Benang Merah

Benang Merah
Chapter 67


__ADS_3

Chapter 67


Ketika kematian memeluknya, dunia ketujuh berakhir. Hu Lei tau kalau ini akan terjadi lagi, tapi ia masih tidak siap secara mental. Dalam kepalanya berdengung kata-kata Huang Yi Zhen mengenai janjinya dengan benang merah. Benang itu kehilangan warnanya tapi mereka tetap ada di sana. Hu Lei dapat merasakan suhunya. Pengaturan Dunia tau kalau dunia ke tujuh telah berakhir. Namun karna ia sendiri telah merasuk ke tubuh Huang Yi Bao, ia tak bisa membukakan portal untuk Huang Yi Zhen.


Dengan demikian Huang Yi Zhen berkeliaran seperti hantu di sepanjang sisa hidup di dunia ketujuh. Ada sedikit penyesalan muncul dari lubuk hatinya saat ini. Jika saja ia ingat pengaturan itu, dia mungkin memilih mati sedikit lebih lama.


Menjadi hantu juga tidak buruk. Hanya saja Huang Yi Zhen merasa sedikit tidak bebas. Mungkin karna jiwa mereka saling terikat, Huang Yi Zhen hanya dapat berkeliaran di sekitar Hu Lei. Meski Hu Lei tak mampu melihat keberadaannya, Hu Lei masih mampu merasakannya melalui Benang merah.


Bahkan jika tau Huang Yi Zhen menemaninya di kejauhan, Hu Lei masih merasakan rasa sedih berat yang terpendam dalam hati. Di kehidupan sebelum-sebelumnya, Huang Yi Zhen yang mati akan segera memasuki dunia baru sehingga benang merah tak mampu merasakan keberadaannya. Itu merangsang Hu Lei untuk bunuh diri dengan membawa luka batin.


Huang Yi Zhen melihat Hu Lei melahirkan, ini pertama kalinya ia melihat kerabat dekatnya melahirkan. Apa lagi itu merupakan 'Istrinya'. Huang Yi Zhen tidak bisa tidak merasakan kegugupan dalam hatinya. Karna Huang Yi Zhen adalah sosok yang berada di dimensi yang berbeda dengan Hu Lei, ia tidak bisa menyentuh Hu Lei. Ada rasa seperti menyentuh udara kosong.


Jadi Huang Yi Zhen hanya bisa diam-diam mendukung melalui Benang merah. Ketika siluman di lahirkan mereka akan berada dalam bentuk asli mereka. Karna Huang Yi Zhen adalah Serigala, ia takut kalau Hu Lei melahirkan anak serigala. Jika boleh ia ingin memiliki Anak rubah yang cantik.

__ADS_1


Setiap detik berlalu seperti simpul yang mengikat jantung Huang Yi Zhen. Dadanya akan terasa sesak ketika melihat Hu Lei semakin buruk. Saat ini dia tidak bisa membantu selain memberikan kehangatan melalui Benang merahnya.


Anak itu lahir dengan selamat. Itu adalah anak perempuan yang cantik dan menawan, mengikuti Ibunya. Huang Yi Zhen mengira kalau Hu Lei akan sedikit lebih mampu untuk bertahan. Huang Yi Zhen sudah mampu menebak keinginan untuk mati di sepasang mata Hu Lei. Huang Yi Zhen menggenggam Benang merah, memberikan kehangatan dan perasaan baik. Jika dia bisa berbicara, Huang Yi Zhen pasti sudah mengatakan kepadanya kalau mati juga tidak berguna.


Menurut tebakan Huang Yi Zhen, Hu Lei akan menjadi 'hantu' sepertinya ketika ia mati. Hingga menunggu Pengaturan dunia yang bersemayam di tubuh Huang Yi Bao meninggal dunia. Hu Lei seakan tersadar saat relung hatinya memahami keinginan Huang Yi Zhen melalui benang merah.


Ada senyum lemah, namun ia tidak berniat untuk mati sekarang. Ini cukup melegakan untuk Huang Yi Zhen. Mengikuti nama keluarga Huang Yi Zhen, Putri mereka yang baru lahir di beri nama Huang Yi Hua. Mengambil peran sebagai Kakak Laki-laki yang baik, Pengaturan dunia berkata dengan senyum mengembang. "Aku akan menjaga Xiao Hua di masa depan!"


