhen bersembunyi di kegelapan untuk melihat siapa yang datang. Itu adalah Huang Chi yang muncul untuk memeriksa guci. Namun di belakangnya ada sosok lain.


Wanita dengan cakar rubah mengayunkan cakarnya. Cakar itu ia gunakan untuk menarik jiwa hantu tua. Tubuh Huang Chi terjatuh, untungnya Hu Lei menangkapnya dan meletakkan tubuh Huang Chi ke lantai.


"Heh, hantu tua yang serakah akan hidup, tidak boleh di biarkan ada di dunia ini."


Pada akhirnya Huang Yi Zhen memilih mentransfer energi pada Hu Lei, dan melanjutkan mencari inti formasi. Hu Lei merasakan energi Yang murni yang terasa akrab. Ia mencari seseorang yang mengirim energi itu. Pupil vertikalnya menangkap kucing hitam kecil yang mencari inti formasi. Hu Lei menyeringai puas, serangannya menjadi pebih ganas.


Huang Yi Zhen segera mencari inti formasi. Hingga ia menemukan poci yang di jaga ketat oleh hantu tua. Huang Yi Zhen mengira mungkin di sinilah inti formasi. Ia mengangkat cakar kucingnya dan menjatuhkan poci gerabah.


Benar saja, rune merah menghilang dan jiwa jiwa warga desa kembali pada tubuhnya masing-masing. Karna efek dari pembakaran tubuh, warga desa membutuhkan waktu untuk kembali sadar. Di saat Yang sama, Hu Lei berhasil membuat hantu tua jatuh dan tidak mampu berbuat apa-apa.


Huang Yi Zhen merubah dirinya ke bentuk manusia. Hu Lei menatap Huang Yi Zhen yang berdiri dengan pipi memerah. Hu Lei tersenyum lebar. Ia dapat yakin bahwa pria pemalu itu mendapatkan ingatannya kembali. Hu Lei berlari untuk memeluk Huang Yi Zhen.


"Hm... Sejujurnya aku sedikit merindukan dirimu." Huang Yi Zhen berkata dengan wajah merah.


Hu Lei dengan senang hati mendengar semuanya. Namun Huang Yi Zhen melihat bahwa hantu tua yang hampir mati, membakar esensi rohnya dan mengeluarkan jurus terakhir yang mematikan. Dan itu mengarah ke Hu Lei.

__ADS_1


Huang Yi Zhen membalik posisinya dan Hu Lei, sehingga serangan itu hanya akan mengenainya. Serangan itu menyebabkan Huang Yi Zhen batuk darah. Hu Lei segera menyadari ada yang salah. Bersamaan dengan itu jiwa hantu tua menghilang.


Huang Yi Zhen yang sekarat menyentuh pipi Hu Lei dengan penuh kasih. "Terima kasih sudah datang menjemputku..."


Hu Lei melihat wajah Huang Yi Zhen yang mulai pucat. Hu Lei memeluk Huang Yi Zhen dan berkata lirih. "Sudah jangan bicara lagi, biarkan aku mencari cara menyelamatkanmu."


"Xiao Lei, itu sudah tidak ada gunanya... Bahkan jika... Aku selamat, aku akan meledak sebentar lagi..."


Nafas Huang Yi Zhen mulai tersenggal senggal. Hu Lei menatap kekasihnya dengan hati yang terasa sakit. " Hu Lei... Aku... Menunggumu... Di dunia berikutnya..."


Tangan Huang Yi Zhen terangkat untuk menghapus air mata Hu Lei. Namun sebelum menyentuh pipi Hu Lei, tangan itu sudah kehilangan kekuatannya. Hu Lei hanya bisa menangis diam-diam.


Penduduk desa mulai bangun. Mereka bertanya-tanya ketika mendengar tangisan Hu Lei. Mereka tidak mengingat apapun. Mereka tidak ingat mengapa mereka memakai pakaian putih. Mereka tidak ingat mengapa mereka berada di kuil tua yang seharusnya terbengkalai dan kotor. Mereka tidak ingat semua hal setelah pengaruh hantu itu menghilang.


Huang Yi Zhen yang mengambang di udara melihat semuanya. Ia ingin memeluk Hu Lei lebih lama agar Hu Lei tidak sedih. Namun tak peduli berapa kali pun ia mencoba, usaha itu hanya akan menjadi percuma.


"Sudahlah... lagi pula kau berhasil melewati dua pilihan besar yang aku berikan padamu." Wanita Tua muncul di saat yang tidak tepat. Huang Yi Zhen marah dan mengayunkan lengannya untuk menyerang wanita tua.


"Tenangkan dirimu, aku benar-benar akan melepaskanmu jika kamu benar benar melewati Tujuh duniaku. Sekarang kau telah melewati satu, Setelah kau melewati semuanya, aku akan mengembalikan ingatanmu sepenuhnya."


Huang Yi Zhen masih tidak percaya. "Sungguh! Aku tidak berbohong! Aku hanya tertarik dengan energi murni kalian yang bertentangan namun masih melengkapi satu sama lain. Energi Yang milikmu yang penuh keberuntungan, dan energi kutukan milik istrimu yang penuh kemalangan. Aku benar-benar hanya tertarik pada itu. Jika kalian benar-benar melewati syarat besarku, aku benar-benar akan melepaskan kalian."


Portal hitam yang menjijikan kembali muncul. Meski Huang Yi Zhen tidak mempercayai kalimat Wanita tua, ia segera memasuki portal untuk menempuh dunia berikutnya.


Wanita tua menatap portal yang mulai menutup. Seringai jahat muncul di wajahnya. "Hanya jika kalian benar-benar melewati duniaku."

__ADS_1


__ADS_2