Benang Merah

Benang Merah
Chapter 39


__ADS_3

Chapter 39


"Hei Boss, apa yang membuatmu begitu gusar?" Su Li Xian duduk di sisi Huang Yi Zhen yang terus menatap langit yang di tutupi awan.


Mulut kucing besar itu terbuka. "Li Xian, aku mengira kalau aku tidak akan sanggup membunuh mahluk mutan itu. Setiap kali aku akan memakan mereka, mereka malah akan berbalik mengikuti aku. Menganggap aku sebagai Raja mereka. Aku merasa tidak nyaman."


Su Li Xian memeluk bahu si kucing besar. Sesekali Su Li Xian menatapnya. "Itu wajar saja Boss, mereka seperti rekan bagimu. Kau tentu tidak akan tega membunuh mereka."


Su Li Xian memeluk Huang Yi Zhen dari samping. Lalu mengusapkan kepalanya diantara bulu-bulunya. "Ahh... Boss bulumu begitu empuk. Rasanya aku jadi ingin memelukmu untuk tidur."


Huang Yi Zhen merasa jijik dengan tingkah manja Su Li Xian. Itu hanya mengingatkannya pada Sheng Luo di dunia ke dua. Huang Yi Zhen menggunakan cakar depannya untuk menyingkirkan wajah Su Li Xian yang menempel di bulu-bulunya. Karna evolusinya, Huang Yi Zhen memiliki ukuran yang sama dengan Singa pada umumnya.


"Eh, ngomong-ngomong Boss, apakah nona Shen adalah gadis yang kau sukai? " Su Li Xian bertanya dengan kegugupan dalam kalimatnya.


"Apa yang kau pikirkan? Aku benar-benar membawanya karna rasa terima kasih ku. Tidak ada hal lain. Orang yang aku sukai itu...." Huang Yi Zhen menghela nafas panjang.


Su Li Xian sangat menantikan apa yang akan di katakan Bossnya. Bagaimanapun ia telah menemani Bossnya sejak kecil. Ini pertama kalinya ia mendengar Bossnya mengucapkan kata suka.

__ADS_1


"Haih... Orang itu mungkin bukan lagi manusia. Atau malah ia memang bukan manusia sejak awal." Gumam kucing besar itu. Huang yi Zhen berpikir mungkin saja kali ini Hu Lei akan menjadi karakter jahat lagi. Bisa saja ia adalah Ratu zombie atau malah Ratu yang menguasai dunia iblis. Beruntunglah ia tidak perlu berurusan dengannya di dunia ini.


Su Li Xian berpikir mungkinkah orang yang disukai bosnya sudah tiada, atau berubah menjadi zombie? Kalimat yang diucapkan Huang Yi Zhen membuatnya bingung. "Hei Li Xian. Bisakah katakan kepadaku, bagaimana agar aku dapat merubah kembali menjadi manusia dengan cepat, tanpa membunuh mutant-mutan yang mengikutiku ataupun mutant lain?"


Mendengar pertanyaan Bossnya Su Li Xian ikut berpikir. "Ada sih satu cara yang mungkin berguna untuk Boss, tapi mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama, dibanding membunuh hewan mutant yang ada di depan mata"


"Katakan padaku apa itu?"


"Kita mencari zombie yang sudah berevolusi, aku yakin pasti ada beberapa. Biasanya yang berevolusi juga akan mengembangkan inti kristal di kepala mereka, seperti manusia yang bermutasi pada umumnya. Tapi itu cukup sulit karena kepintaran mereka juga ikut berevolusi. Sehingga mereka tahu cara bersembunyi dari manusia yang menginginkannya."


"Begini saja, kita akan berpisah jalur mulai dari sini. Aku dan teman-teman mutantku, akan pergi untuk meningkatkan diri ke gerombolan zombie. Aku tidak ingin kami secara tidak sengaja melukai kalian, bagaimanapun kami adalah makhluk-makhluk mutant. Kami bisa dengan mudah bersembunyi dari incaran para zombie dan bisa berlari lebih cepat, berbeda dengan kalian yang hanya manusia. Bahkan jika kalian mengembangkan kekuatan, aku tidak yakin jika kalian di sekitar, mungkin kami bisa secara tidak sengaja melukai kalian"


Rubah langit adalah julukan yang dimiliki oleh Su Li Xian, itu juga kode nama milik Su Li Xian. Saat mendengar Bossnya menyebutkan nama yang sudah lama tidak disebutkan itu, ada kebanggaan di hati Su Li Xian. Su Li Xian akan berusaha untuk memenuhi keinginan bosnya.


