
Chapter 38
Huang Yi Zhen dan yang lainnya bertemu sekelompok zombi saat mencari tempat untuk bermalam. Yang aneh adalah, Zombi-zombi itu sepertinya menganggap mereka tidak ada. Para zombie itu bergerak menuju ke suatu tempat secara bersamaan.
Huang Yi Zhen menduga mereka berjalan menuju tempat kebocoran energi dari dunia iblis. Huang Yi Zhen merasa jantungnya berdebar saat ia melihat ke arah tujuan para zombi.
Su Li Xian menemukan tempat bermalam yang cukup bagus, itu adalah sebuah perkebunan kecil di sudut kota. Namun kelompoknya bukanlah satu-satunya yang akan bermalam di sana. Karena banyaknya binatang mutant, kelompoknya menjadi kelompok yang paling mencolok.
Banyak orang-orang memperhatikan kehadiran binatang mutant tersebut. Beberapa kagum, beberapa timbul keinginan buruk untuk mencuri binatang mutant tersebut. Terutama kucing mutan itu.
Sebuah kelompok yang dipimpin oleh sepasang suami istri, yang keduanya juga membangkitkan kemampuan, menatap Su Li Xian sinis. Si istri memeluk lengan suaminya, dan berkata dengan nada manja. "Suamiku, aku ingin kucing mutant itu. Kulihat sepertinya bulu tubuhnya sangat lebat, akan cocok dijadikan syal untuk musim dingin."
Sang suami melirik ke Huang Yi Zhen yang digendong oleh Shen Li Yao. Su Li Xian mendengar apa yang dikatakan wanita dari kelompok itu, ia dan teman-temannya bersiap untuk melindungi bossnya.
Sang suami malah berpikiran lain, melihat bahwa orang yang memegang kucing mutan itu lebih cantik daripada istrinya, ia berniat untuk menangkap perempuan yang menggendong kucing mutan itu, untuk dijadikan miliknya. Sang suami pun memerintahkan bawahannya untuk melawan kelompok Su Li Xian.
Binatang-binatang mutant yang menyukai Huang Yi Zhen, membenci manusia yang berniat buruk pada Huang Yi Zhe. Mereka semua dalam kondisi siaga, dan bersiap untuk bertarung kapan saja.
Ketika para anak buah dari sepasang suami istri itu bergerak untuk melawan kelompok Su Li Xian, rumput mutant melambaikan daunnya ke segala arah, dan senjata yang dipegang oleh anak buah dari si suami istri terjatuh ke lantai. Sebelum mereka sempat bereaksi, binatang mutant yang lainnya ikut menyerang.
Burung gagak hitam dengan kristal kuning, membuka paruhnya dan cahaya terang muncul menyilaukan pandangan anak buah si suami istri. Ular hijau melambaikan ekornya dan beberapa bilah angin muncul menerjang anak buah si suami istri. Beberapa terbang dan beberapa masih bertahan, yang bertahan mulai melemparkan bola-bola api, petir, dan bila angin.
__ADS_1
Anjing dengan kristal hijau di dahinya beserta si rumput mutant, membentangkan sebuah perisai dari dedaunan hijau. Kemudian serigala dengan kristal biru, menghentakkan ekornya ke arah anak buah si suami istri.
Lalu bulu-bulu yang terbang berubah menjadi paku-paku es, yang terbang ke arah anak buah si suami istri. Tak tinggal diam, si kelinci dengan kristal ungu di dahinya, menembakkan cairan ungu kental dari mulutnya. Cairan itu bercampur dengan paku es dari serigala. Seluruh paku es bercampur racun mengenai anak buah si suami istri.
Aksi mereka tidak berhenti di sana, kelinci dengan kristal ungu di dahinya, memimpin binatang mutant yang lain untuk mengambil inti kristal milik anak buah si suami istri. Si suami istri tak bisa berkata-kata.
'Bukankah ini terlalu kejam' batin si suami.
Para binatang mutant membawakan inti kristal itu, ke sisi Huang Yi Zhen. Seolah meminta pujian, mereka menetap Huang Yi Zhen dengan mata besar mereka. Kucing mutant itu melihat 20 inti kristal yang dibawakan oleh binatang-binatang mutan. Sebagai bentuk apresiasi, Huang Yi Zhen menepuk masing-masing kepala binatang mutant tersebut.
'Gunakanlah oleh kalian, kalian telah berusaha untuk mengalahkan manusia-manusia itu, sekarang inti kristal ini adalah milik kalian. Aku tidak mungkin mengambilnya begitu saja' Binatang mutant tidak keberatan, mereka pun mengambil apa yang seharusnya menjadi milik mereka.
Si suami merasa kesal karena seluruh anak buahnya telah mati di tangan binatang-binatang mutan tersebut. Ia maju dengan api di sekeliling tubuhnya, ia dengan marah menembakkan bola api besar ke arah Huang Yi Zhen dan yang lainnya.
Seharusnya tingkatan kekuatan dari si suami sudah masuk ke tingkat yang lebih tinggi. Inti kristalnya pasti berguna untuk Huang Yi Zhen meningkatkan diri. Huang Yi Zhen melompat ke arah si suami. Si suami merasakan firasat buruk dari tingkah si kucing mutan. Si suami menyerang kucing mutant. Huang Yi Zhen tentu saja dapat menghindari semua bola api yang ditembakkan oleh si suami.
Si suami membangun sebuah perisai api, agar melindungi dirinya. Huang Yi Zhen mengangkat cakar depannya, dan mencakar perisai api tersebut. Api menyebar dan Huang Yi Zhen melemparkan tendangan dengan kaki belakangnya, ke si suami.
