
Chapter 35 Rev
Seperti yang wanita tua katakan, kewarasan Huang Yi Zhen di kembalikan saat ia memasuki dunia ke tiga. Huang Yi Zhen memilah ingatan terakhirnya di dunia kedua. Kehilangan akal sehat membuatnya hampir membunuh Hu Lei, yang mana itu sama saja dengan membunuh diri sendiri.
Huang Yi Zhen sudah berusaha keras secara pikiran maupun mental untuk berjuang mendapatkan kembali ingatan aslinya dari wanita tua. Karna benang merah yang ada di jarinya itu hanya memberinya perasaan samar. Ia merasa ia sudah terlalu lama di kurung oleh Wanita tua itu. Dan benang merah adalah sesuatu yang muncul setelah ada perasaan samar mengenai seorang Wanita yang memiliki kesan kuat di hati Huang Yi Zhen.
Beberapa kejadian di dunia kecil memang memicu ingatan Huang Yi Zhen. Tapi karna ingatan itu di segel oleh Wanita tua, Huang Yi Zhen tidak merasakan apa-apa selain rasa familiar. Huang Yi Zhen menggertakkan giginya karna suhu yang sangat dingin di dunia ketiga.
Huang Yi Zhen melihat ke sekelilingnya. Selain salju putih dan angin, ia tidak melihat apapun. Perasaan dingin yang menyelimuti tubuhnya membuatnya memeluk tubuhnya. Angin salju terus mengembuskan salju ke tubuhnya.
Huang Yi Zhen memutuskan untuk berjalan dan mencari tempat yang sedikit hangat. Betapa terkejutnya ia ketika melihat bahwa tubuhnya di dunia ini adalah tubuh kucing hitam seperti tubuh spiritual aslinya. Huang Yi Zhen kesulitan memahami banyak hal karna kondisi kesehatan tubuhnya yang buruk.
Huang Yi Zhen mencoba mengedarkan energi spiritualnya agar tubuhnya tidak terlalu dingin. Huang Yi Zhen tiba-tiba terangkat ke udara. Ada seseorang yang menggendongnya. Itu adalah seorang gadis. Huang Yi Zhen melirik gadis itu dengan mata kecilnya. Gadis itu memeluk Huang Yi Zhen agar tetap hangat.
"Aku tidak menyangka kamu dapat hidup dalam cuaca yang sangat ekstrem seperti ini. Mari ikut aku, aku akan membawamu ke desa. Berada di sekitar sini hanya akan membuatmu di makan Zombie."
Huang Yi Zhen tidak bisa berpikir dalam keadaan yang sangat dingin. Ia hanya terus mencari kehangatan dalam pelukan gadis itu. Melihat bayi kucing Mutan di tangannya berperilaku baik. Gadis itu mengusapnya dengan penuh kasih sayang. Ia segera melanjutkan perjalanannya menuju rumahnya di Desa.
__ADS_1
Huang Yi Zhen dapat membuka matanya kembali saat mendengar keributan. Huang Yi Zhen mencoba memproses ingatan pemilik tubuh asli. Sama seperti dunia sebelumnya, nama pemilik asli kali ini juga sama dengan Huang Yi Zhen.
Pemilik tubuh asli adalah seorang pemuda berusia awal tiga puluh. Ia adalah seorang Tuan Muda dari keluarga Militer. Ia baru saja menyelesaikan misi pasukan khusus, yang mengharuskannya menyebrangi pulau. Mendengar berita negatif mengenai zombie yang semakin merajalela, orang tua pemilik tubuh meminta pemilik tubuh dan rekan- rekannya kembali.
Perjalanannya kembali dari pelabuhan laut kota C menuju kota A juga bukan hal yang mudah. Ia masih harus menyelamatkan orang, ataupun bertahan hidup. Ia dan rekan-rekannya menemui banyak masalah. Beberapa rekannya tergigit Zombie, beruntungnya kekuatan batin mereka terbangun. Mereka melanjutkan perjalanan dengan menumpas Zombie dan mencari beberapa makanan untuk mengganjal lapar mereka.
Yang membuat mereka terkejut adalah mereka secara tidak di sengaja bertemu gelombang binatang Mutan. Yang mana itu lebih berbahaya di banding gelombang Zombie. Binatang Mutan adalah binatang yang berevolusi karna virus Zombie. Mereka mengembangkan kecerdasan mereka dan juga memiliki kemampuan sama seperti manusia yang berevolusi. Kemampuan unik mereka hampir menyerupai kemampuan dunia sihir.
Pemilik tubuh asli dan rekan-rekannya berhasil melarikan diri, namun Pemilik tubuh asli tidak sengaja tergigit binatang Mutan dan terluka. Seekor kucing Mutan menggigitnya. Berbeda dengan saat tergigit Zombie, tergigit binatang Mutan berarti mati. Hanya ada kemungkinan kecil untuk hidup setelah di lukai binatang Mutan.