Pagi-pagi sekali sebelum Su Li Xian dan yang lainnya bangun, Huang Yi Zhen sudah pergi ke arah gerombolan zombie. Ia tidak pernah membicarakan kepergiannya kepada siapapun kecuali Su Li Xian. Tentu saja begitu mencium aroma akrab Huang Yi Zhen menghilang, para mutan segera bangun dan mengikuti aroma Huang Yi Zhen sebelum mereka tertinggal. Dengan begitu kelompok Su Li Xian kini hanya berisi manusia.


"Heh kak Xian mengapa boss tidak ada di sekitar sini? Dan para mutan juga pergi dengannya? Apakah mereka akan kembali?" Liu Zhong berbicara dengan nada keras hingga membangunkan yang lainnya.

__ADS_1


Su Li Xian merasakan tempat tidur Huang Yi Zhen yang sudah terasa dingin. Seharusnya Huang Yi Zhen sudah pergi bersama para mutant-mutannya.


"Boss mengatakan kepada ku semalam, bahwa ia akan pergi untuk meningkatkan kekuatannya. Kita juga harus meningkatkan kekuatan kita! Kita tidak boleh mempermalukan Boss dengan kelemahan kita, kita harus ikut untuk bertambah kuat! Ayo buat Boss bangga! Dengan kekuatan kita, kita akan bertemu dengan Boss dengan kekuatan yang besar. Sehingga Boss tidak perlu memarahi kita lagi! oke! Semangatlah semuanya!" Su Li Xian berusaha untuk menyemangati para rekan-rekannya.


Di sisi lain Huang Yi Zhen sedang bersenang-senang bersama teman mutantnya. Untuk memenuhi sarapan mereka, Huang Yi Zhen dan teman-temannya melompat ke sungai. Untuk menangkap beberapa ikan.


"Semuanya, karena kalian semua sudah memilih untuk mengikuti aku, maka kalian harus mendengarkan aku. Aku tidak ingin ada perkelahian di antara kita semua, dan aku ingin kalian saling mendukung bahkan jika aku tidak bersama kalian! Baiklah sekarang dengarkan aku, kita akan menuju proses untuk meningkatkan diri. Meningkatkan diri hingga menjadi mutant yang kuat"


Para mutant bersorak dengan suara berisik yang menghalau keheningan di tempat mereka berada. Demi mencapai bentuk manusianya, Huang Yi Zhen terus membunuh zombie dan memburu inti kristal. Ia tidak membunuh binatang mutant atau tumbuhan mutant. Ia hanya akan membunuh zombie atau sekelompok manusia yang tidak disukainya. Seluruh mutant yang mengikutinya pun tidak keberatan dengan keputusannya, mereka tumbuh dengan cepat.


Hampir satu bulan berlalu dan Huang Yi Zhen sudah semakin kuat. Di bawah cahaya mentari pagi, ia menyerap seluruh inti kristal yang ia kumpulkan. Teman-teman mutannya menjaga di sekitarnya agar tidak ada makhluk yang mengganggu Raja mereka. Saat membuka matanya ia sudah mendapati bahwa tubuhnya sudah berubah ke bentuk manusia.


Ia meminta teman serigalanya yang berinti kristal biru di dahinya untuk memberikan cermin air. Jurus itu diciptakan oleh Huang Yi Zhen hanya untuk melihat penampilan mereka semua setelah mengalami evolusi. Huang Yi Zhen melihat pemuda berambut hitam dan berlensa merah di bayangan cermin. Seharusnya ini adalah rupanya di dunia ini. Hanya saja Huang Yi Zhen tidak menggunakan pakaian.


Sehingga Huang Yi Zhen memutuskan untuk mendapatkan satu set pakaian sebelum bertemu rekan-rekannya. 'Kakak kucing, apakah kami juga akan berubah menjadi manusia? Jika kami terus berlatih atau menyerap inti Kristal?' tanya si kelinci.


"Tidak, aku tidak tahu. Sebenarnya aku sendiri adalah manusia, aku tergigit binatang mutant dan beruntung malah mendapatkan tubuh mutant. Benar-benar berbeda dengan kalian yang merupakan mutant murni yang berevolusi"

__ADS_1


'Padahal kami ingin menjadi manusia, sepertinya sangat keren memiliki dua kaki' ujar si kelinci


Huang Yi Zhen mengusap masing-masing kepala teman- teman mutannya dengan senang hati. Para mutant itu mendekati Huang Yi Zhen. "Baiklah mari kita pergi mencari pakaian, lalu bertemu dengan Su Li Xian dan yang lainnya" ujar Huang Yi Zhen dengan nada semangat.


__ADS_2