Kucing mutant itu berhasil mengalahkan si suami, membuat si istri yang kehilangan segalanya terkejut. Huang Yi Zhen menggunakan cakar depannya untuk menampar kepala si suami. Dengan sebuah pukulan, kepala si pemilik kekuatan api itu pecah. Sebuah kristal merah ada di dalam pecahan otaknya.
Huang Yi Zhen menatapnya perlahan, tingkat kemerahan nya dan kemurnian nya menandakan bahwa, si suami adalah petarung yang handal dengan tingkat kekuatan yang sangat tinggi. Huang Yi Zhen mengambil inti kristal milik si suami. Kemudian kembali ke sisi Su Li Xian dan Shen Li Yao.
__ADS_1
Huang Yi Zhen meminta Mo Yuan Xi mencuci kristal merah, bahkan jika kristal merah itu dicuci, perasaan jijik dari melihat pecahan kepala manusia membuatnya ingin muntah. Untungnya perasaan itu ditekan oleh keinginannya, untuk kembali rasakan tubuh manusia. Melihat yang terjadi dengan kelompok si suami istri yang termasuk kelompok kuat, kelompok lainnya tidak berani mendekati atau mencari masalah kepada kelompok Su Li Xian. Yang juga tidak ingin mencari masalah kepada kelompok mana pun.
Segera setelah pagi tiba, mereka melanjutkan perjalanan mereka. Yang membuat Shen Li Yao khawatir adalah seluruh binatang mutant termasuk Huang Yi Zhen, tidak lagi bangun sejak menyerap inti kristal. Su Li Xian menjelaskan kepada Shen Li Yao, bahwa itu adalah hal yang normal terjadi di antara dua kemungkinan, antara terlalu banyak menyerap inti kristal atau terlalu kelelahan.
"Beberapa saat lagi mereka akan bangun" ujar Su Li Xian.
Atas ide Mo Yuan Xi, salah satu mobil milik si suami istri, digunakan untuk melanjutkan perjalanan mereka. Su Li Xian merasa bahwa ini bukanlah hal baik, tapi karena mereka juga tidak bisa mengganggu tidur dari bossnya. Maka tidak ada pilihan lain selain melakukan apa yang disarankan oleh Mo Yuan Xi.
Perjalanan mereka dilanjutkan tanpa hambatan apapun. Karena Huang Yi Zhen dan makhluk-makhluk mutant lainnya tak kunjung bangun, Su Li Xian membawa mobilnya ke sebuah tempat yang tenang. Tepat di sisi sungai yang letaknya tidak jauh dari kota. Su Li Xian dan yang lainnya mencoba untuk memancing ikan mutant untuk dijadikan sarapan mereka, sambil menunggu bossnya dan makhluk-makhluk mutant lainnya bangun. Shen Li Yao membantu Su Li Xian dan yang lainnya untuk memasak ikan.
Dengan ikan mutant hasil pancingan mereka, dan bumbu-bumbu yang dikumpulkan oleh Su Li Xian. Masakan yang awalnya sedap menjadi semakin sedap. Feng Shang kembali ke mobil untuk memastikan kondisi makhluk-makhluk mutant yang tak kunjung bangun.
"Hei kak Xian, coba lihat ada yang aneh dengan boss dan rumput mutant"
Su Li Xian, Shen Li Yao dan yang lainnya, ikut mendekati Feng Shang ke mobil. Di mobil, Huang Yi Zhen dan binatang-binatang mutant mengalami apa yang disebut naik tingkat. Inti kristal di dahi mereka memancarkan cahaya yang sesuai dengan warnanya. Kemudian ukuran tubuh mereka membesar.
Yang paling membuat khawatir adalah Huang Yi Zhen terus dikelilingi oleh sinar dari inti kristalnya, tanpa ada tanda-tanda berhenti. Mulai dari rumput liar dan binatang-binatang mutant lainnya, cahaya dari inti kristal mereka mulai memudar, menyisakan tubuh mereka yang sudah mengalami peningkatan. Rumput liar dan binatang-binatang mutant lainnya juga sudah mulai sadar. Berbeda dengan Huang Yi Zhen yang masih tidak sadarkan diri.
Cahaya yang meliputi tubuhnya juga semakin terang, Samar-samar Su Li Xian melihat bahwa tubuh kucing mutan yang awalnya sebesar anjing, berubah menjadi sebesar serigala. Tak lama kemudian kucing besar itu membuka sepasang mata merahnya. Tubuh bergerak untuk bangun dari tidurnya. Hidungnya mencium aroma ikan bakar.
Matanya menatap Su Li Xian, mulutnya terbuka dan kalimat dalam bahasa manusia keluar dari mulutnya. "Su Li Xian aku ingin ikan bakar, berikan padaku! Aku ingin ikan bakar! " Peningkatan ini membuat Su Li Xian dan yang lainnya merasa sangat senang.
__ADS_1
Boss mereka akhirnya bisa bersuara kembali. Dengan kecepatan seperti ini, Su Li Xian yakin bahwa jika bosnya terus mengalami peningkatan, bosnya bisa kembali ke bentuk manusianya. Dengan begitu, tujuan Su Li Xian berganti. Tujuan awal mereka semua adalah pulang bersama Bossnya. Namun Bossnya malah tergigit Binatang Mutan, tetapi ketika melihat ada harapan, Su Li Xian berubah pikiran. Dia ingin pulang jika Bossnya sudah kembali ke bentuk manusia.