Hu Lei akan senang mendengar ini jika saja Huang Yi Bao bukanlah Pengaturan Dunia. Ia juga mengikuti naskah dan bertahan dengan mulus hingga akhir. Hu Lei mengusap kepala Huang Yi Bao penuh cinta. "Bagus, tumbuhlah lebih cepat, dengan begitu kamu bisa melindungi Xiao Hua dan dirimu sendiri."


Pengaturan Dunia adalah kesadaran yang tumbuh, sejak awal ia memiliki lebih banyak pikiran masuk akal dan tidak mempercayai apa yang di sebut perasaan. Termasuk cinta. Pandangannya sedikit berubah saat Hu Lei memasuki dunianya dengan modal nekad. Dari Hu Lei ia tau kalau Hu Lei memiliki sesuatu yang di sebut Cinta. Cinta adalah emosi paling kompleks dalam kehidupan mahluk hidup. Sebagai kesadaran yang baru tercipta, secara alami ia ingin belajar. Hanya saja sedikit geli jika ia memikirkan Cinta tanpa batas milik Hu Lei dan Huang Yi Zhen.


Hu Lei hanya tidak ingin anak manisnya tidak memiliki masa kecil yang bahagia. Karna kondisi mentalnya yang lelah dan menginginkan kematian, Hu Lei pikir ia tak sanggup bila membesarkan Huang Yi Hua di rumah mereka. Kondisi kesehatannya semakin memburuk dari hari ke hari ketika Huang Yi Hua membesar.

__ADS_1


Kesedihan dan keinginan untuk mati terus memperburuk kondisi tubuhnya. Huang Yi Bao ingin mengantar kedua 'orang tuanya' ke akhir dari dunia ke tujuh. Sayang sekali ia pikir ia harus mengurus 'adik' yang di tinggalkan 'orang tuanya' sebelum bisa pergi.


Itu adalah tahun ke tiga setelah Huang Yi Hua lahir. Ukuran tubuh Huang Yi Hua telah memasuki masa pubertas. Dan mulai memiliki banyak perasaan yang berkembang untuk keluarganya. Penyakit Hu Lei semakin memburuk hingga ke titik tak bisa turun dari tempat tidur. Dua anak Huang yang berbeda jenis itu masih dengan setia merawat dirinya dengan baik.


Kira-kira ketika Huang Yi Hua memasuki usia dewasa, Hu Lei meninggal dunia. Kesedihan itu ada, bagaimanapun juga hanya Hu Lei orang tuanya yang tersisa. Kakek dan Nenek Hu telah lama tiada ketika mereka di usia anak-anak. Inilah yang menyebabkan Huang Yi Bao yang telah dewasa tidak berpikiran untuk menikah dan tetap menjaga Adiknya dan Ibunya.


Karna mereka berdua keluarga kecil yang tersisa dari segalanya, mereka saling bergantung untuk hidup. Seperti Huang Yi Zhen, Hu Lei yang telah menjadi tua tampak di remajakan dan berubah menjadi 'hantu'.


Hu Lei memeluk orang yang sudah lama sekali ia rindukan. Huang Yi Zhen tau seberapa besar rindu Rubah itu kepadanya dan membiarkannya melakukan apapun sesuka hatinya. "Apa yang terjadi? Mengapa kamu menjadi hantu?"


"Ku pikir karna Pengaturan Dunia. Di saat biasa ia akan membukakan portal hitam menjijikan begitu aku menyelesaikan dunia. Mungkin karna sekarang dia merasuk ke tubuh Huang Yi Bao. Sehingga kita hanya bisa menunggu anak itu tiada dan membukakan portal untuk kita."Huang Yi Zhen berujar tak berdaya saat rubah mesum itu membuat tanda di jakunnya.


"Bisakah kau lebih santai. Kita hanya perlu menunggu Putra dan Putri kita dewasa untuk pergi." Ujar Huang Yi Zhen.

__ADS_1


Hu Lei memegangi kerah pakaian Huang Yi Zhen dengan segenap kekuatannya. "Kamu sudah membuatku menjanda di usia muda! Kamu harus bertanggung jawab!"


Huang Yi Zhen hanya bisa pasrah dan mengikuti keinginan Rubah kecil. Ia akan melakukan apapun untuk Hu Lei selama Rubah itu senang.


__ADS_2