Beruntungnya, pemilik tubuh asli tidak sekarat. Melainkan demam tinggi seperti orang yang akan menerima kemampuan batin. Namun yang membuat rekan-rekannya terkejut adalah, boss mereka si Naga emas telah berubah menjadi kucing hitam kecil.
Pemilik tubuh asli telah berubah menjadi binatang Mutan membuat rekan-rekannya berada dalam kebingungan. Meski tidak tau harus berbuat apa, rekan-rekannya tetap memperlakukan pemilik tubuh asli sebagai boss mereka. Sampai saat sebelum badai datang, rekan-rekannya di serang oleh beberapa penjarah jalanan yang akan menyerang siapapun yang lewat.
Saat itulah kucing kecil berlarian keluar dari arena dan bermain seorang diri di tumpukan salju. Siapa yang mengira bahwa badai akan datang. Huang Yi Zhen mengira pasti rekan- rekannya sedang panik mencarinya.
Huang Yi Zhen mencoba untuk berubah bentuk ke bentuk manusia. Namun gagal, seolah dunia menolak kemampuannya, ia hanya dapat menjadi kucing kecil yang bodoh. Wanita tua muncul dengan tawa cekikikan di wajahnya.
__ADS_1
Kucing kecil marah dengan cakar yang terentang. Kucing itu mencoba menggigit Wanita tua karna kesal. "Oke, berhenti mengejar ku, dengarkan aku Huang Yi Zhen. Kemampuan siluman bawaan milikmu di kunci saat memasuki dunia ini. Kamu hanya dapat mengandalkan diri sendiri untuk meningkatkan kekuatan dan berevolusi, untuk mendapatkan kembali bentuk manusiamu."
Wanita tua mengusap kepala kucing kecil. Wanita tua itu menyentuh permata merah di dahi kucing. "Rasakan benda ini, ini adalah benda yang menyerupai inti silumanmu. Ini di sebut inti kekuatan. Ini di gunakan untuk meningkatkan kekuatan. Setiap Zombie, binatang Mutan, atau manusia yang berkemampuan, memilikinya. Kau harus berhati hati karna permata di dahimu berharga bagi siapapun. Oh benar, keinginan pemilik tubuh asli hanyalah bertemu kedua orang tuanya, dia benar-benar tidak berhubungan dengan Hu Lei, kali ini selama kamu bertemu orang tuamu itu sudah cukup. Yah, selamat berjuang kucing kecil."
Wanita tua kembali menghilang setelah mengucap selamat tinggal. "Hmph! Jika kalian tidak menerimaku, dan kucing kecilku, aku pergi saja! Lagi pula musim dingin akan berakhir dalam beberapa hari."
Gadis yang membawanya memasuki ruangan dengan dengusan marah. Huang Yi Zhen kembali di gendong oleh gadis itu. Mereka pergi meninggalkan desa. Huang Yi Zhen melirik gadis itu, ada air mata yang tergenang di matanya. Huang Yi Zhen dapat mencium aroma air matanya yang hampir sama dengan aroma air mata Hu Lei di dunia ke dua. Kucing kecil menegakkan kakinya dan mengusapkan kepalanya ke pipi gadis itu.
Merasa terhibur gadis itu mengusap punggung Huang Yi Zhen. "Meong... Meong meong."
Huang Yi Zhen ingin mengatakan. 'Jangan bersedih gadis muda... Biarkan aku menemanimu'
Tapi hanya suara kucing yang keluar dari tenggorokannya. Ada sedikit rasa kesal di hatinya. Biasanya Huang Yi Zhen masih mampu berbicara bahasa manusia bahkan dalam bentuk kucing. Sekarang karna kemampuan bawaan di segel, kucing itu hanya dapat pasrah dan memulai kembali.
"Terimakasih kucing kecil." Ujar gadis itu. Melihat hari yang mulai senja, ia segera mencari tempat berlindung. Gadis itu bukanlah orang berkemampuan, dia hanyalah gadis biasa. Hanya saja ia bukan warga sipil biasa, ia adalah seorang guru bela diri yang mengajar sebagai guru olah raga di kotanya. Ia pulang ke desanya untuk menjenguk sang Ibu, namun Ibunya malah sudah pergi entah kemana. Gadis itu di usir karna warga desa tidak menyukai gadis itu, sekarang Ibunya sudah pergi maka biarkan gadis itu pergi juga.
Huang Yi Zhen dan gadis itu pergi ke sebuah gua kecil yang cukup bagi mereka berdua untuk berlindung. Huang Yi Zhen mengembuskan nafas panjang ke lantai gua dan api kemerahan muncul menghangatkan mereka. Huang Yi Zhen baru saja mengingat bahwa ia adalah Binatang Mutan tipe api.
__ADS_1